You are on page 1of 8

BAB 4.

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil

Dari hasil pengamatan yang kita lakukan tanaman wortel, seledri, lobak,
bawang merah dan bawang putih itu termasuk tanaman dua musim. Sedangkan
Dalam pengamatan ini kita juga dapat mengidentifikasi tentang taksonomi, ciri-
ciri morfologi maupun habitatnya sesuai dengan tabel berikut:

Gambar dan
Ciri-ciri
No Tanaman Keterangan Bagian- Habitat
Morfologi
bagiannya
1. Nama Ilmiah: -Batang - Batang Ditanam
Dancus Carota berbentuk pada
bulat pegununga
Taksonomi: - Tidak n dengan
Kingdom: Plantae bercabang. suhu yang
Divisi: Spermathophyta relatif
Subdivisi: Angiospermae -Daun - Majemuk, dingin
Kelas: Dicotiledone menyirip
Ordo: Apiaceae ganda dua
Famili: Apiales atau tiga dan
Genus: Daucus bertangkai
Spesies: Daucus carota
-Bunga -Bunga
tumbuh pada
ujung tanaman
- Berwarna
putih atau
merah jambu
2. Nama Ilmiah: -Batang -Batang lunak Tumbuh
Apium graveolens L. -Bentuknya pada
persegi dan dataran
Taksonomi: beralur rendah
Kingdom: Plantae sampai
Divisi: Spermatophyta tinggi
Subdivisi: Angiospermae -Daun -Menyirip optimal
Kelas: Dicotiledoneae ganjil pada
Ordo: Apiales -Anak daun 3- ketinggian
Famili: Apiaceae 8 helai tempat
Genus: Apium 1000-1200
Spesies: Apium graveolens mdpl.
L. -Bunga - Bunga
majemuk
menyerupai
payung
-Ujung
tangkai bunga
membentuk
bulatan

3. Nama Ilmiah: -Batang - Batangnya Dataran


Raphanus sativus L.. lunak tinggi yang
membentuk dingin
Taksonomi: umbi
Kingdom: Plantae - Bulat
Divisi: Spermatophytana panjang,
Subdivisi: Angiospermae -Warna putih
Kelas: Dicotyledonae
Ordo: Papaverales -Daun - Daunnya
Famili: Brasicoceae tunggal
Genus: Raphanus lonjong
Spesies: Raphanus sativus dengan tepi
L.. daun bergerigi

-Bunga -Bunga
berbentuk
tandan
4. Nama Ilmiah: -Batang - Berbentuk Dataran
Allium cepa L.. seperti rendah
cakram, tipis tropis
Taksonomi: dan pendek.
Kingdom: Plantae --Batang semu
Divisi: Magnoliophyta
Subdivisi: -Daun -Berbentuk
Spermatophytana silindris kecil
Kelas: Liliopsida -50-70 cm
Ordo: Liliales -Berlubang,
Famili: Liliaceae ujungnya
Genus: Allium runcing
Spesies: Allium cepa L.. -Berarna hijau
muda sampai
tua

-Bunga -30-90 cm
-Tangkai
bunga keluar
dari ujung
tanaman
-Tiap kuntum
bunga terdiri
atas 5-6 helai
daun bunga
5. Nama Ilmiah: -Batang - Batang Dataran
Allium sativum :Tumbuhtegak rendah
-Berukuran tropis
Taksonomi : kecil,
Kingdom: Plantae batangsemu
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Sub Kelas: Liliidae
Ordo: Liliales -Daun -Daun tunggal
Famili: Liliaceae mirip pita,
Genus: Allium pipih rata,
Spesies: Allium sativum L tidak
berlubang,
ujung runcing,
dan beralur
daun bunga

-Bunga -Tersusun
secara
majemuk,
bertangkai,
berbentuk
bulat seperti
payung
sederhana dan
menghasilkan
biji.

Dari hasil tabel diatas bisa diketahui bahwa pada percobaan variasi
mikrolikmat pada cahaya persentase yang didapat sangat besar sekali. Hal ini,
dapat dibandingkan dengan percobaan variasi mikrolikmat lainnya. Pada
percobaan variasi mikrolikmat kelembaban juga termasuk berhasil karena
persantase yang diperoleh lumayam besar. Tetapi dalam percobaan variasi
mikrolikmat posisi benih pada hari ke 2 dan hari ke 3 tidak ada satu benih pun
yang muncul atau tumbuh.
4.2 Pembahasan
4.2.1 Siklus hidup tanaman dua musim
Tanaman dua musim adalah tanaman yang memiliki dua siklus dalam
pertumbuhannya yaitu tanaman yang dapat tumbuh pada musim kemarau dan
musim penghujan. Cara pertumbuhannya pada tahun pertama tanaman dua musim
akan mulai tumbuh akar yang berfungsi sebagai penyerap air dan penyimpan
cadangan makanan. Dan pada tahun kedua tanaman dua musim akan tumbuh
bagian-bagian lainnya seperti batang daun dan bagian lainnya. Batang dari
tanaman ini akan menyalurkan cadangan makanan ke seluruh bagian-bagian
tanaman yang lain. Tapi biasanya tanaman dua musim kebanyakan adalah
tanaman umbi-umbian atau yang buahnya ada dalam bawah tanah. Contohnya
seperti pada hasil tanaman yang sudah kelompok kami lakukan pada lima jenis
tanaman dua musim antara lain, wortel, seledri, lobak, bawang merah dan bawang
putih.
4.2.2 Ciri morfologi tanaman dua musim
Tanaman dua musim yang kami amati pertama adalah tanaman wortel.
Tanaman wortel banyak ditemukan pada daerah pegunungan yang memiliki suhu
relatif dingin. Nama ilmiah dari tanaman wortel adalah Dancus Carota. Tanaman
ini juga memiliki taksonomi tanaman sebagai berikut :
Kingdom: Plantae
Divisi: Spermathophyta
Subdivisi: Angiospermae
Kelas: Dicotiledone
Ordo: Apiaceae
Famili: Apiales
Genus: Daucus
Spesies: Daucus carota
Bagian-bagian tanaman wortel meliputi batang, daun dan bunga, yang masing-
masing memiliki ciri morfologi yang hampir mirip dengan tanaman dua musim
lainnya. Ciri morfologi wortel bagian batang yaitu, berbentuk bulat dan tidak
bercabang. Ciri miorfologi dari daun wortel adalah majemuk, dan menyirip ganda
dua atau tiga dan bertangkai. Bunga dari tanaman dua musim ini tumbuh pada
ujung tanaman dan bewarna putih atau merah jambu. Bagian lainnya dari tanaman
dua musim wortel adalah akar yang sudah menjadi umbi atau buah dari tanaman
itu sendiri. Umbi nya banyak menyimpan air dan biasanya yang paling banyak
ditemukan bewarna oranye.
Tanaman dua musim yang kedua adalah seledri. Yang memiliki nama latin
Apium graveolens L. Berebeda dengan tanaman wortel, tanaman seledri banyak
ditemukan pada daerah dataran rendah sampai dataran tinggi yang optimal pada
ketinggian tempat 1000-1200 mdpl. Tanaman seledri juga memiliki toksonomi
sebagai berikut :
Kingdom: Plantae
Divisi: Spermatophyta
Subdivisi: Angiospermae
Kelas: Dicotiledoneae
Ordo: Apiales
Famili: Apiaceae
Genus: Apium
Spesies: Apium graveolens L.
Ciri morfologi dari tanaman dua musim seledri juga berbeda dengan wortel,
karena tanaman seledri tidak merupakan jenis tanaman umbi-umbian seperti
wortel. Ciri morfologi bagian batang tanaman seledri yaitu berbatang lunak dan
membentuk persegi dan beralur. Daun dari tanaman ini menyirip ganjil, dan
memiliki 3-8 helai anak daun. Bunga dari seledri bersifat majemuk yang
menyerupai payung dan ujung tangkai bunga yang membentuk bulatan. Bagian
seledri yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia adalah daunnya.
Karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Jenis tanaman dua musim yang ketiga yaitu lobak. Nama latin dari lobak
adalah Raphanus sativus L.. Lobak sering disebut masih satu persaudaraan
dengan tanaman dua musim lainnya yaitu wortel. Karena tanaman lobak sama-
sama dapat tumbuh pada dataran tinggi yang memiliki suhu relatif dingin.
Taksonomi dari tanaman lobak yaitu sebagai berikut:
Kingdom: Plantae
Divisi: Spermatophytana
Subdivisi: Angiospermae
Kelas: Dicotyledonae
Ordo: Papaverales
Famili: Brasicoceae
Genus: Raphanus
Spesies: Raphanus sativus L..
Bagian dari tanaman lobak ini juga memiliki tiga bagian yaitu, batang, daun dan
bunga. Akar dari tanaman ini sudah menjadi umbi yang sering dijadikan sumber
pangan bagi masyarakat Indonesia. Ciri morfologi dari bagian-bagian tanaman
lobak yang pertama adalah batang. Tanaman lobak memeiliki batang yang luna
dan membentuk umbi bulat panjang dan bewarna putih. Daun dari lobak
berbentuk lonjong dengan tepi daun bergerigi. Dan yang terakhirbunga lobak
berbentuk tandan.
Tanaman dua musim yang keempat yang sudah diamati adalah bawang
merah. Nama latin dari bawang merah adalah Allium cepa L.. Bawang merah
tumbuh pada daerah yang beriklim kering dengan suhu agak panas. Taksonomi
dari bawang merah adalah sebagai berikut:
Kingdom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Subdivisi: Spermatophytana
Kelas: Liliopsida
Ordo: Liliales
Famili: Liliaceae
Genus: Allium
Spesies: Allium cepa L..
Ciri-ciri morfologi pada bawang merah adalah batangnya membentuk seperti
cakram yang tipis dan pendek, terdapat batang semu yang tersusun dari pelapah-
pelapah daun. Sedangkan daun bawang merah sendiri berebentuk silindris kecil
yang berukuran antara 50-70 cm, daun bawang merah memiliki lubang dan bagian
ujung daun beruncing, daunnya memiliki warna hijau muda sampai hijau tua.
Bunga bawang merah memiliki panjang antara 30-90 cm tangkai bunga keluar
dari ujung tanaman atau titik tumbuh, setiap kuntum bunga dari bawang merah
terdiri atas 5-6 helai daun bunga.
Tanaman dua musim yang terakhir adalah bawang putih. Bawang putih memiliki
nama lain Allium sativum L. Bawang putih memiliki kesamaan dengan bawang
merah. Karena kedua tanaman tersebut masih satu persaudaraan. Habitat bawang
putih berada opada dataran rendah tropis. Taksonomi yang dimiliki bawang putih,
sebagai berikut:
Kingdom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Sub Kelas: Liliidae
Ordo: Liliales
Famili: Liliaceae
Genus: Allium
Spesies: Allium sativum L
Tanaman bawang putih juga memiliki bagian-bagian yang setiap bagiannya
memiliki ciri-ciri tersendiri. Bagian-bagian tanaman bawang putih yaitu batang,
daun dan bunga. Ciri morfologi tanaman bawang putih bagian batang yaitu
tumbuh tegak, berukuran kecil, batangsemu. Ciri morfologi tanaman bawang
putih bagian daun yaitu daun tunggal mirip pita, pipih rata, tidak berlubang, ujung
runcing, dan beralur daun bunga.Ciri morfologi tanaman bawang putih bagian
bunga yaitu tersusun secara majemuk, bertangkai, berbentuk bulat seperti payung
sederhana dan menghasilkan biji.