You are on page 1of 39

Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

A. MANAJEMEN
Dalam pengoperasian pabrik, bagian penting yang perlu ditinjau selain masalah poses
yang terjadi di pabrik adalah permasalahan manajemen pada perusahaan tersebut. Tujuan
utama manajemen adalah untuk membagi suatu kegiatan yang besar menjadi kegiatan-
kegiatan yang lebih kecil serta mempermudah pimpinan dalam melaksanakan tugas
pengawasan. Kelancaran dan kontinuitas suatu perusahaan merupakan hal penting dan
menjadi tujuan utama setiap perusahaan. Hal ini ditunjang dengan adanya struktur organisasi
yang baik. Struktur organisasi memberikan wewenang kepada setiap bagian perusahaan
untuk melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya, juga mengatur sistem dan hubungan
struktural antar fungsi atau orang-orang dalam hubungan satu dengan lainnya pada
pelaksanaan fungsi mereka.
Pabrik amonia ini dalam perencanaannya akan didirikan dalam bentuk Perseroan
Terbatas. Perusahaan ini akan dipimpin oleh seorang direktur utama dengan beberapa jajaran
direksi yaitu Direktur Produksi, Direktur Keuangan dan Pemasaran, serta Direktur Sumber
Daya Manusia dan Kebijakan Umum. Masing-masing dibantu oleh Kepala Bagian yang
membawahi Kepala Seksi. Tugas Kepala Seksi secara langsung dibantu oleh operator dan
karyawan.
Jenjang kepemimpinan dalam perusahaan ini adalah direktur utama, direktur, kepala
bagian, kepala seksi, kepala shift, karyawan dan operator. Dalam struktur organisasi
perusahaan, setiap bawahan hanya mempunyai satu garis tanggung jawab kepada atasannya,
dan setiap atasan hanya memiliki satu garis komando kepada bawahannya. Tanggung jawab,
tugas, serta wewenang tertinggi terletak pada puncak pimpinan yang terdiri dari Presiden
Direktur dan Direktur yang disebut Dewan Direksi. Sedangkan kekuasaan tertinggi berada
pada Rapat Anggota Tahunan.

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 1
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 2
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

I. Kualifikasi Karyawan dan Perincian Jumlah Pegawai


Perincian jumlah dan tingkat pendidikan karyawan adalah sebagai berikut :

Direktur Utama
Tugas : Memimpin kegiatan perusahaan/pabrik secara keseluruhan,
menerapkan sistem kerja dan arah kebijaksanaan perusahaan serta
bertanggung jawab penuh terhadap jalannya pabrik

Pendidikan : Magister Teknik Kimia (minimal S-2 dan berpengalaman 5 tahun di


bidangnya)

Jumlah :1 orang

Direktur utama dibantu oleh tiga Direktur, yaitu :


1. Direktur Produksi
Tugas : Memimpin pelaksanaan kegiatan pabrik yang berhubungan
dengan bidang produksi dan operasi, teknik, pengembangan,
pemeliharaan peralatan, pengadaan dan laboratorium
Pendidikan : Sarjana Teknik Kimia (minimal S-1 dan berpengalaman 4
tahun di bidangnya)
Jumlah : 1 orang

Direktur Produksi dibantu oleh 4 Kepala Bagian, yaitu :


a. Kepala Bagian Proses dan Utilitas
Tugas : Mengkoordinasikan kegiatan pabrik dalam bidang proses dan
utilitas
Pendidikan : Sarjana Teknik Kimia
Jumlah : 1 orang

Kepala Bagian Proses dan Utilitas membawahi 2 Kepala Seksi, yaitu:


i) Kepala Seksi Proses

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 3
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Tugas : Mengkoordinasikan kegiatan pabrik dalam bidang proses dan


pembuatan produk
Pendidikan : Sarjana Teknik Kimia
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 32 orang, terdiri dari:
a) 4 orang Kepala Shift (S-1 Teknik Kimia)
b) 28 orang Operator (STM/SMA/SMK)
ii) Kepala Seksi Utilitas
Tugas : Mengkoordinasikan kegiatan pabrik dalam bidang utilitas baik
dalam hal penyediaan air, steam, bahan bakar, dan udara tekan,
baik untuk proes maupun instrumentasi.
Pendidikan : Sarjana Teknik Kimia atau Teknik Mesin
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 56 orang, terdiri dari:
a) 4 orang Kepala Shift (S-1 Teknik Kimia atau Teknik
Mesin)
b) 52 Operator (SMA/SMK/STM/D-3Teknik Kimia)

b. Kepala Bagian Fasilitas


Tugas : Mengatur dan bertanggung jawab terhadap fasilitas yang
secara langsung mendukung proses produksi dan kelangsungan
operasi perusahaan
Pendidikan : Sarjana Teknik Kimia atau Teknik Mesin
Jumlah : 1 orang

Kepala Bagian Fasilitas membawahi 3 Kepala Seksi, yaitu :


i) Kepala Seksi Bengkel dan Pemeliharaan
Tugas :Bertanggung jawab atas kegiatan perawatan dan penggantian
alat-alat serta fasilitas pendukungnya
Pendidikan : Sarjana Teknik Mesin
Jumlah : 1 orang

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 4
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Bawahan : 8 orang, yang terdiri dari :


a) 2 orang Kepala Shift (S-1 Teknik Mesin)
b) 6 orang Teknisi (STM)
ii) Kepala Seksi Listrik dan Instrumentasi
Tugas : Bertanggung jawab atas penyediaan listrik dan pengaturan
instrumentasi
Pendidikan : Sarjana Teknik Elektro
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 6 orang, yang terdiri dari :
a) 2 orang Kepala Shift (S-1 Teknik Elektro)
b) 4 orang Teknisi ( STM)
iii) Kepala Seksi Informasi dan Teknologi
Tugas : Bertugas dan bertanggung jawab atas tersedianya jalur dan
akses informasi, serta optimalisasi dan pengamanan informasi
Pendidikan : Sarjana Teknik Informatika/ Ilmu Komputer
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 5 orang, yang terdiri dari:
a) 1 orang Analisis Sistem dan Jaringan (S-1 Teknik
Informatika)
b) 4 orang Teknisi (STM)

c. Kepala Bagian Pengembangan


Tugas : Mengkoordinasikan kegiatan yang berhubungan dengan
pengembangan perusahaan, dan pengawasan mutu.
Pendidikan : Sarjana Teknik Kimia
Jumlah : 1 orang

Kepala Bagian Pengembangan membawahi 2 Kepala Seksi, yaitu :


i) Kepala Seksi Laboratorium dan Pengendalian Mutu
Tugas :Menyelenggarakan pemantauan hasil (mutu) dan identifikasi
limbah.

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 5
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Pendidikan : Sarjana Teknik Kimia


Jumlah : 1 orang
Bawahan : 8 orang, yang terdiri dari :
a) 2 orang Staff I (S-1 Teknik Kimia)
b) 2 orang Staff II (D-3 Teknik Kimia)
c) 4 orang Analis (STM-Kimia)
ii) Kepala Seksi Penelitian dan Pengembangan
Tugas :Mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan yang berhubungan
dengan peningkatan produksi dan efisiensi proses secara
keseluruhan.
Pendidikan : Sarjana Teknik Kimia
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 4 orang, yang terdiri dari :
a) 2 orang Staff I (S-1 Teknik Kimia/Teknik Mesin)
b) 2 orang Staff II (D-3 Teknik Kimia/Teknik Mesin)

d. Kepala Bagian Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan


Tugas : Bertanggung jawab dan bertugas mengatur dan memantau
kegiatan yang berhubungan dengan keselamatan kerja,
kesehatan dan lingkungan
Pendidikan : Sarjana Teknik Kimia
Jumlah : 1 orang

Kepala Bagian Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan membawahi 2 Kepala


Seksi, yaitu :
i) Kepala Seksi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Tugas : Bertugas dan bertanggung jawab atas urusan keselamatan,
keselamatan dan keamanan kerja
Pendidikan : S-1 Teknik Kimia
Jumlah : 1 orang

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 6
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Bawahan : 9 orang yang terdiri dari:


a) 1 orang Kepala Keselamatan Kerja (S-1 Teknik Kimia)
b) 2 orang Staff I Keselamatan Kerja (S-1 Teknik Kimia)
c) 1 orang Kepala Kesehatan (Sarjana Kesehatan
Masyarakat/Dokter)
d) 5 orang Personil Kesehatan (SPK)
ii) Kepala Seksi Ekologi
Tugas : Bertugas dan bertanggung jawab atas pengawasan dan
pengolahan yang mengakibatkan efek terhadap lingkungan,
terutama dari sisi emisi dan limbah yang dihasilkan oleh pabrik
Pendidikan : S-1 Teknik Kimia
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 4 orang, yang terdiri dari:
a) 2 orang Staff I (Sarjana Teknik Lingkungan / Teknik
Kimia)
b) 2 orang Staff II ( D-3 Teknik Kimia)

2. Direktur Keuangan dan Pemasaran


Tugas : Bertanggung jawab dalam hal keuangan, mulai dari pendataan,
pengaturan, pengawasan dan pengecekan. Selain mengurus
masalah keuangan, direktur ini juga bertanggung jawab atas
bidang pemasaran dan perencanaan keuangan.
Pendidikan : Sarjana Ekonomi (minimal S-1 dan berpengalaman minimal 3
tahun di bidangnya)
Jumlah : 1 orang
Direktur Keuangan dan Pemasaran dibantu oleh 2 Kepala Bagian, yaitu:
a. Kepala Bagian Kekayaan Perusahaan
Tugas : Bertugas dan bertanggung jawab atas administrasi dan
pengawasan lalu lintas kekayaan perusahaan
Pendidikan : Sarjana ekonomi

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 7
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Jumlah : 1 orang
Kepala Bagian Kekayaan Perusahaan membawahi 2 Kepala Seksi, yaitu :
i) Kepala Seksi Pendataan dan Audit
Tugas : Bertanggung jawab dalam bidang mendata semua kekayaan
perusahaan serta pemeriksaan kekayaan perusahaan
Pendidikan : Sarjana Ekonomi
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 6 orang, yang terdiri dari :
a) 2 orang Penanggungjawab (Sarjana Ekonomi)
b) 2 orang Asisten (Sarjana Ekonomi)
c) 2 orang Staff III (SMA/SMK)
ii) Kepala Seksi Perencanaan dan Pengendalian Keuangan
Tugas : Bertugas dan bertanggung jawab atas perencanaan dan
pengendalian anggaran perusahaan
Pendidikan : Sarjana Ekonomi
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 4 orang, yang terdiri dari :
a) 2 orang Penanggung jawab (Sarjana Ekonomi)
b) 2 orang Staff (Sarjana Ekonomi)
b. Kepala Bagian Pemasaran
Tugas :Mengkoordinasikan kegiatan pemasaran produk dan
pengadaan bahan baku pabrik
Pendidikan : Sarjana Ekonomi
Jumlah : 1 orang
Kepala Bagian Pemasaran membawahi 2 Kepala Seksi, yaitu :
i) Kepala Seksi Pengadaan Bahan Baku dan Pendukung
Tugas : Bertugas dan bertanggung jawab dalam hal pengadaan bahan
baku dan bahan pendukung
Pendidikan : Sarjana Ekonomi
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 4 orang, yang terdiri dari:

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 8
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

a) 1 orang Staff I (S-1 Ekonomi)


b) 1 orang Staff II (D-3 Ekonomi)
c) 2 orang Staff III (SMA/SMK)
ii) Kepala Seksi Pemasaran Produk
Tugas : Bertugas dan bertanggung jawab dalam hal pemasaran produk
Pendidikan : Sarjana Ekonomi
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 4 orang, yang terdiri dari:
a) 1 orang Staff I (S-1 Ekonomi)
b) 1 orang Staff II (D-3 Ekonomi)
c) 2 orang Staff III (SMA/SMK)

3. Direktur Sumber Daya Manusia dan Kebijakan Umum


Tugas : Mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan
pengelolaan sumber daya manusia serta bertanggung jawab atas
kegiatan yang berhubungan dengan hukum dan hubungan ke
arah luar perusahaan.
Pendidikan : Sarjana Hukum (minimal berpengalaman 4 tahun di
bidangnya)
Jumlah : 1 orang
Direktur Sumber Daya Manusia dan Kebijakan Umum dibantu oleh 2 Kepala
Bagian, yaitu:
a. Kepala Bagian Hukum dan Hubungan Luar Perusahaan
Tugas : Bertugas dan bertanggung jawab atas hukum, peraturan dan
keamanan serta hubungan ke arah luar perusahaan
Pendidikan : Sarjana Hukum
Jumlah : 1 orang

Kepala Bagian Hukum dan Hubungan Luar Perusahaan membawahi 2 Kepala


Seksi, yaitu :
i) Kepala Seksi Hukum dan Keamanan

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 9
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Tugas : Bertugas dan bertanggung jawab atas hukum perusahaan,


peraturan, dan keamanan mengenai tuntutan hukum kepada dan
dari perusahaan
Pendidikan : Sarjana Hukum
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 5 orang, yang terdiri dari :
a) 1 orang Staff I (Sarjana Hukum)
b) 2 orang Konsultan (Sarjana Hukum)
c) 2 orang Staff III (SMA/SMK)
Untuk menjaga keamanan perusahaan diperkerjakan security dengan
susunan sebagai berikut :
Tugas : Mengawasi dan menjaga keamanan perusahaan
Pendidikan : SMA
Jumlah : 3 orang kepala security
15 orang security
ii) Kepala Seksi Hubungan Perserikatan
Tugas : Bertugas dan bertanggung jawab menjaga dan membina
hubungan baik dengan supplier, konsumen, rekanan, dan
pemerintah
Pendidikan : Sarjana Ilmu Komunikasi
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 3 orang, yang terdiri dari:
a) 1 orang Manajer Tim ( Sarjana Ilmu Komunikasi)
b) 1 orang asisten ( Sarjana Ilmu Komunikasi)
c) 1 orang Staff ( SMA/SMK)

b. Kepala Bagian Sumber Daya Manusia


Tugas : Bertanggung jawab pengadaan dan pengecekan
kuantitas serta kualitas sumber daya manusia serta
administrasi di Perusahaan

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 10
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Pendidikan : Sarjana Psikologi


Jumlah : 1 orang

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia membawahi 2 Kepala Seksi, yaitu :


i) Kepala Seksi Perekrutan dan Pengembangan
Tugas : Bertanggung jawab melaksanakan perekrutan dan
pengembangan pada sumber daya manusia.
Pendidikan : Sarjana Psikologi
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 3 orang, yang terdiri dari:
a) 1 orang Manajer (Sarjana Psikologi)
b) 2 orang Asisten ( Sarjana Psikologi)
ii) Kepala Seksi Tata Usaha dan Personalia
Tugas : Bertanggung jawab dan bertugas mengatur dan melakukan
semua kegiatan yang berhubungan dengan rumah tangga
perusahaan
Pendidikan : Sarjana Hukum/Ekonomi
Jumlah : 1 orang
Bawahan : 5 orang, yang terdiri dari :
a) 2 orang Staff II (D-3 Manajemen Perusahaan)
b) 3 orang Staff III ( SMK Administrasi)

Untuk mendukung kebersihan dan kenyamanan lingkungan pabrik, tenaga


kerja tingkat SD/SMP dipekerjakan sebanyak 10 orang, jadi jika dilakukan perekapan,
jumlah tenaga kerja berdasarkan tingkatan pendidikan adalah sebagai berikut :

1. Magister (S-2) : 1 orang


2. Sarjana (S-1) : 69 orang
3. Ahli Madya (D-3) : 10 orang
4. SMA/SMK/STM : 125 orang
5. SD/SMP : 10 orang
Jumlah : 215 orang

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 11
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Karyawan mempunyai hak cuti tahunan selama 14 hari setiap tahunnya. Bila
kesempatan cuti tersebut tidak dipergunakan, maka hak tersebut akan gugur untuk
tahun tersebut. Untuk masalah Hari Libur Nasional, Bagi karyawan harian (non shift),
pada hari libur nasional tidak masuk kerja. Sedangkan bagi karyawan shift, pada hari
libur nasional tetap masuk kerja dengan catatan hari tersebut diperhitungkan sebagai
kerja lembur (overtime). Kerja lembur dapat dilakukan apabila ada keperluan
mendesak atas persetujuan Kepala Bagian.

II. Perhitungan Kebutuhan Jumlah Operator (labor)


Jumlah operator ditentukan berdasarkan estimasi kebutuhan operator untuk tiap alat
(Ulrich, 1984) sebagai berikut :
Daftar I. Perhitungan Jumlah Operator

Jumlah
Alat Unit Operator/unit/shift Operator/shift
Reaktor 1 0,5 0,5
Kompresor 9 0,2 1,8
Heat Exchanger 20 0,1 2
PROSES Tangki 3 0,1 0,3
Separator 2 0,2 0,4
Adsorber 2 0,5 2
Pompa 1 0,1 0,1
Screener 2 0,1 0,2
Cation exchanger 1 0,5 0,5
Anion exchanger 1 0,5 0,5
Deaerator 1 2 2
Boiler 1 1 1
Cooling Tower 1 1 1
UTILITAS
Pompa 16 0,1 1,6
Tangki 13 0,1 1,3
Reverse Osmosis 2 1 2
Separator 1 0,2 0,2
Wastewater treatment plant 1 2 2
Air instrument plants 1 1 1
TOTAL 19,4

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 12
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Dari perhitungan diatas, diperoleh kebutuhan operator 20 orang/shift, dengan jumlah


shift yang dibutuhkan yaitu 4 shift. Sehingga jumlah operator yang dibutuhkan adalah 80
orang.

III. Penggolongan Gaji Karyawan


Gaji Direksi dan Karyawan dibayarkan setiap bulan pada tanggal 25. Apabila
hari tersebut merupakan hari libur, maka pembayaran gaji dilakukan sehari
sesudahnya. Berikut ini adalah sistem penggajian karyawan :

Daftar II. Rincian Penggajian Managerial


No. Jabatan Jumlah Gaji/orang, Rp/bulan Gaji Total, Rp/bulan
1. Direktur Utama 1 50.000.000,00 50.000.000,00
2. Direktur 3 40.000.000,00 120.000.000,00
3. Kepala Bagian 8 20.000.000,00 160.000.000,00
4. Kepala Seksi 19 13.000.000,00 247.000.000,00
5. Engineer 14 7.000.000,00 98.000.000,00
Total 45 675.000.000,00

Daftar III. Rincian Penggajian Labor/Karyawan


No. Jabatan Jumlah Gaji/orang, Rp/bulan Gaji Total, Rp/bulan
1. Operator 80 5.000.000,00 400.000.000,00
2. Staff I 11 6.000.000,00 66.000.000,00
3. Staff II 13 5.500.000,00 71.500.000,00
4. Staff III 12 4.000.000,00 48.000.000,00
5. Teknisi 14 4.000.000,00 56.000.000,00
6. Analis 6 4.000.000,00 24.000.000,00
7. Kepala Security 3 3.000.000,00 9.000.000,00
8. Security 15 2.400.000,00 36.000.000,00
9. Tenaga Kebersihan 10 1.700.000,00 17.000.000,00

Total 164 727.500.000,00

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 13
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Pengeluaran total gaji karyawan = Rp 16.830.000.000/ tahun


Management Salary = Rp 8.100.000.000/ tahun
= $ 607.500/ tahun
Operating Labor = Rp 8.730.000.000/ tahun
= $ 654.750/ tahun
IV. Penggiliran Jam Kerja Karyawan
Untuk pembagian jam kerja, karyawan perusahaan dapat digolongkan menjadi
dua golongan, yaitu :
1. Karyawan Non Shift (harian)
Jam kerja karyawan non shift sebagai berikut :
Senin – Kamis
Jam kerja : 07.00 – 12.00 dan 13.00 – 16.00
Istirahat : 12.00 – 13.00
Jumat
Jam kerja : 07.00 – 11.30 dan 13.30 – 16.30
Istirahat : 11.30 – 13.30
Sabtu dan Minggu libur

2. Karyawan Shift
Karyawan Shift dibagi menjadi empat grup, yaitu A, B, C, dan D. Jadwal kerja
Karyawan Shift dibagi menjadi :
Shift pagi : 08.00 – 16.00
Shift sore : 16.00 – 24.00
Shift malam : 00.00 – 08.00
Dalam 1 hari kerja, hanya ada 3 kelompok yang masuk. Sehingga ada 1
kelompok yang akan libur. Tiap kelompok kerja mendapatkan 3 hari untuk
satu shift, sedangkan hari libur didapatkan ketika pekerja sudah menjalani shift
malam. Jadwal pembagian kerja (siklus) shift selama 30 hari disajikan dalam
tabel di bawah ini :

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 14
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Daftar IV. Pembagian Shift untuk Karyawan Shift


Shift Tanggal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Pagi A A A D D D C C C B B B A A A
Sore B B B A A A D D D C C C B B B
Malam C C C B B B A A A D D D C C C
Libur D D D C C C B B B A A A D D D
Shift Tanggal
16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Pagi D D D C C C B B B A A A D D D
Sore A A A D D D C C C B B B A A A
Malam B B B A A A D D D C C C B B B
Libur C C C B B B A A A D D D C C C

Daftar V. Pembagian Shift untuk Security

Shift Tanggal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Pagi A A D D C C C B B A A D D D C
Sore B B A A D D D C C B B A A A D
Malam C C B B A A A D D C C B B B A
Libur D D C C B B B A A D D C C C B
Shift Tanggal
16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Pagi C B B A A A D D C C B B B A A
Sore D C C B B B A A D D C C C B B
Malam A D D C C C B B A A D D D C C
Libur B A A D D D C C B B A A A D D

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 15
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

B. EVALUASI EKONOMI

Evaluasi ekonomi merupakan salah satu langkah yang digunakan untuk


memperkirakan layak tidaknya suatu pabrik dibangun. Perhitungan yang dilakukan
meliputi beberapa poin berikut :

1. Fixed Capital Investment


 Physical Plant Cost
 Direct Plant Cost
2. Manufacturing Cost
 Direct Manufacturing Cost
 Indirect Manufacturing Cost
 Fixed Manufacturing Cost
3. Working Capital
4. General Expense
5. Analisa keuntungan
6. Analisa kelayakan

Dalam evaluasi ekonomi, semua harga diperhitungkan sesuai dengan harga


pada tahun didirikannya pabrik, yaitu tahun 2019. Untuk memperoleh harga alat
maupun harga bahan pada tahun 2019 digunakan indeks harga (Chemical Engineering
Plant cost index), dimana untuk tahun yang akan datang indeks harga tersebut dapat
ditentukan dengan cara ekstrapolasi dari indeks beberapa tahun terakhir.
Harga alat atau bahan pada tahun tertentu dapat ditentukan menggunakan
persamaan berikut (Aries and Newton, 1955) :
𝑁𝑥
𝐸𝑥 = 𝐸𝑦 𝑁𝑦 (1)

dengan, Ex = harga pada tahun x


Ey = harga pada tahun y
Nx = indeks pada tahun x
Ny = indeks pada tahun y

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 16
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Daftar VI. Data CEP Index pada Beberapa Tahun Terakhir

Tahun Indeks Harga


1995 381,1
1996 381,7
1997 386,5
1998 389,5
1999 390,6
2000 394,1
2001 394,3
2002 395,6
2003 401,7
2004 444,2
2005 468,2
2006 499,6
2007 525,4
2008 575,4
2009 521,9
2010 550,8
2011 585,7
2012 584,6
2013 567,3
2014 579,8
2015 556,8
2016 541,7
www.chemengonline.com/PCI

Nilai indeks di atas didekati dengan persamaan garis linier sehingga


menghasilkan persamaan sebagai berikut :

700
600
500
Indeks Harga

400
300
200
100
0
1995 1998 2001 2004 2007 2010 2013 2016
Tahun

Gambar 2. Hubungan antara CEP index dengan tahun

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 17
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Berdasarkan gambar II diperoleh persamaan sebagai berikut :

𝑦 = 11,699 𝑥 − 22984 (2)

dengan, y = CEP index pada tahun - x

x = tahun

Untuk mendapatkan nilai CEP index di atas tahun 2016, harus dilakukan
ekstrapolasi menurut persamaan (2). Hasil ekstrapolasi CEP Index hingga tahun 2021
dapat dilihat pada Daftar VII.

Daftar VII. Data Hasil Ekstrapolasi CEP Index Hingga Tahun 2021

Tahun Indeks Harga


2017 612,88
2018 624,58
2019 636,28
2020 647,98
2021 659,68

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 18
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 19
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 20
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 21
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 22
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Perhitungan Pekerja

Perhitungan pekerja berdasarkan pada :


 95% pekerja adalah tenaga kerja lokal
 5% pekerja adalah tenaga kerja asing
 Upah tenaga kerja lokal = Rp 15.609,64/man.hour (UMK Bontang 2017)
= Rp 16.205,57 /man.hour (perbandingan CEP 2019/2016)
 Upah tenaga kerja asing = $ 8.25/ man.hour (Department of Labor US, 2013)
= $ 9,25/man.hour (perbandingan CEP 2019/2013)
 Perbandingan efektifitas kerja : 1 man hour asing = 3 man hour lokal
 Nilai kurs : $ 1,00 = Rp 13.318,00 (26 Mei 2017)

Contoh perhitungan pekerja :


PEC = $17.133.442
Installation labor cost ( 11%PEC), terdiri dari biaya untuk tenaga kerja asing dan
tenaga kerja lokal, terhitung sebagai berikut :
Biaya Tenaga Kerja :
= 11% x $17.133.442 / $9,25 man hour asing
= 203.679/man hour asing (USA)
Untuk tenaga kerja asing :
= 5% x 203.679/man hour asing x $9,25
= $ 94.233,93
Untuk tenaga kerja lokal :
3 𝑚𝑎𝑛 ℎ𝑜𝑢𝑟 𝑙𝑜𝑘𝑎𝑙
= 95% x 203.679/man hour asing x 1 𝑚𝑎𝑛 ℎ𝑜𝑢𝑟 𝑎𝑠𝑖𝑛𝑔 x Rp 16.205,57

= Rp 9.407.110.411,71
Hasil perhitungan keseluruhan untuk Fixed Capital Investment adalah sebagai berikut :

Purchased Equipment Cost (PEC) = $17.133.442 + Rp 0,00

Delivery Equipment Cost

 Biaya pengiriman (15% PEC) = $ 2.570.016,3 +0

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 23
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

 Pajak masuk (5% PEC) = $ 856.672,1 +0

Equipment Installation (26% PEC)

 Material (15% PEC) = $2.570.016,30 + Rp 0,00


 Labor (11% PEC) = $ 94.233,93 + Rp 9.407.110.411,71

Piping (gas-fluid process)

 Material (36% PEC) = $ 6.168.039,12 + Rp 0,00


 Labor (30% PEC) = $ 257.001,63 + Rp25.655.755.668,31

Instrumentation (some specific control)


 Material (10% PEC) = $1.713.344,20 + Rp 0,00
 Labor (6% PEC) = $51.400,33 + Rp5.131.151.133,66

Insulation (9% PEC)

 Material (5% PEC) = $ 856.672,10 + Rp 0,00


 Labor (4% PEC) = $ 34.266,88 + Rp3.420.767.422,44

Electrical (10-15% PEC)

 Material (9% PEC) = $1.542.009,78 + Rp 0,00


 Labor (6% PEC) = $51.400,33 + Rp5.131.151.133,66

Buildings

Luas Bangunan = 10.543,68 m2

Harga Bangunan = Rp. 2.000.000.000 / 520 m2

= $ 0,00 + Rp42.580.246.153,85

Land and yard (10% PEC)

Luas tanah = 164.505,6 m2

Harga Bangunan = Rp. 500.000 / m2

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 24
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

= $ 0,00 + Rp 82.252.800.000,00

Utilities

 Utility equipment cost = $7.148.188,00 + Rp 0,00


- Material (20% UEC) = $1.429.637,60 + Rp 0,00
- Labor (12% UEC) = $42.889,13 + Rp4.281.501.984,23

PHYSICAL PLANT COST (PPC) = $42.519.229,73 + Rp177.860.483.907,87

Engineering and construction (20% PPC) = $8.503.845,95 + Rp35.572.096.781,57


DIRECT PLANT COST (DPC) = $51.023.075,67 + Rp213.432.580.689,44

Contractor’s fee (6% DPC) = $1.955.804,09 + Rp7.154.582.222,55

Contingency (10% DPC) = $5.102.307,57 + Rp21.343.258.068,94

FIXED CAPITAL INVESTMENT (FCI) = $59.186.767,78 + Rp247.581.793.599,75

= $77.776.780,81
= Rp1.035.831.166.856,50

2. MANUFACTURING COST (BIAYA PRODUKSI)


Perhitungan Harga Bahan Baku dan Bahan Pendukung
a. Gas Nitrogen (dibeli dalam fasa liquid)
Harga : $ 0,06/ L
Kebutuhan : 40,01 m3/jam
Harga beli total : Rp 253.040.590,931 / tahun (2005)
: Rp 343.880.029,058 / tahun (2019)
b. Gas Hidrogen
Harga : $ 1,1 / kg
Kebutuhan : 6.274,53 kg/jam
Harga beli total : Rp 727.464.590.931 / tahun (2019)

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 25
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

c. Katalis
Harga : Rp 10.646.400 / ton
Kebutuhan : 89,59 ton/10tahun
Harga beli total : Rp 95.373.361 / tahun (2013)
: Rp 102.659.793 / tahun (2021)
d. Karbon Aktif
Harga : Rp 7.984.800 / ton
Kebutuhan : 0,85 ton /tahun
Harga beli total : Rp 6.755.473 / tahun (2013)
: Rp 7.271.280 / tahun (2021)
TOTAL HARGA RAW MATERIAL = Rp 1.426.633.352.115 / tahun

Perhitungan Harga Bahan Utilitas


e. Anion resin
Harga : Rp 69.000 /L
Kebutuhan : 49,84 L
Harga beli total : Rp 3.438.753 / beberapa tahun
Umur resin : 5 tahun
Harga beli per tahun : Rp 687.751/ tahun (2013)
: Rp 740.263 / tahun (2019)

f. Kation resin
Harga : Rp 34.000/L
Kebutuhan : 24,92 L
Harga beli total : Rp 847.280,00 / beberapa tahun
Umur resin : 5 tahun
Harga beli per tahun : Rp 169.4556 / tahun (2013)
: Rp 182.395/ tahun (2019)

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 26
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

g. NaOCl
Harga : Rp 791.826 / 10 kg
Kebutuhan : 792 kg/tahun
Harga beli total : Rp 62.712.619 / tahun (2013)
: Rp 67.500.972 / tahun (2019)

h. Sodium Polifosfat
Harga : Rp 12.110.280 / ton
Kebutuhan : 0,5 ton/tahun
Harga beli total : Rp 6.055.140 / tahun (2013)
: Rp 6.5017.473 / tahun (2019)

i. HCl
Harga : Rp 3.965.784 / ton
Kebutuhan : 0,42 ton/tahun
Harga beli total : Rp 1.675.147 / tahun (2013)
: Rp 1.803.051 / tahun (2019)

j. NaOH
Harga : Rp 5.057.040 / ton
Kebutuhan : 0,92 ton/tahun
Harga beli total : Rp 4.672.705 / tahun (2013)
: Rp 5.029.484 / tahun (2019)

k. N2H4
Harga : Rp 9.315 / kg
Kebutuhan : 12600 kg/tahun
Harga beli total : Rp 117.376.560 / tahun (2013)
: Rp 126.338.717 / tahun (2019)

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 27
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

l. Listrik
Harga : Rp 1.115/ kWh
Kebutuhan : Rp 76.593.053 kWh/tahun
Harga beli total : Rp 85.401.253.872 / tahun (2013)
: Rp 99.353.286.674 / tahun (2019)

TOTAL HARGA BAHAN UTILITAS = Rp 99.570.146.423,37

Harga produk (Amonia)


Kapasitas produksi : 300.000 ton/tahun
Harga : $ 493 / ton
Harga jual total : Rp 1.762.475.000.000 / tahun (2015)
: Rp 2.014.061.342.448 / tahun (2019)
SALES PER TAHUN = Rp 2.014.061.342.448

Perhitungan penggajian operator (labor)


Jumlah operator ditentukan berdasarkan estimasi kebutuhan operator untuk tiap alat
(Ulrich, 1984) sebagai berikut :

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 28
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Daftar X. Perhitungan Jumlah Operator

Jumlah
Alat Unit Operator/unit/shift Operator/shift
Reaktor 1 0,5 0,5
Kompresor 9 0,2 1,8
Heat Exchanger 20 0,1 2
PROSES Tangki 3 0,1 0,3
Separator 2 0,2 0,4
Adsorber 2 0,5 2
Pompa 1 0,1 0,1
Screener 2 0,1 0,2
Cation exchanger 1 0,5 0,5
Anion exchanger 1 0,5 0,5
Deaerator 1 2 2
Boiler 1 1 1
Cooling Tower 1 1 1
UTILITAS
Pompa 16 0,1 1,6
Tangki 13 0,1 1,3
Reverse Osmosis 2 1 2
Separator 1 0,2 0,2
Wastewater treatment plant 1 2 2
Air instrument plants 1 1 1
TOTAL 19,4

Jumlah shift = 4 shift

Jumlah operator = 80 orang

Labor cost = Rp 8.730.000.000 / tahun

2.1 Direct Manufacturing Cost


Raw material =$0 + Rp1.071.459.171.692
Labor = $ 0,00 + Rp 8.730.000.000,00
Supervision (15% labor) = $ 0,00 + Rp 1.309.500.000,00
Maintenance (6% FCI) = $ 3.551.206,07 + Rp 14.854.907.615,98
Plant supplies (15% maintenance) = $ 532.680,91 + Rp 2.228.236.142,40

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 29
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Royalties and patents (2% sales) = $ 0,00 + Rp 40.281.226.848,96


Utilities = $ 0,00 + Rp99.570.146.423,37
Direct Manufacturing Cost (DMC) = $4.083.886,98 + Rp1.238.433.188.723,12

2.2 Indirect Manufacturing Cost


Payroll overhead (15% labor) = Rp 1.309.500.000,00
Laboratory (10% labor) = Rp 873.000.000,00
Plant overhead (50% labor) = Rp 4.365.000.000,00
Packaging and shipping (2% sales) = Rp 40.281.226.848,96
Indirect Manufacturing Cost (IMC) = Rp 46.828.726.848,96

2.3 Fixed Manufacturing Cost


Depresiasi (10% FCI) = $5.918.676,78 + $24.758.179.359,97
Property taxes (2% FCI) = $1.183.735,36 + Rp4.951.635.871,99
Insurance (1% FCI) = $591.867,68 + Rp2.475.817.936,00
Fixed Manufacturing Cost (FMC) = $7.694.279,81 + Rp32.185.633.167,97

TOTAL MANUFACTURING COST = DMC + IMC + FMC


= $11.778.166,79 + Rp1.317.447.548.740,04
= Rp1.841.298.923.100,56

3. WORKING CAPITAL (MODAL KERJA)


Raw material inventory (1 hari ) =$0 + Rp3.246.845.974,83
In process inventory (1/2 hari MC) = $17.845,71 + Rp1.996.132.649,61
Product inventory (10 hari MC) = $981.513,90 + Rp39.922.652.992,12
Extended credit (1 bulan sales) = $ 0,00 + Rp167.838.445.203,99
Available cash (1 bulan MC) = $981.513,90 + Rp109.787.295.728,34
Working Capital (WC) = $1.356.273,75 + Rp322.791.372.548,88
= $25.593.499,50
= Rp340.854.226.368,79

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 30
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

4. GENERAL EXPENSE
Administration (2% sales) = $ 0,00 + Rp40.281.226.848,96
Sales (3% sales) = $ 0,00 + Rp60.421.840.273,44
Research (2% sales) = $ 0,00 + Rp40.281.226.848,96
Finance (12% WCI + 15% FCI) = $9.040.768,02 + Rp75.872.233.745,83
General Expense (GE) = $9.040.768,02 + Rp216.856.527.717,18
= $25.323.733,01
= Rp337.261.476.164,08

Total Capital Investment = Fixed Capital + Working Capital


= $103.370.280,31

Total Production Cost = Manufacturing Cost + General Expense


= $136.024.226,62

5. ANALISA KEUNTUNGAN
Sales (Sa) = $151.228.513,47
= Rp2.014.061.342.447,92

Total Production Cost (TPC) = Manufacturing Cost + General Expense


= Rp1.811.570.650.182,22
= $136.024.226,62

Profit before tax (Pb) = Sales – Total Production Cost


= Rp2.014.061.342.447,92 - Rp1.811.570.650.182,22
= Rp202.490.692.265,70
= $15.204.286,85

Profit after tax (Pa) = 0,5 Profit before tax


= Rp101.245.346.132,85
= $7.602.143,42

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 31
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

6. ANALISA KELAYAKAN
Kelayakan suatu pabrik dapat dianalisis melalui beberapa parameter berikut :

a. Percent Return of Investment (ROI)


ROI adalah kecepatan tahunan pengembalian investasi (modal) dari keuntungan.

𝑃𝑟𝑜𝑓𝑖𝑡
ROI = 𝑥 100% (3)
𝐹𝑖𝑥𝑒𝑑 𝑐𝑎𝑝𝑖𝑡𝑎𝑙 𝑖𝑛𝑣𝑒𝑠𝑡𝑚𝑒𝑛𝑡

$15.204.286,85
ROI sebelum pajak = $77.776.780,81 x 100% = 19,55 %
$7.602.143,42
ROI setelah pajak = $77.776.780,81 x 100% = 9,77 %

Untuk pabrik amonia dimana sudah banyak beroperasi di seluruh dunia minimum
acceptable ROI before tax adalah sebesar 11% (Aries and Newton, 1955).
Sehingga berdasarkan perhitungan ROI nya pabrik ammonia ini sudah bisa masuk
batas syarat yang ditetapkan.

b. Pay Out Time (POT)


POT adalah jangka waktu pengembalian investasi (modal) berdasarkan
keuntungan perusahaan dengan mempertimbangkan depresiasi.

𝐹𝑖𝑥𝑒𝑑 𝐶𝑎𝑝𝑖𝑡𝑎𝑙 𝐼𝑛𝑣𝑒𝑠𝑡𝑚𝑒𝑛𝑡


𝑃𝑂𝑇 = (4)
𝑃𝑟𝑜𝑓𝑖𝑡 𝑥 𝑟𝑎 +0,1 𝐹𝐶

$77.776.780,81
POT sebelum pajak = = 3,38 tahun
$15.204.286,85∗100+0,1∗$77.776.780,81
$77.776.780,81
POT setelah pajak =$7.602.143,42∗100+0,1∗$77.776.780,81 = 5,06 tahun

Untuk kategori high risk chemical industry, maximum acceptable POT before tax
adalah 2 tahun (Aries and Newton, 1955). Nilai POT untuk pabrik Amonia berada
diatas nilai batas maksimum yang di anjurkan, yakni pada 3,38 tahun

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 32
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

c. Break Even Point (BEP) dan Shut Down Point (SDP)


BEP merupakan titik perpotongan antara garis sales dengan total production
cost yang menunjukkan bahwa pada titik tersebut pabrik tidak mengalami
keuntungan maupun kerugian. Pengoperasian pabrik di bawah kapasitas tersebut
akan mengakibatkan kerugian, sementara pengoperasian di atas kapasitas tersebut
pabrik akan untung.
Fa  0,3  Ra
BEP = x 100% (5)
S a  Va  0,7  Ra

SDP adalah suatu tingkat produksi dimana pada kondisi tersebut pabrik lebih
baik berhenti beroperasi karena pada tingkat produksi tersebut pabrik sudah
mengalami kerugian yaitu sebesar fixed capital nya. Sementara untuk tingkat
produksi yang melebihi titik SDP, kerugiannya lebih besar dari fixed capital.
0,3  R a
SDP = x 100% (6)
S a  Va  0,7  R a

Daftar XI. Rincian Fixed, Regulated, dan Variable Expense

Annual Depresiasi $7.777.678,08


Fixed Taxes $1.555.535,62
Expense (Fa) Insurance $777.767,81

Total Fa = $10.110.981,51

Labor $655.503,83
Overhead $98.325,57
Annual Supervision $98.325,57
Regulated Laboratory $65.550,38
Expense General $25.323.733,01
(Ra) Expense
Maintenance $4.666.606,85
Plant supplies $699.991,03

Total Ra = $31.608.036,24

Raw material $80.451.957,63


Annual Packaging, $3.024.570,27
Variable shipping
Expense
Utilities $7.476.358,79
(Va)
Royalties $3.024.570,27
Total Va = $93.977.456,96

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 33
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Dengan menggunakan persamaan (5) dan (6) maka diperoleh :


BEP = 55,78 %
SDP = 26,99 %

Gambar 3. Grafik Evaluasi Ekonomi

d. Faktor LANG
Faktor LANG merupakan suatu nilai (faktor) yang digunakan untuk mengestimasi
fixed capital dengan cepat tanpa harus menghitung biaya-biaya yang tergolong
modal tetap. Fixed capital dapat diperoleh menggunakan persamaan :

𝐹𝐶𝐼 = 𝑃𝐸𝐶 𝑥 𝐿 (7)


Dengan, L = Faktor LANG

Sehingga faktor LANG dapat dihitung :

$77.776.780,81
𝐿 = $17.133.442,00 = 4,53

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 34
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Faktor LANG untuk pabrik yang mengoperasikan bahan berupa fluida adalah
sebesar 4,74 (Aries and Newton). Sementara itu, faktor LANG yang diperoleh
ntuk pabrik amonia ini adalah 4,53 sehingga masih pada kisaran syarat untuk
pabrik yang mengoperasikan bahan berupa dan gas.

e. Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFRR)


Analisa kelayakan menggunakan DCFRR dibuat dengan mempertimbangkan nilai
uang yang berubah terhadap waktu dan didasarkan atas investasi yang tidak
kembali pada akhir tahun selama umur pabrik.
Asumsi yang digunakan dalam perhitungan DCFRR :
- Umur ekonomis pabrik = 10 tahun
- Annual profit dan taxes setiap tahun konstan
- Depresiasi tiap tahun konstan
- Salvage value diambil sebesar 10% FCI

Future Value Analysis :

FC  WC 1  i 10  C 1  i n1  C 1  i n2  ...  C 1  i   C  WC  SV (8)

C = Annual Cash Flow

= Profit after tax + Finance + Depreciation

= $30.857.419,57

SV = Salvage value

= $7.777.678,08

Nilai i pada persamaan (8) diperoleh dengan cara trial and error sehingga
diperoleh DCFRR = 27,32 %

Jika nilai DCFRR > 1,5 suku bunga bank maka dapat dikatakan bahwa pabrik
yang akan didirikan cukup menarik/menguntungkan. Data terbaru untuk suku
bunga bank pada tahun 2017 adalah sekitar 9,75% (www.bi.go.id). Berdasarkan
data tersebut dapat disimpulkan bahwa pabrik amonia ini cukup menarik untuk

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 35
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

didirikan karena nilai DCFRR berkisar pada 2,80 kali suku bunga Bank (9,75%)
yaitu 27,32%.

f. Sensivity Analysis
Analisis sensitivitas ini bertujuan untuk melihat variabel yang
memberikan pengaruh pada kelayakan pabrik ini dengan parameter nilai IRR.
Dalam perhitungan kali ini diambil 3 variabel yang divariasikan nilainya yakni
nilai produk, bahan baku dan fixed capital. Masing – masing variabel
divariasikan nilainya lebih besar 20% dan lebih kecil 20 %. Hasil analisis
dilampirkan dalam tabel dan grafik berikut ini,
Daftar XI. Hasil Analisis Sensitivitas

Sensitivitas
Variabel IRR change
awal 27,32%
produk +20% 42,01% -14,69%
produk -20% 10,46% 16,86%
bahan baku +20% 18,29% 9,03%
bahan baku -20% 36,31% -8,99%
FC +20% 26,81% 0,51%
FC -20% 28,53% -1,21%

20.00%

15.00%

10.00%

5.00%
Raw Material
0.00% Selling Price
-30% -20% -10% 0% 10% 20% 30%
Fixed Capital
-5.00%

-10.00%

-15.00%

-20.00%

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 36
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Gambar 4. Grafik Analisis Sensitivitas

Dari grafik dapat dilihat bahwa perubahan pada nilai jual produk akan
memberikan pengaruh yang paling besar dalam perubahan IRR. Oleh karena itu
harga produk harus terus dijaga agar pabrik dapat terus untung.

C. KESIMPULAN

Berdasarkan evaluasi ekonomi yang telah dilakukan untuk analisis kelayakan suatu
pabrik, diperoleh hasil untuk pabrik amonia sebagai berikut :

A. ROI (Return on Investment) = 17,65 %


B. POT (Pay Out Time) = 3,62 tahun
C. BEP (Break Even Point) = 58,78 %
D. SDP (Shut Down Point) = 29.12 %
E. DCFRR = 24,84 %

Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi pada pabrik ammonia ini, dapat diambil
kesimpulan bahwa nilai POT untuk pabrik ammonia yang dikategorikan high risk tidak
memenuhi syarat dimana maksimum POT sebelum pajak maksimum 2 tahun. Sedangkan
untuk nilai BEP berkisar pada 58,78% yang mana Nilai BEP masih berada pada rentang
40-60%. Nilai ROI untuk pabrik amonia ini berada pada kisaran 17,65 % dimana pabrik
amonia ini sudah komersil diseluruh dunia sehingga nilai ROI minimunya berkisar pada
11%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pabrik ini masih cukup layak untuk didirikan
walaupun ada poin yang tidak masuk persyaratan .

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 37
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. www.alibaba.com diakses pada tanggal 29 mei 2017 pukul 16.00


Anonim. www.bi.go.id/id/perbankan/suku-bunga-dasar/Default.aspx diakses pada tanggal 29
Mei 2017 pukul 14.00
Anonim. www.farmfutures.com/story-weekly-fertilizer-review-0-30765diakses pada tanggal
28 mei 2017 pukul 13.30
Anonim. www.speclab.com/elements/nitrogen.htm diakses pada tanggal 28 mei 2017 pukul
12.30
Aries, R.S. and Newton, R.D., 1954, Chemical Engineering Cost Estimation, Mc.Graw Hill
Book Company Inc., New York.
Eichman, J., Aaron, T., adn Marc Melania. 2016, Economic Assessment of Hydrogen
Technologies Participating in California Electricity Markets, National Renewable
Energy Laboatory (NREL) ., New York.
Fan, Karen., 2007, http://hypertextbook.com/facts/2007/KarenFan.shtml diakses pada tanggal
30 mei 2017 pukul 20.00
Bonner, Brian., 2013, https://www.hydrogen.energy.gov/pdfs/htac_oct13_10_bonner.pdf
diakses pada tanggal 30 mei 2017 pukul 19.00
Timmerhaus, K.D., Max S. Peters, and Ronald E. West, 1990, Plant Design and Economics
for Chemical Engineers, Mc.Graw Hill Book Company Inc., New York
Ulrich, Gael D., 1984, A Guide to Chemical Engineering Process Design and Economics,
John Wiley & Sons, Inc., New York.

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 38
Prarancangan Pabrik Amonia dari Nitrogen dan Hidrogen

Adiyat (13/346762/TK/40615)
Rania (13/353098/TK/41329) 39