You are on page 1of 9

a.

Taksonomi

Hamster adalah hewan yang berasal dan ordo

Rodentia. Artinya, hewan ni tergolong kelompok

hewan pengerat, seperti tikus atau kelinci. Meskipun

begitu, hamster bukanlah tikus. Hal tersebut dapat

dilihat melalui perbandingan taksonomi dan morfologi

hamster serta tikus berikut ini.


1. Taksonomi Hamster

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mamalia

Ordo : Rodentia

Famili : Cricetidae

Subfamili : Cricetinae

Genus : Mesocricetus (hamster emas)

Spesies : Hamster syrian

(Mesocricetus auratus)

Genus : Phodopus (hamster kerdil)

Spesies : Hamster winter white

(Phodopus sun gorus)

: Hamster campbell

(Phodopus cam pbeIIi

: Hamster roborovski

(Phodopus roborovskii)

b. Morfologi

1. Mata

Warna mata hamster

terbagi menjadi

beberapa tipe, yakni


merah, ruby, hitam,

kombinasi merah dan

ruby, serta kombinasi

ruby dan hitam. Ukuran

mata hamster terbilang

cukup besar untuk

binatang seukurannya.
Hamster juga memiliki kemampuan melihat ke

segala arah karena posisi matanya berada di bagian

samping kepala. Sayangnya, hewan ini buta warna

sehingga penglihatannya tidak sempurna.


2. Hidung

Hidung hamster berukuran

kecil sehingga hanya terlihat

seperti tonjolan. Meskipun

begitu, hamster merupakan

hewan yang memiliki indra

penciuman sangat tajam.


Biasanya, hamster mengenali bau di sekitarnya

dengan cara mengendus sambil mengangkat kedua

kaki depan. Penciuman yang tajam berguna untuk

mengimbangi penglihatan hamster yang kurang

baik.

3. Pipi

Salah satu bagian tubuh yang khas dan hamster

adalah pipinya. Hamster memiliki Pipi yang cukup

elastis sehingga sering disebut sebagai kantong

pipi. Fungsi kantung pipi mi untuk mengangkut dan

memindahkan makanan. Di alam bebas, makanan

diambil dan sumbernya kemudian dimasukkan ke

dalam lubang sebelum dinikmati. Di dalam kandang,

kantong pipi digunakan untuk membawa makanan


dariwadah pakan ketempatyang disukainya. Kantong
pipi juga berfungsi untuk mengangkut bahan-bahan

membuat sarang dan menakut-nakuti musuh.

4. Telinga

Telinga hamster kecil dan pendek, tetapi pen

dengarannya sangat tajam. Komunikasi antarsesama

hamster dilakukan menggunakan gelombang

ultrasonik.

5. Gigi

Sebagaimana Iayaknya hewan pengerat, hamster

memiliki gigi yang dapat tumbuh terus-menerus.


Untuk mencegahnya,

hamster selalu menggigiti

benda apa saja yang ada

di sekitarnya. Kebiasaan

ni mirip dengan kebiasaan

tikus. Memberi pakan

dengan tekstur keras

mampu menjaga gigi

hamster agar tidak terus

tumbuh. Gigi hamster

yang terus tumbuh adalah

sepasang gigi sen masing

masing di rahang atas dan

bawah. Total gigi hamster

adalah 16 buah.
6. Kumis

Hamster termasuk hewan berkumis. Kumisnya ni

berfungsi sebagai alat navigasi saat beraktivitas di

kegelapan. Kumis pada hamster mulai jelas terlihat

pada umur sekitar satu minggu.

7. Tubuh
Hamster memiliki ukuran tubuh relatif kecil.

Hamster dewasa memiliki panjang tubuh 710

cm. Hamster jenis tertentu panjang tubuhnya

1820 cm.Tubuhnya kuat dan lentur. Tidak seperti

tikus, hamster memiliki bulu yang lebat dan halus

di sekujurtubuhnya. Bulu-bulu tersebut memenuhi hingga daerah telinga,

ekor, dan kaki. Namun,

hewan ini tergolong

hewan berumur pendek.

Masa hidupnya hanya

sekitar 24 tahun.

8. Kaki dan Ekor

Hamster memiliki ekor

yang sangat pendek

sepintas terlihat seperti

tidak berekor. Selain

ekor, kaki hewan ni juga

terbilang pendek, tetapi

cukup kuat sehingga

dapat diandalkan untuk

memanjat.
C. Perilaku Kebiasaan Hamster

a. Aktifpada Malam Han

Hamster adalah hewan yang aktif pada malam han

dan beristirahat pada slang han (nokturnal). Satwa

mungil ni sangat tidak tahan panas. Hamster

akan mati jika terpapar teriknya matahari. Apalagi

jika dalam waktu yang panjang. Ketika matahari

tenggelam, barulah hewan ini keluar dan lubang

persembunyian untuk melakukan aktivitas. Di

dalam gelap, hamster akan mencari makan, mencani


pasangan, dan bermain. Ketika menjelang pagi,

aktivitasnya akan berhenti. Hamster akan kembali

ke dalam lubang untuk tidur sepanjang han Sam pal

malam kembali datang.


Kebiasaan ini terbawa hingga hamster dipelihara di

dalam kandang. Umumnya, hamster berdiam din

atau tidur saat siang han. Meski demikian, banyak

hamster yang cukup aktif di dalam kandang saat

siang han. Hal mi disebabkan adaptasi hamster

dan keturunannya setelah sekian lama dipelihara

manusia.

b. Senang Menjaga Kebersihan

Di habitat aslinya, hamster merupakan hewan yang

sangat disiplin dalam menjaga kebersihan. Hal mi

tercermin dan desain lubang tempat tinggalnya

yang memiliki beberapalubang khususdi dalamnya.

Misalnya, lubang khusus untuk menyimpan

makanan, lubang untuk tidur, dan lubang untuk

tempat membuang kotoran. Kebiasaan seperti ini


jarang dimiliki hewan lain. Hal ini juga dilakukan

hamster ketika dipelihara dalam kandang. Hamster

yang diberi tempat khusus untuk buang air atau

kotoran tidak akan membuang air atau kotoran di

sembarang tempat.

Selain menyukai kebersihan lingkungan, hamster

juga sangat menjaga kebersihan tubuhnya.

Kebiasaan hamster yang sering terlihat adalah

berguling-guling di atas pasir bersih selama

beberapa waktu. Setelah itu, hamster akan


menggoyang-goyangkan tubuhnya (berg Id k)

untuk melepaskan butir pasir yang menempel di

bulunya. Aktivitas ini merupakan salah satu tingkah


lucu hewan mi yang dapat dinikmati pemiliknya.

c. Menimbun Makanan di Dalam Mulut

Hamster memiliki kebiasaan menimbun makanan

di dalam mulutnya. Seperti yang telah dijelaskan

sebelumnya, hewan ini dilengkapi mulut

berkantong elastis di bagian pipnya yang berguna

untuk menyimpan makanan sebelum diletakkan


di tempat hamster blasa menyimpan makanan.

Biasanya, hamster membawa makanan ke bagian

sudut kandang, tepatnya di bawah tumpukan

alas kandang. Pada saat melakukan aksi fi, Pipi

hamster ini menjadi tampak membengkak. Kita

yang melihatnya akan merasa tergelitik dengan

kelakuannya tersebut.

Di habitat aslinya, hamster justru melakukan aksi

mengembung kan pipidengan cara menghimpun

udara di dalam mulutuntuk menakuti musuhnya.

Dengan cara tersebut, hewan lain yang melihatnya

akan mengira tubuh hamster berubah menjadi

lebih besar. Akibatnya, musuh pun merasa takut dan

mengurungkan niatnya menyerang. Sementara itu,

hamster betina memiliki kebiasaan mengangkut


bahan untuk membuat sarang atau alas tidur

di dalam mulutnya. Hal ini dilakukan manakala

hamster betina akan melahirkan.

d. TidurTelentang

Selain tidur dengan menggulungkan tubuh,

hamster juga memiliki kebiasaan tidur telentang.

Pose hamster yang sedang tidur telentang cukup

menggelitik karena terlihat lucu. Bahkan, salah

satu jenis hamster, yakni hamster syrian, memiliki

kebiasaan tidur yang unik. Jika diangkat secara


perlahan menggunakan tangan, hamster ini bisa

tetap tertidur dan tidak bereaksi sama sekali. Pernah

ada hobiis yang tertipu dan mengira hamster

syriannya mati, padahal hanya sedang tidur.

e. Berdiri di Atas Kedua Kaki Belakang dan Kumis

yang Bergerak-gerak

Baik di habitat ash maupun di dalam kandang,

hamster sering terhihat berdiri hanya bertopang

di atas kedua kaki belakangnya. Sementara itu,

kedua kaki depannya diletakkan di depan dadanya.


Hidungnya terlihat mengendus-endus, sedangkan

kumisnya tampak bergerak-gerak.


Kebiasaan hamster tersebut sebenarnya

dilakukan untuk mengenali sesuatu yang menarik

perhatiannya. Makium, hamster termasuk hewan

yang memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi.

Kebiasaan ini merupakan salah satu hal menarik

dan hamster.
f. Berlari-lari di Dalam Kincir Putar atau Roda

Berjari
Hamster sangat senang bermain kincir putar

atau roda berjari. Itu sebabnya, maman ini paling

banyak menghiasi kandang hamster. Hamster akan

berlari-lari di dalam kincir putar layaknya manusia

yang sedang berolahraga menggunakan threadmil.

Biasanya, hamster bermain kincir putar selama

1015 menit lamanya. Tentunya, diselingi dengan

aktivitas lain. Pantas sajajika banyak hobiis yang rela

menghabiskan waktu berlama-lama menyaksikan


g. Mengupas Makanan Sambil Telentang

Hamster juga senang mengupas biji-biji kecil atau

makanan jenis kacang-kacangan menggunakan

kaki depannya. Kebiasaan seperti ini meng undang


perasaan lucu bagi kita yang melihatnya. Hampir

semuajenis hamster memiliki perilaku seperti itu.


h. Saling Gigit Sesama Hamster

Hamster-hamster yang berada dalam satu kandang

biasanya senang bermain bersama. Satwa lucu itu

terlihat saling berkejaran, berguling-guling, dan

saling menggigit. Biasanya, bagian tubuh yang

sering dijadikan sasaran gigitan adalah kaki depan,

pundak, leher, dan kepala bagian belakang.

Kebiasaan ini umumnya tidak meninggalkan luka

karena hanya gigitan kecil atau main-main. Namun,

ada kalanya aksi bermain seperti itu mengarah ke

dalam perkelahian serius. Hamster yang terkena

gigit akan merasa sakit. Hal ini ditandai dengan

keluarnya suara mencicit yang terdengar nyaring

dan panjang. Hamster yang berkelahi harus segera

dipisahkan agar tidak menimbulkan luka serius.


. Meloncat ke Belakang (Salto)

Kebiasaan lain yang unik dan lucu dan hamster

adalah suka meloncat ke (salto). Kebiasaan ini

disebabkan oleh kelainan genetik pada hamster.

Kelainan genetik ini dapat terjadi pada semua jenis

hamster. Bagi hobils yang hanya ingin memelihara

hamster hal ini, memang sangat menghibur.

Namun, bagi hobiis yang menernakan hamster

ini, hal ini justru tidak baik. Pasalnya, jika indukan

hamster yang sedang hamil senang untuk salto,

bisa berbahaya bagi anak yang dikandungnya.


Banyak jenis hamster di dunia. Namun, hanya

empatjenis yang populeratau umum dipelihara

di Indonesia. Keempat jenis tu adalah hamster

syrian, campbell, winter white, dan roborovski.

Hamster Syrian termasuk jeniS hamster bertubuh

besar, sedangkan ketiga jenis hamster lainnya

digolongkan ke dalam hamster mini (dwarf).