You are on page 1of 27

HAM

(Human
Rights)

Present By : Group 3
1. Ahmad Zahil
2. Arif Ardhiansyah
3. Marisa Hutahaean
4. Mega Diantri
5. Ridwan Auliya Ahmadi

Pengertian
HAM ??

1. Pengertian HAM menurut


para Ahli

A. Menurut John Locke


HAM adalah hak yang langsung diberikan oleh
Tuhan ,tidak ada kekuatan di dunia yang dapat
mencabutnya. Bersifat Fundamental.

B.Karel Vasak
HAM merupakan tiga generasi yang didapat
dari revolusi Prancis. Istilah generasi karena
yang dimaksud merujuk pada inti dan ruang
lingkup dari hak yang menjadi prioritas utama
dalam kurun waktu tertentu.

C. Peter R . Baehr
HAM merupakan hak dasar yang mutlak
dan harus dimiliki setiap insan untuk
perkembangan dirinya.

D. Har Tilaar
HAM ialah hak-hak yang melekat pada diri setiap
insan dan tanpa memiliki hak-hak itu maka
setiap insan tidak bisa hidup selayaknya manusia
dan didapatkan sejak lahir.

E. Prof. Koentjoro Poerbopranoto

HAM ialah suatu hak yang sifatnya


mendasar atau asasi. Tidak akan bisa
dipisahkan dan bersifat suci.

F. Mahfud MD

HAM merupakan hak yang melekat pada martabat


stiap manusia,dibawa sejak lahir dan hakikatnya
hak tersebut bersifat kodrati.

G. Muladi

HAM ialah segala hak pokok atau dasar


yang telah melekat pada diri manusia
dalam kehidupannya.

H. Miriam Budiarjo

HAM merupakan hak yang dimiliki setiap orang yang


dibawa sejak lahir ke dunia ,sifatnya universal .

2. Pengertian HAM menurut


UU No 39 Tahun 1999

HAM ialah seperangkat hak yang melekat pada


diri manusia sebagai makhluk ciptaan Allah
SWT. dimana hak tersebut merupakan
anugerah yang wajib di hargai dan dilindungi
oleh setiap orang untuk melindungi harkat dan
martabat setiap manusia.

1. HAM di Yunani
Filosof Yunani, seperti
Socrates (470-399 SM) dan
Plato (428-348 SM) meletakkan
dasar bagi perlindungan dan
jaminan diakuinya hak hak
asasi manusia. Konsepsinya
menganjurkan masyarakat
untuk melakukan sosial kontrol
kepada penguasa yang zalim dan
tidak mengakui nilai nilai
keadilan dan kebenaran.
Aristoteles (348-322 SM)
mengajarkan pemerintah harus
mendasarkan kekuasaannya
pada kemauan dan kehendak
warga negaranya.

2. HAM di Inggris (Magna Charta)

Pada abad ke XII Inggris dipimpin oleh


raja Richard yang dikenal adil dan
bijaksana diganti oleh raja John yang
bertidak sewenang-wenang sehingga
mengakibatkan rasa yang tidak puas dari
para rakyat dan kaum
bangsawan,kemudian kaum bangsawan
mengajak raja John untuk membuat
perjanjian yang disebut Magna Charta
atau Piagam Agung .

3.HAM di Amerika Serikat


Pemikiran John Locke mengilhami
sekaligus menjadi pegangan bagi
rakyat Amerika sewaktu
memberontak melawan penguasa
Inggris pada tahun 1776. Pemikiran
John Locke mengenai hak hak
dasar ini terlihat jelas dalam
Deklarasi Kemerdekaan Amerika
Serikat yang dikenal dengan
DECLARATION OF
INDEPENDENCE OF THE UNITED
STATES.
Revolusi Amerika dengan
Declaration of Independence-nya
tanggal 4 Juli 1776,

4. HAM di Perancis
Perjuangan Perancis dalam melawan
rezim lama.dicetuskan pada tahun
1789 dalam sebuah naskah yang
disebut DECLARATION DES DROITS
DE L HOMME ET DU CITOYEN yaitu
pernyataan tentang hak hak manusia
dan warga negara.Pernyataan yang
dicetukan tahun 1789 ini
mencanangkan Hak atas kebebasan,
Kesamaan,persaudaan atau
kesetiakawanan Tahun 1791 semua hak
hak manusi dicantumkan seluruhnya di
dalam konstitusi perancis yang
kemudian ditambah dan diperluas lagi
tahun 1793 dan 1848 juga dalam
kontitusi tahun 1793 dan 1795

5. HAM di Afrika
HAM di Afrika tertuang dalam
Piagam yang disepakati, 1982
dan kemudian berlaku pada 21
Oktober 1986, di Nairobi, Kenya .
Isi dari Piagam ini menyatakan
untuk menghapuskan semua
bentuk penjajahan dari Afrika,
mengkoordinir dan
mengintensifkan kerja sama dan
semua usaha mereka untuk
mencapai kehidupan yang lebih
baik bagi bangsa-bangsa Afrika
dan meningkatkan dengan
semestinya Piagam Perserikatan
Bangsa-Bangsa dan Deklarasi
Universal Hak Asasi Manusia.

6. HAM di Kairo
Deklarasi Universal Hak Asasi
Manusia di Kairo dilaksanakan
pada bulan Desember 1948 dan
menjadi tonggak menuju
kebebasan, keadilan dan
kesetaraan. Deklarasi Universal
Hak Asasi Manusia diadopsi oleh
Majelis Umum Perserikatan
Bangsa-Bangsa. Deklarasi ini
berisi konsensus yang luas
mengenai peradaban
kontemporer tentang masalah
Hak Asasi Manusia.

7 .Sejarah HAM di Indonesia


A. Sebelum Kemerdekaan (1908-1945)

Dalam sejarah pemikiran HAM di


indonesia, Boedi Oetomo mewakali
organisasi pergerakan nasional mula-mula
yang menyuarakan kesadaran berserikat
dan mengeluarkan pendapat melalui petispetisi yang ditujukan kepada pemerintah
kolonial maupun lewat tulisan di
suratkabar.Inti dari perrjuangan Boedi
Oetomo adalah perjuangan akan kebebasan
berserikat dan mengeluarkan pendapat
melalui organisasi massa dan konsep
perwakilan rakyat.

B. Sesudah Kemerdekaan
1. Periode 1945-1950
Pemikiran HAM pada periode awal pasca kemerdekaan masih menekankan
pada wacana hak untuk merdeka, hak kebebasan untuk berserikat melalui
organisasi politik yang didirikan,serta hak kebebasan untuk menyampaikan
pendapat terutama di parlemen.

2. Periode 1950-1959
Periode 1950-1959 dikenal dengan masa perlementer . Sejarah
pemikiran HAM pada masa ini dicatat sebagai masa yang sangat kondusif
bagi sejarah perjalanan HAM di Indonesia.Sejalan dengan prinsip
demokrasi liberal di masa itu, suasana kebebasan mendapat tempat
dalam kehidupan politik nasional

3. Periode 1959-1966
Pada masa ini Demokrasi di Indonesia diganti dengan Demokrasi
terpimpin yang kekuasaan terpusat di tangan Presidendan bersifat
absolut, bahkan di nobatkan sebagai Presiden RI seumur hidup. Akibat
langsung dari model pemerintahan yang sangat individual ini adalah
pemasungan hak-hak asasi warga negara.

4. Periode 1966-1998
pada tahun ini Orde Lama telah digantikan dengan Orde Baru yang
menjanjikan harapan baru bagi Penegak HAM di Indonesia. Namun pda
kenyataannya pelaksanaan HAM di Indonesia mengalami kemunduran amat
pesat sejak awal 1970-an hingga 1980-an.Setelah mendapatkan mandat
konstitusional dari sidang MPRS, pemerintah Orde Baru mulai menunjukkan
watak aslinya sebagai kekuasaan yang anti HAM yang di anggapnya sebagai
produk barat yang individualistik dan bertentangan dengan prinsip gotong
royong dan kekeluargaan yang dianut oleh bangsa Indonesia.

5. Periode pasca Orde Baru


Tahun 1998 adalah era paling penting dalam sejarah HAM di indonesia.
perhatian pemerintah terhadap pelaksanaan HAM mengalami perkembangan
yang sangat signifikan.Lahirnya Tap MPR No. XVII/MPR/1998 tentang HAM
merupakan salah satu indikatorkeseriusan pemerintahan era reformasi akan
penegakan HAM.Sejumlah konvensi HAM juga diratifikasi pengesahan UU
tentang HAM,pembentukan Kantor Menteri Negara Urusan HAM yang kemudian
di gabung dengan Departeman Hukum dan Perundang-undangan menjadi
Departeman Kehakiman dan HAM,penambahan pasal-pasal khusus tentang
HAM dalam amandemen UUD 1945,pengesahan UU tentang pengadilan HAM.

HAM DI INDONESIA

1. Dasar Hukum
a. UUD 1945
Terdapat dalam Pasal 27 Ayat 1,Pasal 27 Ayat 2, Pasal 28 .Pasal 29 Ayat 2,Pasal
30, Pasal 31,Pasal 32,Pasal 33 dan Pasal 34.
b. Undang-Undang
UU Nomor 39 Tahun 1999 , UU Nomor 40 Tahun 1999 ,UU Nomor 26 Tahun
2000,UU Nomor 9 Tahun 2004,UU Nomor 5 Tahun 1998, UU Nomor 9 Tahun
1998 ,UU Nomor 8 Tahun 1999 ,UU Nomor 20 Tahun 1999 .
c. Ketetapan MPR No. XVII/MPR/1998
d. Peraturan Presideen
Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2011 Tahun 2011-2014 dan telah berakhir
kemudian dilanjutkan dengan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2015 tentang
Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia

2. Penegakan HAM di Indonesia


1. Pembentukan Komnas HAM
Untuk menegakkan hak asasi Di Indonesia , pemerintah membentuk lembaga
independent , Komisi nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ). Melalui
keputusan presiden No. 50 tahun 1993. yang berfungsi dsebagai penyidik
dengan mengumpulkan berbagai data dan fakta dari kasus yang di duga
melanggar HAM . Penegakan HAM diperkuat dengan dikeluarkannya Undang
Undang No. 39 tahun 1999 tentang pelakasaan HAM DiIndonesia dan
Undang Undang No. 26 tahun 2000 tentang pengadilan HAM , serta TAP
MPR NO. XVII / MPR / 1998 memuat Piagam Hak Asasi Manusia .
2. Peran Masyarakat Dalam Menegakkan HAM
contoh peran masyarakat dalam penegakan HAM adalah apabila mendapat
perilaku atau melihat tindakan yang melanggar HAM , seseorang tersebut
berhak melaporkan kepada Komnas HAM atau lembaga lainnya yang
berwenang dan juga berhak mengajukan urusan mengenai kebijakan yang
berkaitan dengan HAM kepada Komnas HAM atau lembaga lainnya yang
berwenang.

3. Kondisi HAM di Indonesia saat ini


Dalam beberapa tahun terakhir, penegakan dan pemenuhan HAM di
Indonesia semakin memprihatinkan. Sekarang ini pelanggaran-pelanggaran
HAM semakin sering terjadi dan tak bisa dikendalikan.
Bisa dibilang kondisi HAM di Indonesia sekarang ini masih lemah, karena
masih banyak terjadi kasus-kasus yang melanggar hak asasi manusia di
Indonesia saat ini. Pemerintahpun juga belum tegas bila terjadi pelanggaran
HAM, sehingga orang yang melanggarpun hanya diberikan hukuman yang
ringan, dan bahkan masih banyak kasus-kasu yang tidak diperdulikan oleh
pemerintah Indonesia.
Penegakan HAM di Indonesia sekarang ini masih belum bisa berjalan. Tidak
berjalannya penegakan HAM itu bisa dilihat dari Indonesia yang menduduki
posisi 30 dalam peringkat negara dengan kondisi HAM terburuk dari 197
negara yang dievaluasi dalam berbagai pelanggaran HAM.

4. Contoh pelanggaran HAM di Indonesia


a. Pembunuhan Munir

c.Pembataian Rawagede

b. Penculikan Aktivis

c. Kasus Marsinah

e. Pelanggaran HAM di Semanggi

f. Pelanggaran HAM di Tolikara

TERIMAKASIH