You are on page 1of 5

APPENDIKS

Ket :

M NaOH = 2,35 M
V1 = 10 mL
Data dalam perhitungan di appendiks ini adalah data pada suhu 10C.

1. Menghitung molaritas larutan asam oksalat jenuh.


V1 M1 = V2 M2
M1 = V2 M2 / V1
M1 = 4,8 ( 2,35) = 1,128 M
10
Dengan perhitungan yang sama didapat untuk tiap suhu pada percobaan :
T
C
10
15
25
35
37
43
57
62
73
76

V NaOH
mL
4,8
6
7
8,3
9,8
10,1
12,3
13,8
15,1
16,3

2. Menghitung mol larutan asam oksalat jenuh.


n=M

1000
10
n = (1,128 )
= 0,01128 mol
1000

A1

M1
M
1,128
1,41
1,645
1,9505
2,303
2,3735
2,8905
3,243
3,5485
3,8305

Dengan perhitungan yang sama didapat untuk tiap suhu pada percobaan :
T
C
10
15
25
35
37
43
57
62
73
76

n
mol
0,01128
0,0141
0,01645
0,01951
0,02303
0,02374
0,02891
0,03243
0,03549
0,03831

3. Menghitung massa asam oksalat dihidrat dalam larutan asam oksalat jenuh.
WB = n . BMB = n . (126)
WB = 0,01128 (126) = 1,42128 g
Dengan perhitungan yang sama didapat untuk tiap suhu pada percobaan :
T
C
10
15
25
35
37
43
57
62
73
76

WB
g
1,42128
1,7766
2,0727
2,45763
2,90178
2,99061
3,64203
4,08618
4,47111
4,82643

4. Menghitung massa asam oksalat dalam larutan asam oksalat jenuh.


BM A
W B
WA=
BM B
WA =

90
(1,42128 ) = 1,0152 g
126
A2

Dengan perhitungan yang sama didapat untuk tiap suhu pada percobaan :
T
C
10
15
25
35
37
43
57
62
73
76

WA
g
1,0152
1,269
1,4805
1,75545
2,0727
2,13615
2,60145
2,9187
3,19365
3,44745

5. Menghitung massa pelarut (air) dalam larutan asam oksalat jenuh.


W P = W L W A
W P = (W botol timbang + laru tan W botol timbang ) W A

W P = ( 57,14407 47,63103 ) 1,0152 = 8,49783 g


Dengan perhitungan yang sama didapat untuk tiap suhu pada percobaan :
T
C
10
15
25
35
37
43
57
62
73
76

WL
g
9,5130333
9,6123667
9,9642667
9,9960667
10,2074
10,315667
10,503167
11,242167
11,641767
12,494567

WP
g
8,49783
8,34337
8,48377
8,24062
8,1347
8,17955
7,90175
8,3235
8,44815
9,04715

6. Menghitung molalitas larutan asam oksalat jenuh.


m=

W A 1000

BM A W P

m=

1,0152 1000

= 1,3274 molal
90 8,49783
A3

Dengan perhitungan yang sama didapat untuk tiap suhu pada percobaan :
T
C
10
15
25
35
37
43
57
62
73
76

m
molal
1,3274
1,68996
1,939
2,36693
2,83108
2,90175
3,65805
3,8962
4,20033
4,23393

7. Menghitung kelarutan asam oksalat.


S=

m BM A

V1
1,3274 ( 90 )
S=
= 11,9466 g / 100 g air
10
Dengan perhitungan yang sama didapat untuk tiap suhu pada percobaan :
T
C
10
15
25
35
37
43
57
62
73
76

S
g/100g
11,9466
15,2097
17,451
21,3024
25,4797
26,1157
32,9225
35,0658
37,803
38,1054

8. Menghitung panas pelarutan differensial (HDS) larutan asam oksalat jenuh.


Dari grafik 3.2.2 yang menyatakan hubungan ln m vs. 1/T, didapatkan slope
sebesar -16,229 K. Maka besar HDS :

A4

Microsoft Equation
3.0

H DS = slope R
H DS = (1710 K ) (8,314

A5

J
KJ
) = 13,90914
mol K
mol