You are on page 1of 13

HASIL

Tabel 1. Tabel kontingensi yang membandingkan tanggapan diperoleh dengan


menggunakanPAN dan CBCT visualisasi anterior loop dan kanal insisivus

PAN: Kanal CBCT: Kanal


insisivus insisivus
terdeteksi terdeteksi

PAN: Anterior CBCT: Anterior


loop terdeteksi loop terdeteksi
Tabel 2. Nilai minimum dan maksimum, rata-rata, median, dan standard deviasi,
dalam milimeter, struktur panjang mesial dari foramen mentalis dalam PAN,
CBCTp, dan CBCTcs

CBCT Perpanjangan ke arah mesial/anterior berkisar dari


0.0mm - 19.0mm
Tabel 3. Perbandingan antara
pengukuran panjang mesial dari foramen
mental dalam 3 metode gambar.

Pada PAN lebih rendah 2mm


Foramen
100%
Mentalis
Anterior
84%
Pada 96 Loop
Kasus
CBCT Kanal
83%
Insisivus
Foramen
49%
Lingual
DISKUSI
Visualisasi anterior loop dan kanal insisivus

CBCT 7,7%
Pada penelitian ini,
Anterior loop
PAN 15%

visualisasikan anterior
loop secara langsung 74.1% loop
Rosenquist operasi transposisi nervus absen. Jika ada,
alveolar inferior ukuran <1 mm

Meskipun anterior loop pada penelitian ini -> prevalensi implan


tidak harus dipasang dekat dengan foramen mentalis tanpa evaluasi
yang cermat
migrasi dari jaringan
lunak disekitar
perangkat logam

Kontak langsung
Lokasi kanal
implan dengan mencegah
insisivus harus
struktur ini osseointegration
diperhatikan
menyebabkan

gangguan sensorik
dan pendarahan pada
regio
CT scan: 71,9% -
Deteksi 100% Tergantung
kanal derajat kanal
insisivus PAN & intraoral corticalization
radiografi: 11% - 56%

CBCT: 24.4%
penelitian ini, kanal
insisivus
PAN: 5.5%

CBCT memberikan pengukuran linear yang akurat.


PAN : keterbatasan gambar 2-D anterior loop & kanal insisivus
Hanya penggunaan PAN harus dicegah untuk rencana bedah pada anterior
mandibula.
Secara signifikan PAN lebih sulit diinterpretasi

Penelitian sebelumnya
interpretasi gambar 2D
keterbatasan & sering
mengakibatkan negatif palsu,
positif palsu, & salah menentukan
perluasan anterior loop.
Beberapa studi menyarankan area aman untuk penempatan
implan pada anterior mandibula

Penelitian ini keseluruhan rata-rata jarak mesial dari foramen


mentalis: PAN berkisar 2.28 mm & CBCT berkisar 4.51 mm.

Hasil penelitian ini mengindikasi variabilitas anatomi yang


cukup besar: jarak dari foramen mentalis hingga 20 mm.

Couto-Filho et al.,26 mengevaluasi hanya anterior loop


pengukuran mesial dari foramen mentalis mirip dengan hasil
penelitian ini.

Akibat perbedaan ini semua kasus bedah yang melibatkan


anterior mandibula dianjurkan dinilai secara individual daripada
mengandalkan rata-rata.
CBCT: Foramen lingualis terlihat pada 49% kasus.
Foramen lingual terletak di midline, setinggi/ lebih
superior dari genial tuberkel.

Sebuah pilot studi (populasi dewasa) insidensi


49% foramen lingualis pada radiografi periapikal
regio mandibula insisivus.
Arteri lingual memiliki ukuran cukup
menyebabkan kesulitan dalam kontrol perdarahan
intraosseus/ jar. lunak. Jugadapat menjadi
pertimbangan dalam penempatan implan di midline.