You are on page 1of 2

AQ

(Adversity Quotient)

A. Peran AQ Dalam Kesuksesan Pekerjaan Dan Hidup Adalah:


 AQ memberitahu anda seberapa jauh anda mampu bertahan menghadapi kesulitan
dan kemampuan anda untuk mengatasinya.
 AQ meramalkan siapa yang mampu mengatasi kesulitan dan siapa yang akan hancur.
 AQ meramalkan siapa yang mampu melampaui harapan-harapan atas kerja dan
potensi mereka serta siapa yang akan gagal.
 AQ akan meramalkan siapa yang akan menyerah dan siapa yang akan bertahan.

B. Gunung Mendaki Menuju Kesuksesan

Kita dilahirkan dengan satu dorangan inti (bersifat imperative) yang manuasiawi untuk
terus mendaki. Istilah pendakian dalam arti luasnya adalah menggerakkan tujuan hidup anda
kedepan apapun tujuan hidup itu. Tetapi setiap orang memiliki respon yang berbeda-beda
terhadap pendakian itu dan sebagai akibatnya dalam hidup ini mereka menikmati berbagai
macam tingkat kesuksesan dan kebahagian. Oleh karna itu dapat kita bedakan dalam 3 jenis
orang sepanjang perjalanan pendakian tersebut, sebagai berikut:

1) Quitters (Mereka Yang Berhenti)

Yaitu orang orang yang memilih untuk keluar ,menghindari kewajiban, mundur dan
berhenti. Mereka menhentikan pendakian, mereka mengabaikan, menutupi atau meninggalkan
dorongan inti yang manusiawi untuk mendaki, dengan demikian mereka meninggalkan banyak
hal yang ditawarkan oleh kehidupan.

2) Campers (Mereka Yang Berkemah)

Yaitu mereka yang pergi tidak seberapa jauh lalu berkata “ sejauh ini saja saya mampu
mendaki”, karna bosan mereka mencari tempat yang rata dan nyaman sebagai tempat
bersembunyi dari suatu yang tidak bersahabat(zona nyaman). Mereka menghabiskan sisa hidup
di zona nyaman tersebut.
Berbeda dengan Quitters, Campers sekurang-kurangnya telah menanggapi tantangan
pendakian itu, mereka mungkin dengan mudah atau mungkin mereka telah mengorbankan
banyak hal dan telah bekerja dengan rajin untuk mencapai tingkat tertentu. Pendakian yang tidak
selesai itu untuk sementara orang dianggap sebuah kesuksesan, ini merupakan pandangan keliru
yang sudah lazim bagi mereka yang menggap kesuksesan sebagai tujuan yang harus dicapai jika
dibandingkan dengan perjalannannya, karna yang dimaksut dengan pendakian adalah
pertumbuhan dan perbaikan seumur hidup pada diri seseorang.

3) Climbers (Para Pendaki)

Yaitu mereka yang seumur hidup membangkitkan dirinya pada pendakian tanpa menghiraukan
latar belakang, kerugian, nasib buruk atau nasib baik di akan terus mendaki. Climber adalah
pemikir yang selalu memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang tidak membiarkan umur, jenis
kelamin, ras, cacat fisik atau mental, atau hambatan lainnya menghalangi pendakiannya.

Berikut ini 3 jenis individu tersebuat yang di kategorikan dalam hirarki kebutuhan
marslow yaitu hanya climbers yang menjalani hidupnya secara lengkap untuk semua hal yang
mereka kerjakan mereka memahami tujuannya dan merasakan gairahnya, mereka mengalami
bagaimana gembira sesungguhnya dan mengalami anugrah dan imbalan dari pendakian yang
dilakukan. Climbers tahu bahwa imbalan datang dalam bentuk manfaat-manfaat jangka panjang
oleh karna itu climbers selalu menyambut tantangan-tantangan yang disodorkan kepadanya.
Contoh individu climbers : 1. Thomas Edison, Wright bersaudara, Beck Weathear Dll.