You are on page 1of 2

HEMATOKEZIA PENDAHULUAN Perdarahan saluran cerna bagian atas dapt menimbulkan muntah darah atau hematemesis dan melena

a (buang air besar lembek berwarna hitam pekat seperti aspal) Darah yang dikeluarkan tidak membeku karena tercampur dengan asam lambung dan HCL (kecuali darah langsung dimuntahkan dan tidak sempat masuk ke lambung, misalnya persarhan dari esophagus bagian atas dan tengah) Umumnya hematemesis diikuti melena Sering hanya melena terutam letaknya di bawah ligamentum Treitz Pseudomelena kadang2 : darh yang dikeluarkan per anal merah tua kehitaman, kemerahan di tepinya Lokasi yang sering menimbulkan pseudomelena di usus halus bagian bawah colon asenden Hematokezia : perdarahan akut saluran cerna bagian bawah terutam dari kolon akan dikeluarakan per anal masih berujud darah segar baik tercampur tinja maupun tidak Perdarahan kronis yang dikeluarkan per anal yang diketahui dari tes benzidin : perdarhan tersembunyi (occult bleeding) PENYEBAB DAN KELUHAN Penyebab tersering hematokezia Colitis ulseratif Divertikulosis di kolon Angiodisplasia Hemorrhoid Tumor di kolon Colitis Crohn KOLITIS ULSERATIF Sering menimbulkan perdarahan segar per anal bahkan massif Dapat menyebabkan syok hipovolemik akibat perdarhan massif Sebelum perdarahan massif mempunyai keluhan dan gejala khas colitis ulseratif yaitu perdarahan per anal setelah buang besar. Kadang2 disertai diare bercampur darah Penderita sering mengeluh nyeri perut di daerah kolon yang kadang2 seperti kolik Pengobatannya secara medikamentosa dan pemberian tranfusi Jarang menyebabkan kematian DIVERTIKULOSIS KOLON 5-20% mengalami perdarahan segar akut yang masif Sebelum timbul perdarahan mengeluh nyeri perut di daerah kolon Peradrahan bersal dari divertikel Bila letak divertikel dekat arteri besar maka perdarahananya adalah arteriel, oleh karena itu timbul secara akut dan masif, dikarenakan penderita mengeluh obstipasi sebelumnya

Akibat obstipasi tinja mengeras yang dapat menimbulkan erosi pada mukosa divertikel dan pembuluh darah arteriel sehingga timbul perdarahan masif Pengobatan konservatif dan pemberian tranfusi ANGIODISPLASIA DI KOLON Disebut juga vaskuler angiodisplasia, vaskuler ekstasia, kolonik ekstasia Berbeda dengan hemangioma, dan sering menimbulakn perdarahan masif pada usia lanjut Lokasi yang dapat menimbulkan perdarahan :kolon asenden, ileum bagian distal, sekum Dapat menimbulakan perdarahan tersembunyi, selain perdarahan ringan dan berulang kali Perdarhan berulang kali dapat menyebabkan tanda2 anemia defisiensi dan hipotensi Pengobatan konservatif HEMORROID Perdarahan bersifat intermitten dan tidak banyak Kadang dapat bersifat massif Keluhannya setelah buang air besar terasa ada benjolan yang keluar dari dubur, dan untuk memasukkan benjolan itui dengan bantuan jari Buang air besar berdarah segar menetes dan kadang timbul nyeri di dubur Timbulnya perdarahan massif disebabkan pecahnya pembuluh darah di daerah hemorrhoid Pengobatan konservatif. Penderita dengan perdarahan massif selain dengan tranfusi perlu segera dilakukan hemoroidektomi TUMOR DI KOLON Tumor ganas sering menimbulkan perdarahan sedang Tumor jinak misalnya polip, jarang menimbulkan perdarahan massif yang akut tetapi perdarahan kronis sedang atau perdarahan tersembunyi Keluhan lainnya nyeri perut, diare, penurunan berat badan Darah yang dikeluarkan tergantung letak kanker Kanker di kolon asenden sering menimbulkan diare bercampur darah Kanker di kolon desenden atau sigmoid sering obstipasi atau diare disertai darah segar. Bahkan dengan lender berbau busuk, kadang perdarahan massif PENYAKIT CROHN Merupakan inflamsi kronis saluran cerna terutama ileum terminale Dapat ditemukan di esophagus, kolon dan lain2 Banyak ditemukan di usia muda Sering timbul diare, rasa nyeri perut kanan bawah, dan suhu badan sedikit naik (sifatnya hilang timbul) Bila terletak di kolon nyeri terasa lebih hebat, seperti timbul kejang perut Dapat terjadi perdarahan kronis tersembunyi atau sedang Akibat perdarahan kronis dan nafsu makan turun menyebabkan anemia defisiensi Sebelum perdarahan penderita sebelumnya mengeluh nyeri perut di atas umbilikus seperti kejang