You are on page 1of 12

No Variabel 1 2 3 4 5A 5B 6A 6B 7A 7B 8A 8B 9A 9B 10A 10B 11A 11B 12A 12B

Tn. Ny. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn.


A A B A S I A S H
1 Hasil 5 5 5 5 5 5 5 5 1
pengkajian
pengetahuan
2 Total pasien 9
INDIKATOR MUTU PELAYANAN : PENGETAHUAN

Jumlah pasien kurang pengetahuan= x 100% = 11%

Pada hari Kamis, 23 Maret 2018 pukul 10.00-14.00 WIB. Kelompok Mawar melakukan pengkajian pengetahuan kepada
seluruh pasien menggunakan kuesioner pengetahuan dan di dukung dengan data rekam medis. Dalam kuesioner terdapat beberapa
indikator penilaian yaitu mengenai pengertian penyakit, penyebab penyakit, tanda dan gejala penyakit, tindakan medis yang
dilakukan, dan komplikasi penyakit. Interpretasi dari beberapa indikator tersebut adalah jika dapat menjawab dengan benar sejumlah
4 maka dikatakan pengetahuan baik, jika menjawab benar 3 indikator maka hasilnya pengetahuan cukup, dan jika dapat menjawab
benar 2 indikator maka hasilnya kurang. Dari hasil yang didapatkan terdapat 1 pasien yang hanya dapat menjawab 1 indikator dan
pasien lainnya dapat menjawab semua indikator dengan baik. Hasil yang diharapkan dalam indikator mutu pelayanan mengenai
kurang pengetahuan adalah sebesar 0%, namun dalam hasil pengkajian yang dilakukan terdapat 11% pasien yang kurang
pengetahuan.
INDIKATOR MUTU PELAYANAN : KENYAMANAN

No Variabel 1 2 3 4 5A 5B 6A 6B 7A 7B 8A 8B 9A 9B 10A 10B 11A 11B 12A 12B Total


Tn. Ny. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn.
A A B A S I A S H
1 Pasien nyeri 0
yang
terdokumentasi
2 Total pasien 9

Angka pasien dengan nyeri yang terdokumentasi dalam askep = x 100%

= = 0%

Pada hari Kamis, 23 Maret 2018 pukul 8.00-11.00 WIB. Dilakukan pengkajian nyeri kepada seluruh pasien menggunakan
kuesioner Wong baker pain scale dari data rekam medis. Dalam kuesioner terdapat skor 0 hingga 10. Pasien nyeri terdokumentasi
merupakan pasien dengan nyeri ≥ 4. Total pasien merupakan total keseluruhan pasien di ruang mawar.Hasil yang diharapkan dalam
indikator mutu pelayanan mengenai angka pasien dengan nyeri yang terdokumentasi dalam askep paling sedikit 90%, dalam hasil
pengkajian yang dilakukan terdapat 0% pasien dengan nyeri terdokumentasi askep. Hasil 0% dalam pengkajian disebabkan karena
tidak ada pasien yang nyeri dengan skala ≥ 4.

No Variabel 1 2 3 4 5A 5B 6A 6B 7A 7B 8A 8B 9A 9B 10A 10B 11A 11B 12A 12B Total


Tn. Ny. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn.
A A B A S I A S H
1 Jumlah √ √ √ √ √ √ √ √ √ 9
tindakan
perawat
sebagai
respon nyeri
2 Total pasien 0
nyeri skala ≥ 4
Angka persentase tatalaksana pasien nyeri =

= = tidak terdefinisi

Angka persentase tatalaksana pasien nyeri merupakan angka tatalaksana intervensi perawat kepada pasien nyeri
terdokumentasi (skala nyeri ≥4). Hasil yang diharapkan dalam indikator mutu pelayanan mengenai angka persentase tindakan
perawat adalah paling sedikit 90%, namun dalam hasil pengkajian yang dilakukan didapatkan hasil tidak terdefinisi karena
tatalaksana dilakukan dalam 9 tindakan kepada 9 pasien, namun pasien dengan nyeri skala ≥ 4 tidak ada (jumlahnya nol).

No Variabel 1 2 3 4 5A 5B 6A 6B 7A 7B 8A 8B 9A 9B 10A 10B 11A 11B 12A 12B Total


Tn. Ny. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn.
A A B A S I A S H
1 Pasien √ √ √ √ √ √ √ √ √ 9
dengan nyeri
terkontrol
2 Total pasien 9
yang nyeri

Angka kenyamanan pasien= = = 100%

Angka persentase pasien dengan nyeri terkontrol merupakan angka pasien dengan nyeri skala <4. Hasil yang diharapkan
dalam indikator mutu pelayanan mengenai angka kenyamanan adalah 100% (pasien tidak merasa nyeri setelah dilakukan tindakan
keperawatan), dalam hasil pengkajian yang dilakukan didapatkan hasil 100%.
INDIKATOR MUTU PELAYANAN : KETERBATASAN PERAWATAN DIRI

Variabel 1 2 3 4 5 5 6 6 7 7 8 8 9 9 10 10 11 11 12 12
A B A B A B A B A B A B A B A B

Makan *Porsi -   -  -  - -
diet

Mandi : *gigi dan - - - - - - - - -


mulut
Bersih
pada *mata

*rambut

*kulit

*kuku

*telinga

*tidak
bau
badan

*perineal

Berpakaia *Baju -  - - - -  - 
n dan bersih &
penampila
n kering

*wajah
segar

Eliminasi *berkemi - - - - - - - - -
h

*defekasi

Tingkat M P P M P P P M P
ketergantungan

Angka tidak terpenuhinya kebutuhan perawatan diri =

= x 100% = 83,3%

Pada hari Kamis, 23 Maret 2018 pukul 11.00 WIB dilakukan pengkajian keterbatasan perawatan diri kepada seluruh pasien.
Jika salah satu indikator perawatan diri tidak terpenuhi maka pasien tersebut tidak terpenuhi perawatan dirinya. Sehingga pasien
yang tidak terpenuhi perawatan diri sebanyak 5 orang. Sedangkan untuk tingkat ketergantungan minimal sebanyak 3 orang dan
ketergantungan parsial 6 orang. Sehingga didapatkan angka tidak terenuhi kebutuhan perawatan diri sebesar 83,3%.
INDIKATOR MUTU : KEPUASAN PELAYANAN KEPERAWATAN

No Variabel 1 2 3 4 5A 5B 6A 6B 7A 7B 8A 8B 9A 9B 10A 10B 11A 11B 12A 12B


Tn. Ny. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn.
A A B A S I A S H
1 Perawat memberikan 3 2 2 2 3 2
informasi yang lengkap
dan tepat
2 Perawat menurunkan 3 2 3 3 3 2
rasa cemas yang
dirasakan oleh pasien
dan keluarga
3 Perawat cekatan 3 3 3 3 3 3

4 Pasien/keluarga pasien 2 3 2 3 3 3
merasa nyaman
dengan tindakan yang
diberikan perawat
5 Perawat melindungi 3 3 3 3 3 3
pasien dari kondisi
bahaya (jatuh,
kesalahan pemberian
obat, luka karena
tekanan)
6 Perawat ramah 3 3 3 3 3 3
Total 17 16 16 17 18 16
keterangan Pu Pu Pu Pu Pu Pu
as as as as as as
Keterangan :
1. skor < 12 = Tidak puas
2. skor ≥ 12 = Puas

Angka Kepuasan = x 100% = x 100% = 100%

Pada hari Sabtu, 24 Maret 2018 pukul 10.00-12.00 WIB. Kelompok Mawar melakukan pengkajian kepuasan pelayanan
perawatan kepada pasien yang sudah dirawat minimal 3 hari menggunakan kuesioner kepuasan pelayanan perawatan. Dalam
kuesioner terdapat beberapa indikator penilaian seperti ketepatan dan kelengkapan perawat dalam menyampaikan informasi,
kecekatan perawat, keramahan perawat dan lain-lain. Interpretasi dari beberapa indikator tersebut adalah skor total < 12 maka
pasien tidak puas, dan skor ≥12 adalah pasien puas. Dari hasil survey pada enam pasien didapatkan pasien merasa puas dengan
pelayanan perawatan di ruang mawar. Hasil yang diharapkan dalam indikator mutu pelayanan mengenai kepuasan pelayanan
perawatan adalah sebesar 100%, dan indikator mutu pelayanan tersebut sudah tercapai di ruangan Mawar.
INDIKATOR MUTU : KECEMASAN

No Variabel 1 2 3 4 5A 5B 6A 6B 7A 7B 8A 8B 9A 9B 10A 10B 11A 11B 12A 12B


Tn. Ny. A Tn. B Tn. Tn. S Tn. I Tn. A Tn. Tn. H
A A S
1 Hasil 40 31 26 20 39 21
pengkajian
kecemasan
Interpretasi Normal Normal Normal Normal Normal Normal
2 Total 9
pasien

Angka kejadian cemas = x 100% = x 100% = 0%

Pada hari jumat, 23 Maret 2018 pukul 10.00-14.00 WIB. Kelompok Mawar melakukan pengkajian kecemasan kepada
seluruh pasien menggunakan kuesioner kecemasan. Dalam kuesioner terdapat beberapa indikator penilaian seperti perasaan
gugup, takut tanpa alasan, mudah marah, dan lain-lain. Interpretasi dari beberapa indikator tersebut adalah skor total 20-44 maka
dikatakan pasien normal, skor 45-59 adalah kecemasan ringan, skor 60-74 adalah kecemasan sedang, dan skor 75-80 adalah
kecemasan berat. Dari hasil yang didapatkan tidak ada pasien dengan kecemasan sedang dan berat. Hasil yang diharapkan dalam
indikator mutu pelayanan mengenai kecemasan adalah sebesar 0%, dan indikator mutu pelayanan tersebut sudah tercapai di
ruangan Mawar.