You are on page 1of 1

Identifying Costumers

Interviewing customers
1. Apa saja bahan bahan pewarna batik yang digunakan dalam
indsutri batik di wukirsari?
Jawaban : sebenarnya pewarna batiknya tidak tentu . tergantung
ketersedian dan harganya soalnya harganya suka fluktuatif. Tapi kita
pernah memakai bahan pewarna yang mengandung methyl biru, remasol
dan naftol.
2. Apakah limbah dari pewarna batik diolah terlebih dahulu sebelum
di buang ke lingkungan?
Jawaban : kita mempunyai satu unit pengolahan limbah batik dan
digunakan bersama namun karena keterbatasan unit pengolahan limbah
tidak sedikit para pengrajin batik yang langsung membuang limbah
tersebut ke lingkungan.
3. Unit pengolahan limbah apa yang sudah ada dan bagaimana cara
kerjanya ?
Jawaban : unit pengolahan limbah yang sudah ada berupa tabung yang
tidak memiliki atap dan bagian bawahnya berbentuk kerucut terbalik
dimana pada ujungnya terdapat keran yang sambungkan dengan pipa
paralon, serta terdapat pengaduk manual di dalam tangki tersebut. Jadi
limbah tersebut dimasukkan ke dalam tangki dari bagian atas. Lalu diaduk
dengan pengaduk manual hingga 10-15 menit. Kemudian di diamkan
hingga beberapa hari. Lalu endapan yang terbentuk pada bagian bawah
akan dikeluarkan. Sisa limbah cair yang ada di dalam tangki tersebut
dibuang ke lingkungan.
4. Apakah para pengrajin batik sudah mengetahui dampak buruk
yang di timbulkan akibat dari limbah pewarna batik yang dibuang
langsung ke lingkungan?
Jawaban : sebagian besar pengrajin paham bahwa limbah yang dihasilkan
itu berbahaya jika di buang ke lingkungan. Namun di satu sisi kurangnya
pengetahuan tentang pengolahan limbah tadi serta unit pengolahannya
membuat warga terpaksa membuang limbah tersebut langsung ke
lingkungan.
5. Apakah sudah ada dampak negatif yang timbul akibat
pembuangan limbah tersebut?
Jawaban : untuk saat ini memang belum ada dampak yang benar-benar
terasa oleh masyarakat.
6. Apakah ada peran pemerintah atau pihak lain yang peduli pada
limbah batik tersebut?
Jawaban : ada. Pernah bebrapa kali dari pemerintah kota datang ke sini
untuk memberikan sosialisasi terkait pengolahan limbah. Namun dalam
sosialisasi tersebut hanya berupa pemaparan materi saja namun belum
ada aplikasi langsung di lapangan. Sehinga tidak terlalu berpengaruh
terhadap masyarakat.