You are on page 1of 26

Laporan kasus

Apendisitis Akut
Disusun Oleh :
Rima Rizqi Meltahayati
( 406138042 )

Pembimbing :
dr. Hakimansyah, Sp.B

Identitas Pasien

Nama
: A.M
Umur
: 18 tahun
Jenis Kelamin
: Laki-laki
Alamat
: Wringin Jalar, Mranggen
Pekerjaan
: Pelajar
Status Perkawinan : Belum Menikah
No. RM
: 306871
Bangsal
: Nakula I
Tanggal Masuk
: 1 Desember 2014

Anamnesa
Anamnesa (autoanamnesa)
Tanggal : 2 Desember 2014

Keluhan Utama : sakit pada perut sebelah


kanan bawah sejak 1 hari SMRS

Keluhan Tambahan : demam sejak 1 hari


SMRS

Riwayat Penyakit Sekarang


1

Riwayat Penyakit Dahulu

R.
R.
R.
R.
R.
R.
R.

Kencing Manis
: disangkal
Maag
: disangkal
Alergi
: disangkal
Asma
: disangkal
Penyakit Jantung
: disangkal
Hipertensi
: disangkal
Penyakit seperti ini
: disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga

R.
R.
R.
R.
R.
R.

Kencing Manis
: disangkal
Maag
: disangkal
Alergi
: disangkal
Asma
: disangkal
Serangan Jantung
: disangkal
Hipertensi
: disangkal

RIWAYAT KEBIASAAN :
Frekuensi makan 3x sehari. Pasien tidak
pernah merokok, tidak pernah minum alkohol.
Pasien jarang melakukan olahraga.

RIWAYAT PENGOBATAN :

Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Fisik ( 2 Desember 2014)
Status Generalis
Keadaan Umum : Tampak Sakit Sedang
Kesadaran
: Compos Mentis, GCS : E4V5M6
BB / TB
: 75 / 170
IMT : 25,95 obesitas I
Tanda-tanda Vital
Tekanan Darah : 110 / 60
Nadi
: 89
Pernafasan : 18
Suhu Axilla : 36,8 C

Pemeriksaan Fisik

Kepala : Normochepal (+)


Rambut
: Warna hitam, persebaran merata, tidak
mudah dicabut
Mata : Konjungtiva anemis -/-, sclera ikterik -/-, pupil
isokor, diameter 3mm
Hidung : Simetris, sekret -/-, deviasi septum (-),
nafas cuping hidung (-)
Telinga : Normotia, sekret -/Tenggorokan: Arkus faring tidak hiperemis, simetris,
tonsil T1-T1
Leher : Deviasi trachea (-)
KGB : tidak teraba pembesaran kelenjar getah
bening pada axilla, supraklavikula

Pemeriksaan Fisik
Paru
Inspeksi

: simetris statis dan dinamis


Palpasi
: vocal fremitus lapang paru
kanan
dan kiri sama kuat
Perkusi
: terdengar sonor pada lapang
paru
kiri dan kanan
Auskultasi: lapang paru kanan dan kiri
vesikuler,
rhonki (-/-) dan
wheezing(-/-)

Pemeriksaan Fisik
Jantung

Inspeksi
: iktus kordis tidak terlihat
Palpasi
: iktus kordis teraba di 1 jari
medial
sela iga 5 Linea Mid Clavicula
Sinistra
tidak kuat angkat.
Perkusi
: batas jantung kanan dalam
batas
normal. Batas jantung kiri
tidak dapat
dilakukan pemeriksaan
Auskultasi: S1-S2 reguler, murmur (-),
gallop (-)

Pemeriksaan Fisik
Abdomen
Inspeksi
: Datar, strie (-), skar(-),
ekskoriasi (-)
Auskultasi: bising usus (+), peristaltic
normal
Perkusi
: Timpani, shifting dullness
tidak ada
Palpasi
: Mc Burney Point : Nyeri
Tekan(+), Nyeri Lepas/ Blumberg Sign
(+), defans muscular (+) Rovsing Sign
(-) Psoas sign (-) Obturator sign (-)

Pemeriksaan Fisik
Ekstremitas:
Akral dingin - -

Edema
- -

- -

capillary refill time< 2 detik

PF : Status Lokalis
Region Iliaca Dextra
INSPEKSI

Flat, tidak ada eritema, tidak ada ekskoriasi, tidak ada scar

PALPASI

Mc Burney Point : Nyeri Tekan(+), Nyeri Lepas/ Blumberg Sign


(+), defans muscular (+)
Rovsing Sign (-)
Psoas sign (-)
Obturator sign (-)

PERKUSI

Timpani di ke empat kuadran abdomen, shifting dullness (-)

AUSKULTASI

Bising usus (+) normal

PF : Status Lokalis
Rectal Toucher
INSPEKSI
Daerah anus dan peri anal : tidak di temukan
adanya eritema, ukskoriasi, pruritus maupun
benjolan
Inspeksi sarung tangan : feses (-), darah (-), lendir (-)

PALPASI
Spincter Ani : kuat
Dinding anterior, posterior dan lateral rectum :
mucosa licin, benjolan (-), nyeri tekan (+) arah jam 9
- 11

Pemeriksaan Penunjang
Tanggal Pemeriksaan

01 - 12 2014

Tanggal
Pemeriksaan

01 12 - 14

17,4

Netrofil

91,3

Hematokrit

47,50

Limfosit

6,7

Leukosit

3,6

Monosit

0,6

Eosinofil

1,1

Hb

Trombosit
GDS

195.000
103

Basofil
Masa Perdarahan

01min 20sec

Masa Pembekuan

08min 10sec

HBsAg

Negatif

0,3

3,30

Kalsium

1,20

Salmonella
IgM

typhi

Negatif

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan USG :
Kesan : Tampak struktur blind end
noncompresible, ukuran lumen 1,2
cm, nyeri tekan (+), cenderung
appendicitis acut. Belum tampak
tanda-tanda perforasi, Tak tampak
kelainan pada organ intraabdomen
pada sonografi andomen di atas.

Resume

Telah diperiksa seorang pasien yang datang ke RSUD


kota Semarang dengan keluhan sakit pada perut
disebelah kanan bawah yang dirasakan mendadak sejak
1 hari sebelum masuk rumah sakit. Pertama kali rasa
sakit dirasakan di daerah ulu hati dan diatas pusar lalu
nyeri berpindah ke perut kanan bawah, nyeri dirasakan
terus menerus. Nyeri terasa lebih sakit apabila posisi
memiringkan badan dan duduk. Pasien mengalami
demam sejak 1 hari SMRS, demam tidak terlalu tinggi,
naik turun, demam turun dengan obat penurun panas.
Riwayat BAB : satu kali setiap hari, konsistensinya
cair disertai ampas sejak 1 hari SMRS, warna kuning
kecoklatan. Kebiasaan makan dan minum : makan sehari
3 kali sehari, terdiri dari nasi dan lauk pauk, jarang
makan sayur dan buah. Penurunan nafsu makan sejak 1
hari SMRS.

Resume
Pemeriksaan Fisik :
BB / TB
: 75 / 170
IMT
: 25,95 obesitas I
Pemeriksaan fisik kepala leher,
thorax,ekstremitas, kelenjar getah
bening dalam batas normal

PF : Status Lokalis
Region Iliaca Dextra
PALPASI ABDOMEN
Mc Burney Point : Nyeri Tekan(+), Nyeri
Lepas/ Blumberg Sign (+), defans muscular
(+)
Rectal Toucher
PALPASI
Dinding anterior, posterior dan lateral rectum
: mucosa licin, benjolan (-), nyeri tekan (+)
arah jam 9 - 11

Resume
Pemeriksaan USG :
Kesan : Tampak struktur blind end
noncompresible, ukuran lumen 1,2 cm,
nyeri tekan (+), cenderung appendicitis
acut. Belum tampak tanda-tanda perforasi

Diagnosis
Apendisitis Akut
Obesitas

Terapi
PEMBEDAHAN
Persiapan Operasi
Inform consent
Puasa
Terapi ( pasang infuse, pasang dauer
catheter)

Pre- operasi :
Injeksi Sefoksitin 1 gr vial jam pre
op
Injeksi metronidazol 3 x 500mg
Operasi : appendektomi biopsy PA
Post operasi : medikamentosa
Inj. Cefotaxim 2 x 1 gr
Inj. Ketorolac 2 x 30 mg
Inj. Ranitidine 2 x 150 mg
Diet lunak bertahap makanan biasa
Mobilisasi bertahap
Observasi mengganti dengan obatobatan oral

Diagnosa Banding
Limfadenitis mesenterika
Gastroenteritis
Demam dengue

Komplikasi
Apendisitis peforata
Peritonitis generalisata

Prognosis
Quo ad vitam : bonam
Quo ad sanationam : bonam
Quo ad fungtionam : bonam