You are on page 1of 3

WASPADA FLU BURUNG

BY ANSHORI

UPTD KESEHATAN KECAMATAN SUKOREJO KOTA BLITAR

PENGERTIAN
Penyakit menular yang disebabkan oleh VIRUS I NFLUENZA STRAIN TYPE A
(H5N1) Ditularkan oleh unggas.Burung kepada Burung, tetapi juga dapat
menularkan ke Manusia
CARA PENULARANNYA
Pada unggas :satu peternakan/ ke peternakan daerah lain
Pada manusia :udara yg tercemar virus, berasal dari tinja atau sekreta unggas
yg terserang flu burung
SIFAT FLU BURUNG
Virus hidup di air 4 hari pd suhu 22 C, dan > 30 hari pd suhu 0 C
Dalam tinja unggas dan tubuh unggas sakit virus dapat bertahan lama
Virus mati pada pemanasan 60 C selama 30 menit atau 56 C selama 3 jam,
80 C selama 1 menit
Pada telur ayam virus mati dengan pemanasan 64 C selama 5 menit
Virus akan mati dengan ditergent, desinfektan (formalin, cairan yg
mengandung iodin).
KELOMPOK RESIKO TINGGI
Pekerja peternakan / pemrosesan unggas termasuk dokter hewan
Pekerja lab yang memroses sampel pasien/hewan yang terjangkit
Pengunjung peternakan / pemrosesan unggas dalam 1 minggu terakhir
Kontak dengan penderita flu burung
GEJALA PENYAKIT FLU BURUNG
PADA MANUSIA :
Demam (suhu badan di atas 38 C, Batuk batuk dan nyeri tenggorokan
Nyeri otot ,Sesak napas,Infeksi mata ,Pusing,Mual, nyeri perut ,Muntah,
diare ,Keluar lendir dari hidung ,Tidak ada nafsu makan
ANTISIPASI PENYEBARAN FLU BURUNG
Pelarangan pemasukan komoditas unggas dari daerah yang terinfeksi
sepertivietnam , korea selatan, jepang dan thailand
Meningkatkan kewaspadaan dini terhadap kasus radang paru dan flu berat
pada pekerja peternakan, penjual dan penjamah produk unggas
UPAYA PENCEGAHAN
Peternak dan orang yang masuk peternakan ayam harus menggunakan
masker dan ganti baju yang sudah disucihamakan
Lalu lintas orang yang keluar masuk kandang harus dibatasi
Orang & kendaraan yang keluar masuk kandang hrs disemprot dengan
desinfektan
Alat alat yang dipergunakan dalam peternakan harus dicuci dengan
desinfektan
Bahan yg berasal dari saluran cerna unggas spt tinja harus ditatalaksana
dengan baik (ditanam/dibakar) agar tdk menjadi sumber penularan
Kandang dan tinja tdk boleh dikeluarkan dari lokasi peternakan
TUMPAS FLU BURUNG
Tak perlu panic dan khawatir berlebihan dengan flu burung karena
penyebabnya adalah virus lemah yang mudah mati oleh panas, sinar
matahari dan desinfektan (deterjen lain)
Usahakan kebersihan kandang unggas dan semprotkan bahan desifektans
(anti hama)
Mencuci tangan dengan air sabun setelah kontak dengan unggas maupun
produknya
Proteksi anak-anak dan lansia dari kontak langsung dengan unggas, terutama
yang terlihat sakit
Amankan makanan dengan memasak daging dan telur unggas terlebih
dahulu sebelum disantap
Segera lapor kepada aparat berwenang jika ada unggas sakit atau mati
mencurigakan