You are on page 1of 7

Helium

D. Hevy Hardiyanto
Roni Cahya Ciputra
Faisal Rahman
M Faisal
Rizkia Fadhila

Ghaneswari Yugamaris
Agin Setiawan
Ahmad Faizal Amin
Kurnianto Dwi Setiawan
Ibnu Yudi Rimawan

Helium
Nomor atom: 2
Massa atom: 4,00260 g/mol
Elektronegativitas menurut Pauling: tidak diketahui
Titik lebur: 272,2 (26 atm) C
Titik didih: 268,9 C
Radius Vanderwaals: 0.118 nm
Radius ionik: tidak diketahui
Isotop: 2
Energi ionisasi pertama: 2372 kJ/mol
Ditemukan oleh: Sir Ramsey pada tahun 1895

Sifat Kimia dan Fisika
Helium merupakan salah satu gas mulia dalam tabel periodik. Gas
ini merupakan unsur paling ringan kedua setelah hidrogen.
Helium adalah gas tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna,
dan tidak beracun. Gas ini kurang larut dalam air dibandingkan gas
lainnya.
Kepadatan dan viskositas uap helium sangat rendah, sedangkan
konduktivitas termik dan kandungan kalorinya sangat tinggi.
Helium bisa dicairkan namun harus dilakukan dalam suhu amat
rendah dan tekanan tinggi.
Helium adalah unsur paling melimpah kedua di alam semesta,
setelah hidrogen. Helium menyumbang 23% dari semua massa
dasar alam semesta.

Kegunaan Helium: Pengisi Balon Udara
Helium adalah gas pertama yang digunakan untuk
mengisi balon karena sifatnya yang lebih ringan dari
udara.
Kegunaan Helium: Produksi Superkonduktor
Helium adalah satu-satunya pendingin yang mampu
mencapai suhu lebih rendah dari 15 Kelvin. Pada suhu
amat rendah ini tercipta suasana superkonduktivitas, di
mana tahanan terhadap fluks listrik hampir nol.
Kegunaan Helium: Pengisi Bola Lampu
Helium dan nitrogen digunakan sebagai pengisi bola
lampu pijar. Dalam bola lampu, campuran gas tersebut
mengkonduksi panas dari filamen tungsten.

Sumber
: http://perpustakaancyber.blogspot.com/2013/07/sumb
er-gas-mulia-warna-helium-dan-
argon.html#ixzz2zl3O5MSS
http://www.amazine.co/25925/helium-he-fakta-sifat-
penggunaan-efek-kesehatannya/
Efek Kesehatan Helium
Helium dapat diserap ke dalam tubuh jika terhirup.
Saat terhirup, gas ini akan menyebabkan suara
menjadi tinggi, pusing, sakit kepala, dan perasaan
tercekik.
Kontak helium cair pada kulit bisa memicu radang
dingin (frostbite) dan dalam kasus parah
membutuhkan amputasi anggota tubuh.