You are on page 1of 2

Sifat larutan asam, larutan basa, dan

larutan garam
Dalam kehidupan sehari – hari sebetulnya kita biasa berurusan dengan
asam dan basa, seperti aspirin dan obat maag cair, walaupun banyak orang
yang tidak mengetahui nama kimianya asam asetilsalisilat (aspirin) dan
magnesium hidroksida (obat maag cair). Di samping itu, sebagai bahan
dasar dari produk rumah tangga dan obat obatan. Kimia asam-basa berperan
penting dalam proses industri dan sangat diperlukan dalam mempertahankan
sistem biologis. Sebelum membahas reaksi asam-basa, kita perlu
mengetahui lebih banyak mengenai mengenai asam dan basa itu sendiri.
Standar Kompetensi:
2. Memahami klasifikasi zat
Kompetensi Dasar:
2.1 Mengelompokkan sifat larutan asam, larutan basa, dan larutan garam
melalui alat dan indikator yang tepat
2.2 Melakukan percobaan sederhana dengan bahan-bahan yang diperoleh
dalam kehidupan sehari-hari

A. Sifat Umum Asam dan Basa


Asam didefinisikan sebagai zat yang mengion dalam dan menghasilkan ion
H+ . Basa sebagai zat yang mengion dalam air menghasilkan ion OH-.
Definisi ini dirumuskan pada akhir abad kesembilan belas oleh kimiawan
Swedia Svante Arrhenius untuk mengelompokkan zat – zat yang sifat –
sifatnya di dalam larutan telah diketahui dengan baik.
Asam
• Asam memiliki rasa masam; misalnya cuka yang mempunyai rasa dari asam
asetat, dan lemon serta buah – buahan sitrun lainnya yang mengandung
asam sitrat.
• Aam menyebabakan perubahan zat warna pada zat warna tumbuhan ,
misalnya mengubah warna lakmus dari biru menjadi merah.
• Asam bereaksi dengan logam tertentu seperti seng, magnesium, dan besi
menghasilkan hidrogen.
• Larutan asam dalam air menghantarkan arus listrik.
Berdasarkan asalnya, asam dikelompokkan dalam 2 golongan, yaitu asam
organik dan asam anorganik. Asam organik umumnya bersifat asam lemah,
korosif, dan banyak terdapat di alam. Asam anorganik umumnya bersifat
asam kuat dan korosif. Karena sifat-sifatnya itulah, maka asam-asam
anorganik banyak digunakan di berbagai kebutuhan manusia.
gambar
Basa
• Basa memiliki rasa pahit.
• Basa terasa licin; misalnya, sabun yang mengandung basa memiliki sifat
ini.
• Basa menyebabkan perubahan warna pada zat warna tumbuhan: misalnya
mengubah warana lakmus dari merah menjadi biru.
• Larutan basa dalam air menghantarkan arus listrik.

B. Garam
Dalam kehidupan kita sehari – hari kita tentu mengetahui dan sering
mengkonsumsi garam. Garam biasanya kita gunakan sebagai bumbu masakan
atau untuk hal lainnya. Garam dapur tersebut merupakan salah satu contoh
dari garam menurut ilmu kimia kehidupan.

Sifat garam secara umum:


1. Dapat menghantarkan listrik jika berada dalam bentuk cairan atau
lelehan.
2. Sifat larutannya dari garam dapat berupa asam, basa, atau netral
tergantung jenis asam (kuat atau lemah) dan basa (kuat atau lemah) yang
membentuknya. Berikut beberapa pembentukan garam :
a. asam kuat dan basa kuat akan terbentuk garam yang bersifat netral
b. asam kuat dan basa lemah akan terbentuk garam yang bersifat asam
c. asam lemah dan basa kuat akan terbentuk garam yang bersifat basa

C. Indikator
Indikator asam basa adalah suatu penanda yang digunakan untuk membedakan
atau mengetahui sifat asam, basa,atau netral. Indikator tersebut dapat
berupa alat atau bahan yang dapat menunjukkan sifat asam, basa, atau
netral pada suatu bahan.
Berikut ini macam indikator indikator asam basa :
1. Indikator alami
Indikator alami dapat dibuat dari bagian tumbuhan berwarna, misalnya
bagian bunga, daun, buah, biji, atau akarnya. Contoh, kunyit, bunga
sepatu merah, kulit manggis, dan lainnya.
Sebagai contoh bunga sepatu merah digerus dalam lumpang, kemudian
ditambah sedikit air. Selanjutnya ambil ekstrah bunga sepatu dengan cara
menyaringnya. Cara pengujiannya dengan meneteskan ekstrak bunga sepatu
ini ke dalam senyawa yang bersifat asam, basa, atau netral. Misalnya
larutan cuka (asam), air kapur (basa), atau air suling (netral).
Hasil perubahan warna yang terjadi :
Indikator asam-basa dari bunga sepatu, ketika didalam larutan asam akan
memberikan warna merah, di dalam larutan basa akan memberikan warna
hijau dan pada larutan netral tidak berwarna.

2. Indikator buatan
• Kertas lakmus
• Kertas indikator universal
• Larutan
• pH meter/pH digital