You are on page 1of 7

Hampir setiap rumah atau keluargapastinya membutuhkan barang-barang perabot rumah tangga.

Selain
menjadi perlengkapan rumah semata, kehadiran barang-barang tersebut juga memudahkan para ibu
dalam menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Kebutuhan seperti inilah yang kemudian melahirkan peluang
bisnis cukup menguntungkan bagi para pelakunya. Trend perkembangan pasar meubel dan furniture di
Indonesia belakangan ini mulai memanfaatkan potensi kayu dan daur ulang limbah sebagai bahan baku
utamanya. Sekarang ini aneka perabot rumah tangga yang beredar di pasaran juga mulai menggunakan
bahan baku ramah lingkungan untuk menarik calon konsumen, contohnya saja seperti perabot rumah
tangga unik yang terbuat dari batok kelapa. Siapa yang mengira bila tempurung kelapa (batok) yang
sudah tidak berguna, bisa disulap menjadi aneka perabot rumah tangga yang memiliki bentuk dan
tekstur unik, serta aman dan nyaman untuk dipergunakan.

Konsumen

Target pasar yang bisa Anda bidik meliputi konsumen rumah tangga seperti ibu-ibu, atau pasangan muda
(keluarga baru) yang membutuhkan perabot rumah tangga untuk mempermudah aktivitas mereka setiap
harinya. Disamping itu, Anda juga bisa membidik pelaku usaha seperti misalnya restoran atau warung
makan yang membutuhkan mangkuk, sendok, sumpit, tempat sambal dan lain sebagainya, atau bisa juga
menitipkan produk kerajinan batok kelapa tersebut di beberapa toko souvenir oleh-oleh.

Info Bisnis

Dengan sentuhan seni yang cukup tinggi, limbah tempurung kelapa atau yang lebih akrab ditelinga
masyarakat dengan sebutan batok kelapa ini, ternyata bisa disulap menjadi beragam jenis perabot rumah
tangga yang terlihat sangat unik dan artistik. Tidak hanya bentuknya saja yang terbilang unik dan etnik,
perabot rumah tangga yang dihasilkan juga cukup beragam. Seperti misalnya aneka mangkuk dengan
berbagai ukuran dan model, sendok nasi, sendok makan, sendok pengaduk, sendok lulur, sumpit, serta
berbagai macam bentuk tempat sambal, yang semuanya aman dan nyaman untuk keperluan perabot
rumah tangga setiap harinya. Nah, bagi Anda para pemula yang sedang bingung mencari tambahan
penghasilan dari rumah. Tidak ada salahnya bila Anda bergabung menjadi reseller produk perabot
rumah tangga batok kelapa, sebagai salah satu alternatif bisnis rumahan yang mendatangkan untung
besar setiap bulannya. Berikut beberapa persiapan yang perlu Anda perhatikan untuk menekuni bisnis
rumahan tersebut.

Menjalin kerjasama dengan para produsen perabot rumah tangga batok kepala untuk mendapatkan stok
persediaan barang yang kualitasnya benar-benar terjaga. Dalam hal ini, Anda bisa menggaet produsen
kerajinan batok kelapa sebagai partner bisnis yang saling menguntungkan. Pastikan bahwa Anda
mengetahui detail produk secara jelas, agar Anda bisa menginformasikannya kepada calon konsumen.

Memperlebar jaringan pemasaran untuk mengoptimalkan penjualan. Bentuknya yang terbilang unik dan
tampilannya yang sangat artistik, tidak hanya disukai konsumen lokal tapi juga mulai dilirik wisatawan
mancanegara. Karenanya, Anda bisa mempromosikan produk kerajinan batok kelapa dengan mengikuti
berbagai macam event pameran dan mencari buyer dari luar negeri untuk memperluas pemasaran
produk. Pilih lokasi usaha yang banyak dikunjungi target pasar Anda. Untuk memasarkan produk perabot
rumah tangga batok kelapa, Anda bisa membuka lapak online untuk memperluas jangkauan pemasaran,
seperti misalnya mempromosikannya melalui website, jejaring social, dan forum jual beli online. Selain
itu, Anda juga bisa menitipkannya di pusat perbelanjaan yang menawarkan aneka jenis perabot rumah
tangga. Persiapkan atribut promosi, seperti misalnya kartu nama, brosur, atau katalog produk yang
menarik untuk memancing minat konsumen.

Kelebihan Bisnis

Melimpahnya limbah tempurung kelapa di berbagai penjuru nusantara, ternyata cukup memudahkan
para pelaku usaha untuk mendapatkan bahan baku utama dalam pembuatan kerajinan perabot rumah
tangga batok kelapa. Selain itu, serat tempurung kelapa yang terlihat jelas di perabot rumah tangga
batok kelapa mampu memberikan tambahan nilai seni bagi produk tersebut. Bahkan tidak hanya mampu
menambah keunikan produk, namun juga menjadikan produk perabot rumah tangga batok kelapa
memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi di pasaran.

Kekurangan Bisnis

Untuk menghasilkan perabot rumah tangga batok kelapa, tentunya dibutuhkan kejelian, keterampilan,
dan kreativitas yang cukup tinggi. Tidaklah heran bila sampai hari ini proses produksinya memakan waktu
cukup lama, karena dibutuhkan keterampilan khusus untuk bisa menghasilkan produk kerajinan yang
benar-benar berkualitas. Oleh sebab itu, apabila Anda belum memiliki keterampilan dan kejelian dalam
memproduksi perabot rumah tangga batok kelapa. Tidak ada salahnya bila Anda mencoba menjadi
reseller produk tersebut yang sama-sama menjanjikan keuntungan besar setiap bulannya.

Strategi Pemasaran
Melihat keunikan aneka perabot rumah tangga dari batok kelapa, banyak konsumen individu maupun
pelaku industri yang tertarik menggunakan perabot tersebut untuk memenuhi kebutuhan rutin mereka
setiap harinya. Karenanya untuk mengoptimalkan pemasaran produk perabot rumah tangga dari batok
kelapa, Anda bisa membidik kaum ibu-ibu atau menjalin kerjasama dengan pelaku usaha souvenir
pernikahan, menitipkannya di beberapa toko oleh-oleh, atau bisa juga menjalin kerjasama dengan
pemilik restoran maupun warung makan yang membutuhkan keperluan perabot rumah tangga untuk
memasak dan menghidangkan aneka kudapan yang dipesan konsumen. Setelah pemasaran offline mulai
berjalan, Anda juga bisa memaksimalkan peran internet untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Manfaatkan sosial media seperti misalnya facebook, twitter, blog, membuat website toko online, aktif di
forum jual beli online, serta mengoptimalkan fasilitas direktori produk, untuk memperluas jangkauan
promosi dan mendatangkan omzet penjualan setiap bulannya.

Kunci Sukses

Untuk menjalankan peluang usaha perabot rumah tangga batok kelapa, sebaiknya pilih produk yang
berkualitas serta menggunakan bahan baku yang aman dan nyaman untuk dikenakan setiap harinya. Hal
ini penting, karena sebagian besar perabot tersebut akan bersentuhan langsung dengan makanan dan
minuman yang dikonsumsi para konsumen. Jadi, selain menawarkan aneka peralatan rumah tangga yang
desainnya unik, Anda juga harus memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan bagi para
penggunanya.

Analisa Ekonomi

Asumsi

Menjadi reseller perabot rumah tangga batok kelapa.

Modal Awal

Pembelian stok awal perabot rumah tangga :


Mangkuk sup kecil

(@ Rp 8.000,00 x 10 buah) Rp 80.000,00

Tempat sambal

(@ Rp 5.600,00 x 10 buah) Rp 56.000,00

Mangkuk sup besar

(@ Rp 10.000,00 x 10 buah) Rp 100.000,00

Mangkuk natural dan sendok (1 set)

(@ Rp 16.250,00 x 10 buah) Rp 162.500,00

Mangkuk dan sumpit (1 set)

(@ Rp 19.000,00 x 10 buah) Rp 190.000,00

Mangkuk rajut

(@ Rp 25.000,00 x 10 buah) Rp 250.000,00


Sendok besar

(@ Rp 4.500,00 x 50 buah) Rp 225.000,00

Sendok kecil

(@ Rp 3.800,00 x 50 buah) Rp 190.000,00

Kemasan dan label Rp 200.000,00 +

Total modal Rp 1.453.500,00

Biaya operasional per bulan

Kulakan produk per bulan Rp 5.000.000,00

Kemasan produk Rp 300.000,00

Biaya promosi dan internet Rp 150.000,00

Biaya pengiriman dan transportasi Rp 600.000,00 +

Total biaya per bulan Rp 6.050.000,00

Omset per bulan


Penjualan produk rata-rata per bulan :

Mangkuk sup kecil

(@ Rp 12.500,00 x 40 buah) Rp 500.000,00

Tempat sambal

(@ Rp 9.000,00 x 40 buah) Rp 360.000,00

Mangkuk sup besar

(@ Rp 17.500,00 x 40 buah) Rp 700.000,00

Mangkuk natural dan sendok (1 set)

(@ Rp 25.000,00 x 40 buah) Rp 1.000.000,00

Mangkuk dan sumpit (1 set)

(@ Rp 25.000,00 x 40 buah) Rp 1.000.000,00

Mangkuk rajut
(@ Rp 32.500,00 x 40 buah) Rp 1.300.000,00

Sendok besar

(@ Rp 6.000,00 x 200 buah) Rp 1.200.000,00

Sendok kecil

(@ Rp 5.000,00 x 200 buah) Rp 1.000.000,00 +

Total omset Rp 7.060.000,00

Laba bersih per bulan

Rp 7.060.000,00 – Rp 6.050.000,00 = Rp 1.010.000,00

ROI (Return of Investment)

(Modal awal : laba bersih per bulan) ± 1,5 bulan