You are on page 1of 2

Menurut data Riset Kesehatan Dasar tahun 2007, prevalensi nasional berperilaku benar

dalam cuci tangan adalah 23,2%. RS Bhayangkara telah membuat prosedur tetap cuci tangan
yang benar, menyediakan sarana cuci tangan berupa wastafel yang dilengkapi sabun antimikroba
maupun dengan teknik handrub dan pengetahuan tentang prosedur cuci tangan yang benar
semakin diperbaiki dan ditingkatkan melalui studi dan kerjasama dengan berbagai pihak. RS
Bhayangkara melaporkan kepatuhan tenaga kesehatan yang melakukan hand hygiene sebelum
dan setelah ke pasien…….. angka kepatuhan petugas kesehatan meningkat setelah dilakukan
penambahan jumlah sarana cuci tangan dan edukasi pada petugas kesehatan bervariasi antara
……… (Rata-rata …. %).
Dari data tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan berdasarkan Rumus kepatuhan atau
Compliance dari WHO adalah sebagai berikut:

Complience =Action x 100

Oppurtunity

Hasil > 85% : Angka kepatuhan cuci tangan baik


Hasil 75 – 84 % : Angka kepatuhan cuci tangan sedang
Hasil < 75% : Angka kepatuhan cuci tangan minimal

Angka kepatuhan petugas kesehatan dirumah sakit Bhayangkara Banjarmasin …. Yang berarti
Angka kepatuhan cuci tangan …..
Dari pelaksanaan audit hand hygiene yang dilaksanakan mulai bulan januari 2017- Mei
2017di Instalasi ……dan…..RS. Bhayangkara diperoleh hasil sebagai berikut;

Hasil Audit Hand Hygiene Pada Perawat

Berdasarkan hasil observasi perawat yang melayani pasien di intalasi


…..dan….bahwa hasil dari 10 periode observasi yang dilakukan
diperoleh yaitu kesempatan (opportunities) yang melakukan hand hygiene
adalah sebesar 84, sedangkan untuk aksi (Action) Hand Hygiene nya diperoleh
hasil 57…
maka nilai tadi dimasukkan dalam rumus nilai kepatuhan (WHO, 2009)
Complience =Action x 100

Oppurtunity

= 57/84 x100

=67,8 %

Jadi diperoleh hasil nilai kepatuhan perawat di instalasi …..dan…..adalah sebesar

67,8 % . Hasil ini angka kepatuhan hand hygiene minimal yang bertugas di
Instalasi)…… yang sudah melakukan cuci tangan
pada saat 5 moments.