You are on page 1of 11

SYRINGE PUMP

Sebelum pemakaian pertama, mesin disambungkan ke sumber listrik (charge) selama 15 jam
1. Angkat clamp unit, kemudian pasang plunger syringe/spuit dengan benar.
2. Tekan clutch kemudian posisikan syringe dengan benar
3. Kembalikan posisi clamp unit pada tempat semula
4. Tekan tombol Power
5. Tekan tombol Rate/D.Limit/ml (SELECT), hingga muncul RATE pada display, putar
dial setting yang berada di bagian samping pump.
6. Setelah angka delivery rate di-set, tekan tombol START
7. Lampu indikator menyala warna hijau (berputar), berarti mesin sudah beroperasi
Setting Occlusion Limit
1. Mesin dalam kondisi hidup
2. Tekan tombol Stop Silence bersamaan dengan Clear ml hingga muncul tulisan BEL,
1/2/3 pada display.
3. Setelah itu tahan penekanan pada tombol Stop Silence jangan dilepas, untuk melakukan
pemilihan BEL yang diinginkan, lakukan penekanan pada Clear ml. Sampai tingkat
volume yang diinginkan tercapai.
Setting Bell
1. Mesin dalam kondisi menyala atau hidup
2. Tekan tombol STOP Silence bersamaan dengan Clear ml hingga muncul tulisan BEL,
1/2/3 pada display.
3. Setelah itu tahan penekanan pada tombol Stop Silence jangan dilepas, untuk melakukan
pemilihan BEL yang diinginkan, lakukan penekanan pada Clear ml. Sampa tingkat
volume yang diinginkan tercapai.
Setting Syringe
1. Mesin dalam kondisi mati (off)
2. Tekan tombol Stop Silence, Rate/Limit/ml (Select) and Power bersamaan hingga
muncul tulisan Syr pada display lalu Syr 11
3. Masukkan nomor kode syringe yang diinginkan dengan mendial
4. Untuk menyimpan data tsb tekan tombol START hingga muncul tulisan GOOD pada
display
5. Setelah itu, matikan kembali mesin dan nyalakan kembali maka jenis syringe yang di
setting akan muncul pad adisplay sesaat setelah dinyalakan.
Setting Nearly Empty
1. Mesin dalam kondisi mati (off)
2. Tekan tombol ON dan STOP bersamaan hingga muncul tulisan USER, display akan
berkedip, masukkan angka 331, dengan mendial
3. Tekan tombol Stop hingga muncul tulisan rALI pad display 4. Tekan tombol Select
hingga muncul tulisan Spc1, tekan tombol Select Lagi, muncul tulisan NEAR
4. Tekan tombol Stop hingga muncul tulisan ---- , masukkan angka nearly empty yang
diinginkan. ( 3 -30 menit / kelipatan 3 ).
5. Untuk menyimpan data tsb tekan tombol START, hingga muncul tulisan GOOD
Mengaktifkan Tombol Pengunci
1. Pada saat mesin sedang dioperasikan, tekan tombol D LIMIT selama 2 detik sampai
lampu indikator RATE berkedip-kedip.
2. Tombol pengunci diaktifkan maka tombol STOP & START dalam posisi terkunci.
3. Untuk non-aktifkan kembali fungsi ini. Tekan tombol D LIMIT selama 2 detik sampai
lampu indikator RATE berhenti berkedip.
4. Tombol STOP dan START berfungsi kembali.
Melihat HISTORY
1. Tekan ON untuk menghidupkan mesin.
2. Tekan STOP dan START bersamaan, hingga terdengar bunyi dan display akan
menunjukkan H***, *** menunjukkan history yang ada.
3. Putar dial untuk memilih history yang diinginkan
4. Tekan Select, display akan menunjukkan setiap detil data yang tersimpan.
Mengaktifkan Tombol D Limit (Delivery Limit)
1. Mesin dalam keadaan mati, tekan tombol ON/OF & STOP secara bersamaan a display
8888 a UsERa0. Pada saat tampil 0 putar Dial dan enter pswd 331
2. Tekan tombol STOP a Display rAL1, tekan tombol D L:imit a Dsiplay SPC1
3. Tekan tombol STOP a Display a dL on atau dl off
4. Tekan tombol STOP untuk memilih nilai setting
5. Tekan dan tahan tombol START selama 1,5 detik, untuk menyimpan nilai setting, Display
a good
6. Display kembali menampilkan SPC 1
7. Matikan unit
Sumber : User Manual TE-311S
INFUS PUMP
Pada saat pertama kali menggunakan, sambungkan kabel mesin ke sumber listrik selama 12
jam, mesin dalam posisi off.
1. Sambungkan kabel power ke mesin dan sumber listrik
2. Tekan tombol power ON, mesin akan melakukan self checking, semua tombol alarm
akan menyala. Display akan terbaca JJJJ atau tttt
3. Bila display terbaca JJJJ (posisi 1), berarti harus digunakan set infus, khusus pump TS*PA
atau TS*PM, bila display terbaca tttt (posisi 2), berarti harus digunakan set infus biasa
TS*A atau TK*A.
4. Lakukan priming pada set infus, pastikan tidak ada udara di sepanjang selang.
5. Posisikan roller klem di bawah pump. Buka pintu pump, geser klem yang terletak di bawah
lalu pasang set infus dan pastikan posisi set infus dalam posisi lurus, tutup kembali pintu
pump.
6. Pasang drip sensor pada ruang penetesan (chamber) set infus, di antara permukaan cairan
dan drip nozzle
7. Tekan topmbol INFUSION SET 15192060, sesuai dengan set infus yang digunakan.
Alur kecepatan aliran (Delivery Rate) sesuai yang dikehendaki lalu tekan tombol
^^ Puluhan naik ^ Satuan naik
vv Puluhan turun v Satuan turun
Catatan :
Untuk set infus 151920 tetes/ml. Max kecepatan adalah 300 ml/jam atau 75 tetes/mt.
Untuk set infus 60 tetes/ml Max. kecepatan adalah 100 ml/jam atau 100 tetes/mnt
Isi nilai D.Limit (delivery Limit) dengan menekan tombol SELECT lalu tekan tombol
^^ Puluhan naik ^ Satuan naik
vv Puluhan turun v Satuan turun
Jika tidak menginginkan nilai D. Limit, biarkan D.Limit ----
Pastikan D. Limit tidak terisi angka 0, karena pump tidak dapat dioperasikan.
8. Buka roler klem
9. Tekan tombol START, lampu indikator operation akan menyala, hijau. Berarti mesin
mulai beroperasi.
10. Bila akan menghapus jumlah cairan yang sudah masuk ke pasien, tekan tombol STOP, lalu
tekan tombol ml CLEAR selama 2 detik.
11. Lampu COMPLETION akan menyala bila volume cairan yang masuk sudah mencapai
D. Limit yang diinginkan, lampu indikator akan berwarna merah. Pada situasi ini, mesin
masih berjalan dengan kecepatan minimal (1 ml/jam), untuk menjaga kepatenan IV kateter
di dalam vena.
12. Untuk mengakhiri pemakaian infus pump, tekan tombol STOP, buka pintu pump, lepaskan
set infus dari mesin, dan matikan mesin dengan menekan tombol POWER.
Sumber : User Manual TE=112

BUBLE CPAP
Cara pemasangan CPAP adalah sebagai berikut :
1. Tempelkan selang oksigen dan udara ke pencampur dan flow meter, lalu hubungkan ke
alat pengatur kelembapan. Pasang floe meter antara 5-10 liter
2. Tempelkan satu selang ringan , lemas dan berkerut ke alat pengatur kelembapan.
3. Hubungkan probe kelembapan, dan suhu ke selang kerut yang masuk ke bayi.
4. Pastikan probe suhu tetap diluar inkubator atau tidak di dekat sumber panas dari
penghangat.
5. Siapkan satu botol air steril di dekat alat pengatur kelembapan
6. Jaga kebersihan ujung selang
Untuk menghubungkan sistem ini ke bayi, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Posisikan bayi dan naikkan kepala tempat tidur 30 0
2. Hisap lendir dari mulut, hidung, dan faring. Pastikan bayi tidak mengalami atresia
choana
3. Letakkan gulungan kain dibawah bahu bayi, sehingga leher bayi dalam posisi ekstensi
untuk menjaga jalan nafas tetap terbuka.
4. Lembabkan prong dengan air steril atau Nacl 0,9% sebelum memasukkannya kedalam
hidung bayi. Masukkan dengan posisi lengkungan kebawah. Sesuaikan sudut prong dan
kemudian sesuaikan selang kerut dengan posisi yang sesuai.
5. Masukkan pipa Orogastrik (OGT) dan lakukan aspirasi isi perut, kita boleh membiarkan
pipa lambung tetap ditempatnya untuk mencegah distensi lambung
6. Pergunakan topi untuk menjaga kehangatan bayi
7. Setelah bayi nyaman dan stabil dengan CPAP, barulah kita melakukan fiksasi agar nasal
prong tidak bergeser dari tempatnya.
VENTILATOR
Tahap Pelaksanaan :
I. Pre check dan Pre setting
1. Cek apakah ventilator sudah dibersihkan dan sirkuit sudah disterilkan.
2. Set Mode ventilator sebagai berikut :
Mode : VOL. CONTROL
Lower Alarm EXPIRED MINUTE VOL. 0 upper alarm 40
Lower Alarm O2 : 20, upper alarm : 100
TRIG. SENSITIVITY : -20
UPPER PRESS LIMIT : 80
PEEP : 0
INSP. PRESS. LEVEL : 0
Range Scale pada posisi ADULTS
3. Yakinkan EXPIRED MINUTE VOLUME dan AIRWAY PRESSURE meter pada
posisi 0
II. Pemasangan
1. Pasang set tubing ventilator, humidifier, test lung.
2. Sambungkan ventilator ke sumber listrik
3. Set tombol utama di belakang ventilator dengan cara menarik dulu baru menekan ke
atas.
4. Yakinkan indicator lampu hijau menyala.
5. Yakinkan EXPIRED MINUTE VOLUME dan AIRWAY PRESSURE pada posisi
0
6. Yakinkan GAS SUPPLY ALARM aktif ( lampu merah menyala )
7. Yakinkan SET. MIN. VOL. ALARM & SET O2 ALARM lampu menyala
8. Hubungkan selang O2 ke konektor O2 sentral
9. Hubungkan selang pressure air ke konektor sentral.
a. Set WORKING PRESSURE normal : 60 cm H2O
b. Set PRESET INSP. MIN. VOL. Pada 7,5 L/menit, constant flow,
BREATHS/MIN 10, INSP.TIME 25 % dan PAUSE TIME 30%.
c. Tutup Y-piece/servo humidifier
d. Yakinkan AIR PRESSURE meter menunjukkan nilai yang sama selama
inspirasi dan saat berhenti dengan WORKING PRESSURE, yaitu 60 cm H2O
10. Cek UPPER PRESS. LIMIT alarm dengan cara :
a. Set mode VOL. CONTROL
b. Tutup Y-piece/servo humidifier
c. Putar tombol UPPER PRESS LIMIT ke 55 cmH2O, yakinkan inspirasi berhenti
dan alarm menyala.
d. Kembalikan lagi tombol ke 80 cmH2O
11. Cek MINUTE VOLUME
a. Set frekuensi nafas ( BREATHS/MIN )pada 20 x/menit
b. Pasang test lung
c. Set tombol parameter pada posisi EXP. MIN. VOL. L/Min
d. Lihat pada display, EXPIRED MINUTE VOLUME meter akan terbaca 7,5
0,5 l/menit setelah beberapa menit.
12. Cek MINUTE VOLUME alarm
a. Pada Lower alarm limit : Putar tombol LOWER ALARM LIMIT pada 7,5 l/menit,
yakinkan alarm akan menyala pada kisaran 7,5 0,5 l/menit
b. Pada Upper Alarm Limit : Putar tombol UPPER ALARM LIMIT pada 7,5 l/menit,
yakinkan alarm akan menyala pada kisaran 7,5 0,5 l/menit
13. O2 alarm
a. Set tombol parameter pada O2 CONC. %
b. Set mixer O2 pada 40% sehingga terbaca pada display
c. Putar tombol LOWER ALARM LIMIT searah jarum jam , yakinkan alarm menyala
pada kisaran 36 44 %, lalu putar kembali ke 18%
d. Putar tombol UPPER ALARM LIMIT berlawanan arah jarum jam, yakinkan alarm
akan menyala pada kisaran 36-40%, lalu putar kembali ke 100%.
14. APNEU ALARM
a. Set mode CPAP
b. Alarm akan menyala setelah 15 detik setelah mode diubah
15. Digital Display
a. Set tombol parameter pada BREATHS/MIN
b. Nilai akan terbaca pada display sesuai dengan nilai yang di set pada tombol
BREATHS/MIN
16. Cek PRESSURE LEVEL
a. Set mode pada PRESS. CONTR.
b. Set BREATHS/Min pada nilai paling rendah
c. Set PEEP pada + 10 cmH2O
d. Set INSP. PRESS. LEVEL pada + 10 cmH2O
e. Yakinkan nilai yang terbaca pada AIRWAY PRESSURE meter pada kisaran +20 2
cmH2O.
f. Kembalikan posisi PEEP dan INSP.PRESS. LEVEL pada 0
g. Kembalikan set mode ke VOL. CONTR,
17. Set mode sesuai kebutuhan dan kondisi pasien ( sesuai indikasi )
18. Sambungkan ke pasien melalui ETT
III. Mode Ventilator
A. VOLUME CONTROL atau VOL. CONTR. + SIGH
1. Set WORKING PRESSURE pada 60
2. Set mode VOL. CONTR. Atau VOL. CONTR. + SIGH
3. Set MINUTE VOLUME : 5-10 cc/kg BB x RR
4. Set kurva aliran flow inspirasi
5. Set frekuensi nafas BREATHS/MIN : 12 20x/menit
6. Set INSP. TIME % :25 %
7. Set PAUSE TIME % : 10 %
8. Set Mixer O2 : 35 100 %
9. Set O2 LOWER ALARM LIMIT : 10 % O2 conc. dan UPPER ALARM LIMIT
O2 CONC.% : + 10 % dari O2 Conc.
10. Set parameter selector
11. Set PEEP 5 15 cmH2O
12. Set UPPER PRESS.LIMIT untuk AIRWAY PRESSURE
13. Set TRIG. SENSITIVITY 2 s/d 20
14. Set skala INFANTS/ADULTS
15. Sambungkan ke pasien dan cek
a. pergerakan dada pasien sesuai dengan respirasi rate yang diset
b. tidal volume pada display
c. AIRWAY PRESSURE meter
16. Set LOWER ALARM LIMIT : 10 % MINUTE VOL dan UPPER ALARM LIMIT
: + 10 % MINUTE Vol. untuk EXPIRED MINUTE VOLUME
B. PRESS. CONTR.
1. Set WORKING PRESSURE : 60
2. Set mode PRESS. CONTR.
3. Set BREATHS/MIn
4. Set INSP. TIME %
5. Set PAUSE TIME %
6. Set Mixer O2
7. Set O2 LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT O2 CONC.
8. Set parameter selector
9. Set INSP. PRESS LEVEL
10. Set PEEP
11. set UPPER PRESS.LIMIT untuk AIRWAY PRESSURE
12. Set TRIG. SENSITIVITY
13. Set skala INFANTS/ADULTS
14. Sambungkan ke pasien dan sesuaikan INSP. PRESS LEVEL sehingga tidal volume
pasien terpenuhi
15. Set LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT untuk EXPIRED
MINUTE VOLUME
C. PRESS. SUPPORT
1. Set WORKING PRESSURE
2. Set mode PRESS. SUPPORT
3. Set BREATHS/MIN
4. Set Mixer O2
5. Set O2 LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT O2 CONC
6. Set parameter selector
7. Set INSP. PRESS LEVEL
8. Set PEEP
9. set UPPER PRESS.LIMIT untuk AIRWAY PRESSURE
10. Set TRIG. SENSITIVITY
11. Set skala INFANTS/ADULTS
12. Sambungkan ke pasien dan cek pasien dapat men-trigger ventilator, sesuaikan
INSP. PRESS LEVEL sehingga tidal volume terpenuhi
13. Set LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT untuk EXPIRED
MINUTE VOLUME
D. SIMV
1. Set WORKING PRESSURE pada 60
2. Set mode SIMV
3. Set frekuensi nafas, LOW RATE/HIGH RATE
4. Set SIMV BREATHS/MIN
5. Set PRESET INSP. MIN. VOL. L/m
6. Set Respirasi rate BREATHS/MIN
7. Set INSP. TIME %
8. Set PAUSE TIME %
9. Set mixer O2
10. Set LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT O2 CONC.%
11. Set parameter
12. Set PEEP
13. Set UPPER PRESS. LIMIT untuk AIRWAY PRESSURE
14. Set TRIG. SENSITIVITY
15. Set skala INFANTS/ADULTS
16. Sambungkan ke pasien
17. Set LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT untuk EXPIRED
MINUTE VOLUME.
E. SIMV + PRESS. SUPPORT
1. Set WORKING PRESSURE pada 60
2. Set mode SIMV + PRESS SUPPORT
3. Set frekuensi nafas, LOW RATE/HIGH RATE
4. Set SIMV BREATHS/MIN
5. Set PRESET INSP. MIN. VOL. L/m
6. Set Respirasi rate BREATHS/MIN
7. Set INSP. TIME %
8. Set PAUSE TIME %
9. Set mixer O2
10. Set LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT O2 CONC.%
11. Set parameter
12. Set INSP. PRESS. LEVEL
13. Set PEEP
14. Set UPPER PRESS. LIMIT untuk AIRWAY PRESSURE
15. Set TRIG. SENSITIVITY
16. Set skala INFANTS/ADULTS
17. Sambungkan ke pasien
18. Set LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT untuk EXPIRED
MINUTE VOLUME
F. SPONTANEUS VENTILATION ( CPAP )
1. Set WORKING PRESSURE
2. Set mode CPAP
3. Set Mixer O2
4. Set LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT O2 CONC.%
5. Set parameter
6. Set PEEP
7. Set UPPER PRESS. LIMIT untuk AIRWAY PRESSURE
8. Set TRIG. SENSITIVITY
9. Set skala INFANTS/ADULTS
10. Sambungkan ke pasien
11. Set LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT untuk EXPIRED
MINUTE VOLUME
G. MANUAL VENTILATION ( MAN )
1. Set WORKING PRESSURE
2. Set mode MAN
3. Set Mixer O2
4. Set LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT O2 CONC.%
5. Set parameter
6. Set Katup Manual Ventilation pada MAN
7. Set PRESET INSP. MIN. VOL. L/m
8. Set PEEP
9. Set skala INFANTS/ADULTS
10. Sambungkan ke pasien
11. Set LOWER ALARM LIMIT dan UPPER ALARM LIMIT untuk EXPIRED
MINUTE VOLUM

MONITOR
1. Lepaskan penutup debu
2. Siapkan aksesoris dan pasang sesuai kebutuhan
3. Hubungkan alat ke terminal pembumian
4. Hubungkan alat ke catu daya
5. Hidupkan alat dengan menekan/mamutas tombol ON/OFF
6. Set rentang nilai (range) untuk temperatur, pulse dan alarm
7. Perhatikan protap pelayanan
8. Beritahukan kepada pasien mengenai tindakan yang akan dilakukan
9. Hubungkan patient cable, stap dan chest electrode ke pasien dan pastikan sudah
terhubung dengan baik
10. Lakukan monitoring
11. Lakukan pemantauan display terhadap heart rate, ECG wave form, pulse, temperatur,
saturasi oksigen (SpO2), NiBP, tekanan hemodinamik
12. Setelah pengoperasian selesai matikan alat dengan menekan tombol ON/OFF
13. Lepaskan hubungan alat dari catu daya
14. Lepaskan hubungan alat dari terminal pembumian
15. Lepaskan patient cable, strap, chest electrode dan bersihkan
16. Pastikan bahwa Bedside Monitor dalam kondisi baik dan siap difungsikan lagi
17. Pasang penutup debu
18. Simpan alat dan aksesoris ke tempat semula