You are on page 1of 9

e

No. Jenis Pengertian Nilai normal Peningkatan Penurunan Masalah


Pemeriksaan
1. ACA IgA Antibodi Cardiolipin 2,16 ng/ml
(ACA) merupakan
autoantibodi yang
dihasilkan oleh
sistem kekebalan
tubuh yang keliru
menyerang
cardiolipin, yakni zat
yang ditemukan
pada lapisan terluar
dari sel (membran
sel) dan trombosit.
Autoantibodi ini
dapat mempengaruhi
kemampuan tubuh
dalam mengatur
pembekuan darah.

2. ACA IgG Antibodi Cardiolipin


(ACA) merupakan
autoantibodi yang
dihasilkan oleh
sistem kekebalan
tubuh yang keliru
menyerang
cardiolipin, yakni zat
yang ditemukan
pada lapisan terluar
dari sel (membran
sel) dan trombosit.
Autoantibodi ini
dapat mempengaruhi
kemampuan tubuh
dalam mengatur
pembekuan darah.
3. ACA IgM Antibodi Cardiolipin
(ACA) merupakan
autoantibodi yang
dihasilkan oleh
sistem kekebalan
tubuh yang keliru
menyerang
cardiolipin, yakni zat
yang ditemukan
pada lapisan terluar
dari sel (membran
sel) dan trombosit.
Autoantibodi ini
dapat mempengaruhi
kemampuan tubuh
dalam mengatur
pembekuan darah.
4. Agregasi tes yang digunakan
Trombosit untuk mengetahui
kelainan fungsi
trombosit
5. Analisa Hb pemeriksaan yang Wanita 12-16 gr/dLPeningkatan Hb terjadi pada Penurunan Hb
(HPLC) mengidentifikasi Pria 14-18 gr/dLpasien dehidrasi, penyakit paru terjadi pada
bentuk abnormal Anak 10-16 gr/dLobstruktif menahun (COPD), penderita: anemia
atau kelainan pada Bayi baru lahir 12-24gr/dL gagal jantung kongestif, dan penyakit ginjal,
produksi luka bakar. Obat yang dapat dan pemberian
hemoglobin untuk meningkatkan Hb yaitu cairan intra-vena
menyaring dan/atau metildopa (salah satu jenis obat (misalnya infus)
mendiagnosis darah tinggi) dan gentamicin yang berlebihan.
kelainan (Obat untuk infeksi pada kulit) Selain itu dapat
hemoglobin. pula disebabkan
oleh obat-obatan
tertentu seperti
antibiotika, aspirin,
antineoplastik
(obat kanker),
indometasin (obat
antiradang).
6. Anti-Beta2- autoantibodi yang
G berkaitan dengan
lycoprotein gangguan pada
IgG sistem pembekuan
darah, dan dianggap
sebagai salah satu
autoantibodi primer
yang disebut
antibodi
antifosfolipid yang
keliru menargetkan
protein lipid
(fosfolopid) yang
ditemukan di lapisan
terluar dari sel-sel
(membran sel) dan
trombosit.
7. Anti-Beta- Antibodi -2
Glycoprotei Glikoprotein 1
n IgM adalah autoantibodi
yang berkaitan
dengan gangguan
pada sistem
pembekuan darah,
dan dianggap
sebagai salah satu
autoantibodi primer
yang disebut
antibodi
antifosfolipid yang
keliru menargetkan
protein lipid
(fosfolopid) yang
ditemukan di lapisan
terluar dari sel-sel
(membran sel) dan
trombosit.
8. APTT
9. Asam Folat merupakan bagian
dari vitamin B
kompleks yang
diperlukan untuk
pembentukan sel
darah merah normal,
perbaikan jaringan
dan sel-sel, serta
sintesis DNA (materi
genetik dalam sel).
10. Badan Iklusi Pemeriksaan untuk
HbH mendeteksi HbH
disease (kehilangan
3 gen globin ) dan
thalasemia -1 trait
(kehilangan 2 globin
)
11. Besi merupakan
pemeriksaan untuk
mengetahui
konsentrasi besi
yang bersikulasi di
dalam darah dan
terikat pada
transferin. Ion besi
di dalam tubuh
berperan penting
dalam pembentukan
sel darah merah
yang berfungsi untuk
mengangkut oksigen
dan zat-zat makanan
ke seluruh tubuh,
serta membantu
proses metabolisme
tubuh dalam
menghasilkan
energi.
12. CD4
13. DCIP
14. D-Dimer
15. Eosinofil
Absolut
16. Ferritin Ferritin merupakan
pemeriksaan untuk
mengetahui
konsentrasi ferritin
atau cadangan besi
di dalam tubuh.
Sekitar 30% besi
yang berada di
dalam tubuh,
tersimpan sebagai
feritin di limpa,
sumsum tulang dan
hati .
17. Fibrinogen
18. G6PD Merupakan enzim
yang berperan dalam
proses pembentukan
dan perombakan sel
darah merah.
Kelainan enzim
G6PD menyebabkan
proses pembentukan
dan perombakan del
drah merah menjadi
tidak normal dan sel
darah menjadi
mudah pecah
(hemolitik).
19.
G6PD
Neonatus

20. Gambaran
Darah Tepi
21. Darah manusia dapat
Golongan digolongkan menjadi
darah A, B, ABO serta Rh(+)
dan (-), berdasarkan
O, dan Rh
ada tidaknya antigen
A & B serta Rh pada
permukaan sel darah
merah.Fungsi utama
pemeriksaan kedua
golongan darah
tersebut adalah
untuk mencegah
terjadinya
inkompabilitas
golongan darah pada
saat transfusi yang
dapat berakibat fatal.
22. Hematologi Hematologi lengkap
Lengkap meliputi
pemeriksaan
hematologi rutin
(Complete Blood
Count/CBC), laju
endap darah (LED),
dan hitung jenis
leukosit.
23. Hematologi merupakan penilaian
Rutin (CBC) dasar terhadap
komponen sel darah,
yaitu dengan
menentukan jumlah,
variasi, prosentase,
konsentrasi, dan
kualitas dari seluruh
komponen sel darah.
24. LED (Laju
Endapan
Darah)
25. Rasio IT
(Immature
to Total
Neutrophil)

26. Retikulosit jumlah sel darah


merah muda
(retikulosit) dalam
volume darah
tertentu. Pada
keadaan normal,
jumlah retikulosit
mencapai sekitar 1%
dari jumlah total sel
darah merah.
27. Retraksi
Bekuan