You are on page 1of 4

1.

Menentukan Hummidity Udara Masuk


Menghitung humidity dari wet bulb dan dry bulb temperature udara masuk.
Misal pada rate udara 0,5 m/s dan rate air 5 l/m
Diketahui : Td udara masuk=59.3 0C
Tw udara masuk=41.2 0C
Dari humidity chart didapat nilai H sebesar = 0,0435 kg H2O/kg dry air

Tabel 1 Percobaan pada flowrate air 0.1 l/min

Udara T1 Dry T2 Wet H


(m/s)
7.8 58 40.1 0.041
7.2 61 38.3 0.034
6.2 63.2 40.6 0.030

Tabel 2 Percobaan pada flowrate air 0.5 l/min

Udara T1 Dry T2 Wet H


(m/s)
7.8 59.3 41.2 0.0435
7.2 59 40.2 0.041
6.2 64.8 42.7 0.047

2. Mengihtung G (rate Udara)


Densitas udara pada Suhu 32.4 C = 1.158 Kg/m3
G = Densitas * laju udara = 7,8 * 1,158 = 9,033 kg/m2 s

3. Menghitung L (rate air)


Densitas air pada Suhu 59.3 C = 983.578 Kg/m3
Luas Area kolom air = 0.007651 m2
Laju air = 0.5 l/min = 8.33 x 10-6 m3/s
L = Laju air * Densitas / Luas Area
= 8.33 x 10-6 * 983.578 / 0.007651 = 1,071 kg/m2 s

4. Menghitung Hy1
Hy1= (1,005+1,88xH)x103x(Tdin-0)+2,501x106xH
Hy1= (1,005+1,88x0.0435)x103x(59,3-0)+2,501x106x0.0435
Hy1= 142724.216 J/kg

5. Menghitung Hy2
Dari persamaan overall heat balance:
G(Hy2- Hy1) = Lcl(TL2- TL1)
9,0337(Hy2-142724.216) = 21.4259x4187x(59.3-38,1)
Hy2 = 353252.4307J/kg

6. Menentukan operating line dan equilibrium line


A-1
i) Menentukan operating line
Membuat plot grafik Hy versus TL. Grafik yang diplot dari TL1 dan Hy2, TL2
dan Hy1 maka diperoleh operating line.
ii) Menentukan equilibrium line
Berdasarkan data pada Tabel 10.5-1 Entalpies of saturated air-water vapor
mixtures ( 00 C Base temperature)
Sebagai contoh menggunakan data sebagai berikut :

TL1 = 41.5 OC Hy1 = 117016,9160 J/kg

TL2 = 48.5 OC Hy2 = 132529,8387 J/kg

Dari data tersebut kemudian melakukan ploting T vs H diperoleh hasil plot sebagai
berikut ;

Untuk mengetahui nilai H*y yaitu TL0C ditarik vertical ke atas sampai memotong
garis equilibrium kemudian ditarik ke kiri hingga memotong sumbu Y untuk
mendapatkan H*y. Untuk akurasi nilai H*y menggunakan persamaan garis
eksponensial equilibrium line
H*yi = 20312 exp (0.0524 TLi)
maka didapatkan

H*y1 = 149553.1495J/kg

H*y2 = 454197.3723J/kg

7. Menghitung

i) Membuat plot grafik 1/(H*y-Hy) versus Hy dengan data :


A-2
Hy1 Hy2 1/(H*y2-Hy2) 1/(H*y1-Hy1)

117016,9160 132529,8387 4,4197E-06 2,568E-06

ii) Maka nilai pada rate udara 7,8 m/s dan rate air 0.5 L/min adalah

luasan dari garik tsb, menggunakan persamaan luas trapezium

= 21,178

8. Menghitung KGa

Dimana :
z adalah tinggi coloumn di laboratorium = 1,22 m
P adalah tekanan atmosfer = 1,013 x 105 Pa
Mb adalah Berat molekul udara = 29 kg/kg mol
G adalah rate udara saat dioperasikan (kg dry air/ s.m2)

= 5,338x 10-5 Kg.mol/s.m3.Pa

A-3
9. Menghitung z pada flowrate air 10 l/min

Maka nilai pada rate udara 7,8 m/s dan rate air 10 L/min adalah

= 33,857

z=1.68

A-4