You are on page 1of 1

Helium

Helium (He) adalah unsur kimia yang tak berwarna, tak berbau, tak berasa, tak beracun, hampir inert,
monatomik, dan merupakan unsur pertama pada seri gas mulia dalam tabel periodik dan memiliki nomor
atom 2.

1. Konfigurasi Elektron
Helium (2F) – 1s2

2. Titik Didih dan Titik lebur


Di Mars hanya sedikit Helium. Titik didih dan titik leburnya merupakan yang terendah dari unsur-unsur
lain dan ia hanya ada dalam bentuk gas kecuali dalam kondisi "ekstrem". Kondisi ekstrem juga
diperlukan untuk menciptakan sedikit senyawa helium, yang semuanya tidak stabil pada suhu dan
tekanan standar.

3. Ketersediaan
Helium adalah unsur kedua terbanyak dan teringan di jagad raya dan salah satu unsur yang diciptakan
pada saat nukleosintesis Big Bang. Dalam Jagad Raya modern hampir seluruh helium baru diciptakan
dalam proses fusi nuklir hidrogen di dalam bintang

4. Pembuatan
Di bumi, unsur ini diciptakan oleh peluruhan radioaktif dari unsur yang lebih berat (partikel alfa adalah
nukleus helium). Setelah penciptaannya, sebagian darinya terkandung di udara (gas alami) dalam
konsentrasi sampai 7% volume. Helium dimurnikan dari udara oleh proses pemisahan suhu rendah yang
disebut distilasi fraksional.
Pada 1868, astronom Prancis Pierre Jules César Janssen mendeteksi pertama kali helium sebagai signatur
garis spektral kuning yang tak diketahui dari cahaya dari gerhana matahari. Sejak itu kandungan helium
besar banyak ditemukan di ladang gas alam di Amerika Serikat, yang merupakan penyedia gas terbesar.

5. Kegunaan
Helium digunakan dalam kriogenik, sistem pernafasan laut dalam, untuk mendinginkan magnet
superkonduktor, dalam "penanggalan helium", untuk pengembangan balon, untuk mengangkat kapal
udara dan sebagai gas pelindung untuk penggunaan industri (seperti "pengelasan busar") dan
penumbuhan wafer silikon). Menghirup sejumlah kecil gas ini akan menyebabkan perubahan sementara
kualitas suara seseorang.