You are on page 1of 5

Pertemuan Ke-7

08 Mei 2014
1 Ruang Hasil Kali Dalam
1.1 Latar Belakang
Diketahui
R
2
=
__
x
y
_

x, y R
_
dan diambil
u =
_
x
1
y
1
_
, v =
_
x
2
y
2
_
maka
u +v =
_
x
1
+x
2
y
1
+y
2
_
; u =
_
x
1
y
1
_
Jika diperlihatkan dalam grak akan tampak seperti berikut:
dimana = (u, v) dengan trigonometri diperoleh:
cos =
u v
||u||||v||
, u = 0, v = 0
dimana telah diketahui sebelumnya bahwa R
2
merupakan ruang vektor atas
R.
1
Diberikan C[1, 1] = {f : R R|fungsi kontinu pada[1, 1]} merupakan
ruang vektor atas R. Contoh anggotanya adalah f(x) = e
x
dan g(x) = sin(x).
Bisakah dibentuk sudut dari kedua fungsi tersebut?
(e
x
, sin(x)) = . . .?
Diberikan M
23
(R) =
__
x
11
x
12
x
13
x
21
x
22
x
23
_

x
y
R
_
ruang vektor atas R.
Diberikan
A =
_
1 5 2
3 2 1
_
, B =
_
0 3 5
1 2 1
_
Berapakah (A, B) = . . .?.
Pertanyaan-pertanyaan tersebutlah yang menjadi latar belakang dari topik
kali ini.
Pada R
2
, diberikan
u =
_
x
1
y
1
_
, v =
_
x
2
y
2
_
diperoleh
u v = x
1
x
2
+y
1
y
2
||u|| =
_
x
2
1
+y
2
1
=

x
1
x
1
+y
1
y
1
=

u u
(u R
2
, v R
2
), u v R
((u, v) R
2
R
2
), u v R
Selanjutnya dengan sifat berikut:
1. u v = v u (simetris/komutatif)
2. u v = (u, v)
3. u (v +w) = u v +u w
4. u u 0 & u u = 0 u = 0
2
1.2 Hasil Kali Dalam
Diberikan V merupakan suatu ruang vektor atas R. Hasil kali dalam pada
V adalah fungsi < , >: V V R yang memenuhi:
1. < u, v >=< v, u >
2. < u, v >= < u, v >
3. < u, v +w >=< u, v > + < u, w >
4. < u, u > 0 & < u, u >= 0 u = 0
Contoh:
1. Dot product pada R
2
, yaitu:
< , >: R
2
R
2
R
< u, v >= u v, u, v R
2
dari sifat-sifat sebelumnya maka R
2
merupakan hasil kali dalam.
2. Untuk R
n
, yaitu
< , >: R
n
R
n
R
< u, v >= u.v =
n

i=1
x
i
y
i
R
dimana u =
_
_
_
_
_
x
1
x
2
.
.
.
x
n
_
_
_
_
_
, v =
_
_
_
_
_
y
1
y
2
.
.
.
y
n
_
_
_
_
_
juga merupakan hasil kali dalam.
3. Diberikan C[1, 1] merupakan ruang vektor atas R dengan < f, g >=
1
_
1
f(x)g(x)dx. Buktikan merupakaan hasil kali dalam.
Bukti:
Sifat pertama:
< f, g > =
1
_
1
f(x).g(x) dx
=
1
_
1
g(x).f(x) dx
=< g, f >
3
Sifat kedua:
< f, g > =
1
_
1
(f)(x).g(x) dx
=
1
_
1
f(x).g(x) dx
=
1
_
1
f(x).g(x) dx
= < f, g >
Sifat ketiga:
< f, g +h > =
1
_
1
f(x).(g +h)(x) dx
=
1
_
1
f(x).(g(x) +h(x)) dx
=
1
_
1
(f(x).g(x) +f(x).h(x)) dx
=
1
_
1
f(x).g(x) dx +
1
_
1
f(x).h(x) dx
=< f, g > + < f, h >
Sifat keempat:
< f, f > =
1
_
1
f(x).f(x) dx
=
1
_
1
f(x)
2
dx
Karena integral merupakan luasan, maka nilai dari
1
_
1
f(x)
2
dx
0 diperoleh < f, f > 0.
4
Sekarang untuk < f, f >= 0 maka luasannya adalah 0, sehingga
y = f(x)
2
berhimpit pada sumbu x, diperoleh:
f(x)
2
= 0
f(x) = 0
f(x) = (x)
f =
1.3 Ruang Hasil Kali Dalam
Diberikan V merupakan ruang vektor atas R. Hasil kali dalam pada V
< , >= V V R
Ruang hasil kali dalam adalah ruang vektor yang dilengkapi dengan hasil kali
dalam.
5