You are on page 1of 17

Neuroma akustik

Pembimbing :
dr. Zalfina Cora, Sp. THT - KL

Disusun oleh :
Indra Sakti Waspada Sinambela
7111080161

SMF THT
RSUD Dr. Pirngadi Medan
2016
Pendahuluan

Neuroma akustik adalah tumor jinak sel Schwann


yang membungkus Nervus VIII. Schawannoma ini
paling sering terjadi pada bagian keseimbangan dari
saraf kedelapan.
Angka kejadian neuroma akustik biasanya dilaporkan
sebesar 1 per 100.000 per tahun.
Tumor ini bisa timbul secara idiopatik atau bisa
disebabkan oleh kelainan yang diturunkan yang
disebut neurofibromatosis tipe 2(NF-2).
Penatalaksanaan neuroma akustik dapat berupa trapi
medis neuroma akustik dikelola salah satu dari 3
cara berikut: (1) eksisi bedah tumor, (2) menahan
pertumbuhan tumor menggunakan terapi radiasi
stereotactic, atau (3) observasi
Anatomi telinga
Fisiologi telinga
Definisi

Neuroma akustik adalah tumor non


ganas(jinak) jaringan fibrosa yang berasal dari
syaraf keseimbangan (vestibular) atau
pendengaran (koklea) yang tidak menyebar
(metastasis) ke bagian lain dari tubuh.
Epidemiologi

Diagnosis klinis neuroma akustik terjadi pada


0,7-1,0 orang per 100.000 penduduk. Insiden
meningkatnya frekuensi neuroma akustik
terdapat temuan tumor kecil yang dapat
didiagnosa dengan luas mengguna kan MRI. Dari
studi otopsi ditemukan schwannoma vestibular
kecil dalam persentase yang lebih tinggi dari
pasien usia lanjut, yang menunjukkan bahwa
banyak neuroma akustik tidak pernah menjadi
jelas secara klinis.
Etiologi

Kebanyakan pasien yang didiagnosis dengan


neuroma akustik tidak memiliki faktor risiko yang
jelas / idopatik.
Tumor yang muncul secara idiopatik timbul
sebanyak 95% dan yang disebabkan oleh NF-2
sebanyak 5%.
Kelainan yang diturunkan yang disebut
Neurofibromatosis tipe II terjadi pada individu
yang memiliki gen supresor tumor yang rusak
terletak pada kromosom 22. Kromosom 22
memproduksi protein (schamnamine / merlin)
yang mengontrol pertumbuhan sel schwann.
Patofisiologi

Mayoritas neuroma akustik berkembang dari sel


schwann yang menyelubungi sel nervus
vestibulokoklearis (VIII) cabang vestibular
karena neuroma akustik berasal dari sel schwann,
tumor pada umumnya akan semakin membesar
dan menekan saraf vestibular secara lambat
dan bertahap saraf vestibular akan mengalami
destruksi, sehingga terjadi penurunan fungsi
karena perkembangan tumor yang lambat maka
kemungkinan terjadi kompensasi sentral,
sehingga sebagian besar pasien tidak merasa
mengalami gangguan keseimbangan.
Neuroma akustik muncul
dari kanalis auditoris
interna bagian medial
dimana perkembangan
tumor dibatasi oleh tulang
kanalis auditoris interna.
Ketika ukuran tumor
semakin besar, tumor
tersebut akan meluas
keluar dari kanalis
auditoris interna menuju
ke cerebellopontine angle
(CPA). Pada keadaan ini,
maka tumor akan
Diagnosis
Pemeriksaan
Diagnosis banding

Meniere disease
Meningioma
Epidermoid (kolesteatoma)
Kista arachnoid
Aneurisma
Tumor glomus
Penatalaksanaan

Terapi medis
Neuroma akustik dikelola salah satu dari 3 cara
berikut: (1) eksisi bedah tumor, (2) menahan
pertumbuhan tumor menggunakan terapi radiasi
stereotactic, atau (3) observasi.
Kesimpulan

Neuroma akustik adalah tumor jinak sel Schwann yang


membungkus Nervus VIII atau tumor nonmalignant dari saraf
kranial VIII. Schawannoma ini paling sering terjadi pada bagian
keseimbangan dari saraf kedelapan. Tumor pada penderita yang
lebih muda atau adanya riwayat keluarga dengan neuroma akustik
dapat merupakan suatu manifestasi awal.
Etiologi dari neuroma akustik sebagian besar tidak dapat diketahui
(idiopatik).
Gejala yang timbul gangguan pendengaran unilateral (tinitus, tuli
sensorineural), nyeri kepala, vertigo, nyeri telinga unilateral.
Saat ukuran tumor mendekati 1,5 cm maka batang otak akan
mulai terganggu, semakin lama batang otak akan tertekan dan
terdorong kearah kontralateral dari tumor. Nervus fasialis (VII) akan
terganggu jika ukuran tumor sudah mencapai 2 cm, maka akan
terjadi manifestasi hipoestesi pada wajah (penurunan sensitifitas).
Ukuran tumor lebih dari 4 cm akan menyebabkan penekanan pada
akuaduktus otak sehingga meyebabkan hidrocefalus.