You are on page 1of 2

APPENDIKS

1. Membuat larutan HCl 0,02 N dalam 1000 ml


= 1,19 gr/ lt ; 32 %
BM = 36,5 gr/ mol
% x x 10
BM

M=

32 x 1,19 x 10
36,5

M=
M = 10,43 mol/ lt
N =Mxe
N = 10,43 x 1
N = 10,43 mol/lt
N1. V1

= N2. V2

10,43. V1 = 0,02. 1000


V1.........................................................................................= 1,917
ml
Cara:
Mengambil 1,917 ml HCl pekat, memasukkannya ke dalam labu ukur
1000 ml dan menambahkan aqudest hingga batas volume.
Kemudian mengocoknya hingga larutan homogen.
2. Membuat larutan EDTA 0,01 M dalam 1000 ml
gr

BM

1000

gr
272,3

ml

1000
1000

0,01 =
gr

= 2,723 gram

Cara:
Menimbang 2,723 gram EDTA dan memasukkannya ke dalam labu
ukur 1000 ml dan menambahkan aqudest hingga batas volume.
Kemudian mengocoknya hingga larutan homogen.

3. Membuat larutan NaOH 0,2 N dalam 1000 ml


Na+ + OH-

NaOH

BM = 40 gr/ mol

N=

gr 1000
x
Mr
V

0,2 =

g
1000
x
40 1000

g=8g
Cara:

Menimbang 8 gram NaOH dan memasukkannya ke dalam labu

ukur 1000 ml dan menambahkan aquadest hingga batas volume.


Kemudian mengocoknya hingga larutan homogen.

4. Menghitung Ca Hardness
Air PDAM
=A x 1000,9 x f
B
= 3,4x 1000,9 x 0,1
15
= 22,687
mg CaCO3/liter

Air Demin

=A x 1000,9 x f
B
= 3,06x 1000,9 x 0,1
15
= 20,418

mg CaCO3/liter

Dimana :
A
= volume titran EDTA yang digunakan
B
= volume sampel (yang belum diencerkan)
f
=
faktor perbedaan antara kadar larutan EDTA 0,01M
menurut
standarisasi dengan CaCO3 (f<1)
1000,9 = ekuivalensi antara 1 ml EDTA 0,01 M dan 1 mg kesadahan
sebagai CaCO3