You are on page 1of 7

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN DIKLAT PENGELOLA PAUD BPKB PROVINSI GORONTALO

TAHUN 2016

Waktu Pelaksanaan : Selasa Kamis, 15 - 17 Maret 2016


Jam Pelajaran : 32 Jam Pelajaran
Tempat Pelaksanaan : BPKB Provinsi Gorontalo

A. Materi - Materi Kegiatan


1. Materi Manajemen PAUD disampaikan oleh DR. Abdul Rahmat, M.Pd.
Model manajemen kelembagaan tersebut antara lain sebagai berikut :
Pengelolaan PAUD selama ini terlalu banyak seninya disbanding dengan ilmunya sehingga
gaya manajemen yang dilakukan lebih bersifat trial and error
Penerapan manajemn gotong royong artinya semua orang melakukan semua pekerjaan
tidak ada pembagian kerja yang tegas dan jelas sehingga proses manajemen tidak
berlangsung secara efektif dan efisien.
Bahkan sering terjadi benturan antara satu unit dengan unit lainnya, inilah yang
menyebabkan pendayagunaan sumber daya organisasi tidak secara sinergis dan banyak
pemborosan dalam hal ini yang terjadi adalah sama-sama bekerja bukan kerjasama
Gaya manajemen tukang cukur yaitu satu orang melakukan semua pekerjaan mulai dari
membuka kios, menyapu, memotong rambut, menutup kios, dan pengelola keuangan
sekaligus.
Penerapan manajemen sungkanisme yaitu suatu manajemen yang tidak asertif. Budaya
sungkan (segan) menegur kesalahan teman dan budaya marah kalau ditegur teman
membuat organisasi berjalan tak tentu arah sehingga tidak bisa mencapai tujuan yang
dikehendaki.
Empat model manajemen tersebut memiliki banyak kekurangan, tidak ada aspek structural,
job description, koordinasi, evaluasi dan proyeksi kedepan.
Metode Pengajaran
Mengajar anak usia dini membutuhkan metodologi yang unik dan kreatif. Kualitas
penduduk sangat menentukan hasil pembelajaran yang dicapai. Kegagalan dan kesuksesan
pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas tenaga pengajar yang menguasai materi,
metodologi pengajaran dan skill yang operational.

1
Ada beberapa metode pengajaran yang layak dipertimbangkan untuk mencapai hasil
maksimal dalam pengajaran anak usia dini yaitu :
1. Metode Global
2. Metode Percobaan
3. Metode Learning By Doing
4. Metode Home Schooling
5. Pembelajaran Bilingual

2. Materi Etika Pengelolaan PAUD disampaikan oleh Samsiah, S.Pd, M.Pd.


Etika adalah nilai atau kualitas yang menjadi standard dan penilaian moral. Moral, etika
dan etik memiliki perbedaan dimana, moral artinya nilai yang berlaku sehingga menimbulkan
baik buruk suatu tindakan, etika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari prinsip-prinsip asas
akhlak, sedangkan etik merupakan nilai yang berkaitan dengan akhlak / budi pekerti.
Kode etik bagi pendidik dan tenaga kependidikan berkaitan dengan etika dengan
beberapa poin antara lain:
Berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang
berjiwa pancasila
Memiliki kejujuran professional dalam menerapkan kurikulum sesuai kebutuhan anak didik
masing-masing
Mengadakan komunikasi terutama dalam memperoleh informasi tentang anak didik tetapi
menghindarkan diri dari segala penyalahgunaan
Pengelolaan PAUD yaitu pengadministrasian, pengaturan, atau penataan suatu kegiatan.
Pengelolaan secara umum yang berarti ketatalaksanaan atau tata cara kepemimpinan.
Metode etika dan pengelolaan terdiri dari :
Ceramah
Curah Pendapat
Tanya Jawab
Penilaian pembelajaran etika terdiri dari :
Tes Tertulis
Tes Lisan

2
3. Materi Kebijakan direktorat PAUD disampaikan oleh Bapak Drs. Hi. Bambang Kunaedi, M.Si yang
memaparkan tentang :
Meningkatkan akses dan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang merata seluruh
provinsi, kabupaten, dan kota
Meningkatkan akses dan kualitas Pendidikan Kecakapan Hidup (kecakapan kerja dan
kecakapan berwirausaha)
Meningkatkan akses dan kualitas Pembelajaran Orang Dewasa dan Belajar Sepanjang Hayat
Untuk Semua (pendidikan keaksaraan dan penyetaraan pendidikan dasar dan menengah)
Meningkatkan ketersediaan dan mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUDNI
Meningkatkan akses Pendidikan Keayahbundaan dalam rangka meningkatkan wawasan,
pemahaman orang tua tentang kiat mendidik anak sejak janin hingga dewasa
Memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah, antara masyarakat
dan Pemerintah serta memperkuat peran pelaku PAUDNI melalui pemberdayaan mitra
Meningkatkan pemanfaatan Teknologi Informasi (IT) dalam mendukung pelaksanaan
program PAUDNI

4. Materi Konsep Dasar PAUD disampaikan oleh Ibu Asmin Hulukoi S.Pd, M.Pd
Konsep dasar PAUD meliputi,
Makna insan Indonesia Cerdas Komprehensif Kecerdasan yang terdiri dari :
Intelektual : olah pikir yakni kemandirian imptek kritis, kreatif dan imajinasi
Sosial dan emosional : olah rasa terdiri dari sensitivitas apresiasifisitas, seni dan budaya
demokratid, simpatik, empatik dan toleran,
Spiritual : olah hati, iman takwa, ahklak mulia, budi pekerti, pribadi unggul.
Kinestetis : olah raga, sehat bugar, berdaya tahan, sigap, terampil trengginas
Makna insan Indonesia Cerdas Komprehensif Kompetitif terdiri dari :
Semangat juang tinggi
Mandiri
Pantang menyerah
Innovatif
Produktif
Sadar mutu

3
Berorientasi Global

5. Materi Pengenalan APE disampaikan oleh Ibu Syamsiah S.Pd, M.Pd


Pengertian Media
Media adalah perantara penyampaian informasi dari pengirim pesan kepada penerima pesan.
Menurut Brovee media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan
Jenis-Jenis Media
1. Media visual/dilihat : Gambar, kartun, papan flannel, buku cerita (Big Book)
2. Media Audio/didengar : Radio
3. Media Audiovisual/dilihat dan didengar : Film, Program TV
Manfaat Media Pembelajaran
1. Memperjelas penyajian suatu pesan agar tidak terlalu verbalistis
2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya
3. Dengan menggunakan media pembelajaran secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi
sikap pasif anak didik
Dalam hal ini media pembelajaran bertujuan untuk:
a. Menimbulkan gairah belajar
b. Memungkinkan interaksi lagsung antara siswa dengan lingkungan dan kenyataan
c. Memungkinkan siswa belajar sendiri menurut minat dan kemampuannya

6. Materi Manajemen Keuangan Pengelola PAUD, disampaikan oleh Safruddin, SE, M.Ak
Dasar hukum Pengelolaan keuangan :
- UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
- UU No. 1 Tahun 2004 tentang Pembendaharaan Negara dan,
- UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan
Negara
Dalam Manajemen Keuangan, setiap unit kerja selalu berhubungan dengan keuangan,
demikian pula dengan lembaga PAUD/TK. Sumber keuangan pendidikan berasal dari anggaran
Negara, antara lain :
1. Anggaran rutin, contoh untuk gaji pegawai, biaya pembelajaran, biaya perawatan gedung
dll.

4
2. Anggaran pembangunan, contoh untuk kegiatan fisik yaitu pembuatan gedung, untuk non
fisik yaitu pelatihan atau diklat pendidik.
3. Bansos : BOP, Rintisan dll

7. Materi Identifikasi Penyusunan Proposal Pengelola PAUD, disampaikan oleh Ibu Dra. Rafi Juko
S.Pd, M.Pd.
Pengertian Proposal
Proposal adalah rencana yang disusun untuk kegiatan tertentu.
Proposal adalah alat bantu manjemen standar agar manajemen dapat berfungsi secara
efisien
Proposal dalam dunia ilmiah (pendidikan) adalah suatu rancangan desain penelitia (usulan
penelitian) yang akan dilakukan oleh seorang peneliti tentang suatu bahan penelitian.
Tujuan Proposal
Bantuan dana
Dukungan Sponsor
Perizinan
Jenis-Jenis Proposal
Proposal bisnis : Berkaitan dengan dunia usaha baik itu perseorangan maupun kelompok
Proposal penelitian : Digunakan dalam bidang akademisi seperti penelitian pembuatan
skripsi, tesis dan lainnya. Isis dari proposal ini adalah pengajuan kegiatan penelitian
Proposal Kegiatan : Pengajuan rencana sebuah kegiatan baik itu bersifat individu maupun
kelompok misalnya proposal kegiatan pentas seni.
Muatan Isi Proposal
Sampul depan : Judul, kegiatan, identitas
Isi Proposal : Latar belakang, pendahuluan, kekuatan lembaga
Lampiran : Jadwal kegiatan, rincian pembiayaan, status kelembagaan, status tempat
kegiatan, daftar peserta didik, daftar pendidik dan tenaga kependidikan, pernyataan
keberlanjutan program, copy rekening bank atas nama lembaga, copy NPWP atas nama
lembaga, data kepengurusan lembaga, dftar pengelola program dan kualifikasi
pendididikannya

5
B. Penyelenggara
Kegiatan diklat pengelola PAUD diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Kegiatan Belajar
(BPKB) Provinsi Gorontalo

C. Peserta
Pengelola PAUD se Provinsi Gorontalo berjumlah 30 orang yang terdiri dari :
a. Utusan lembaga PAUD
1. Kab. Pohuwato : 3 orang
- Darna Idrus
- Olan Mamu
- Yuyun Maulan umar
2. Kab. Boalemo : 4 orang
- Risnawati Musa
- Selandri Palowa
- Leni Kamumu
- Erlina Bakari
3. Kab. Gorontalo Utara : 3 orang
- Nur Boky
- Elin mahajani
- Sarwin Mahmud, S.Pd
4. Kab. Gorontalo : 8 orang
- Asri U. malipi
- Sitiria Ibrahim S.Pd
- Saharia Dukalang, S.Pd
- Nurhayati Ayuba, S.Pd
- Risna Y. Pauko, S.Pd
- Dra. Ulfa Toyiti
- Yeni Said Kadir, S.Pd
- Suryani Bagoe
5. Kab. Bonebolango : 8 orang
- Erlin yunus
- Rosdiyana N. Ali S.Pd

6
- Isna Yahya
- Rahmat hamjati
- Nur Hayati
- Roslinda Lihawa
6. Kota Gorontalo : 6 Orang
- Deliyana Humulo
- Mila Karmila
- Winda patimahu
- Yulin Sapide
- Sintia suriyat
- Hj. Rosita Pido SE

Gorontalo, Maret 2016


Tim Penyusun
1. Hj. Dra. Nurlin Rahim, MM ..
2. Drs. Hi. Usman Modjo, M.Pd ..
3. Hj. Herlinawaty Habibie, S.Pd ..
4. Hj. Adrianti, M.Pd ..
5. La Ode Sahara, S.Pd ..
6. Asmin Djama, S.Pd ..
7. Vemy Djula, S.Pd ..