You are on page 1of 7

Hematemesis Melena

Kelompok 4
Soal 10
Wanita usia 44 tahun mengeluh nyeri epigastrik selama 6 bulan dan bertambah parah

ketika perut kosong. Dia mengeluhkan rasa terbakar di dada. Sakitnya hilang ketika

mengonsumsi antasida. Dia datang ke klinik setelah menyadari fesesnya menjadi

berwarna gelap.

Dia tidak memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan gejala dan tidak sedang

mengonsumsi obat apapun. Semua pemeriksaan fisik dalam batas normal, kecuali

pada daerah epigastrium ditemukan rasa nyeri yang difus.

Ditemukan darah di feses. Melalui pemeriksaan endskopi, ditemukan ulkus duodenal

seukuran 2 cm dengan batas yang jelas yang menunjukkan adanya h.pylori.


Pertanyaan
Terapi inisial yang mana yang cocok untuk kasus ini?
A. Lanzoprazole, clarithromycin, dan metronidazole
untuk 14 hari
B. Pantoprazole dan amoxicillin untuk 21 hari
C. Pantoprazole dan clarithromycin untuk 14 hari
D. Omeprazole, bismuth, tetracycline, dan
metronidazole untuk 14 hari
E. Omeprazole, metronidazole, dan clarithromycin untuk
7 hari
Pilihan regimen terapi untuk infeksi H.Pylori
Regimen Durasi
Lini pertama
7 hari
PPI rabeprazol 20 mg tiap 12 jam + klaritomisin 500 mg tiap 12 jam ; atau

PPI lanzoprazol 30mg/omeprazole 20 mg/pantoprazole 40


mg/esomeprazole 40 mg tiap 12 jam + amoksisilin 1 g tiap 12 jam + 10 hari
kalritomisin 500 mg tiap 12 jam; atau

Lini kedua
PPI (seperti diatas ) + bismuth subsalisilat 525 mg tiap 6 jam + 14 hari
metronidazole 250 mg tiap 6 jam + tetrasiklin 500 mg tiap 6 jam

Lini ketiga
PPI (seperti diatas) + levofloksasin 500 mg tiap 12 jam + amoksisiln 1 g 10 hari
tiap 12 jam

* Bila alergi amoksisilin diganti dengan metronidazole 400 mg tiap 12 jam


Pilihan terapi suspresi asam untuk pemyembuhan mukosa

Golongan Dosis Durasi Keterangan

Paling superior
Omeprazol 1x20mg untuk supresi asam,
Ulkus duodenum 4
Lanzoprazol 1x30mg mempercepat
PPI minggu
Pantoprazole 1x40 mg penyembuhan
Ulkus gaster 8 minggu
Rabeprazol 1x20 mg ulkus dan
memperbaiki gejala

Simetidin 2x400 mg atau


800 mg sebelum tidur Ulkus duodenum 4
Fanotidin 2x20 mg atau 40 minggu Efektivitas sama
H2RA
mg sebelum tidur Ulkus gaster 8 minggu dengan sulkrafat
Ranitdin 2x150 mg atau
300 mg sebelum tidur
Soal 11
Seorang pria berusia 57 tahun datang dengan ulkus peptikum, ulkus peptikum
pernah membaik secara sementara setelah diberikan pengobatan untuk
mengeradikasi h.pylori. Namun 3 bulan kemudian, gejala kembali muncul
walaupun pasien diberi pengobatan untuk menekan asam lambungnya.

Pasien tidak mengonsumsi NSAIDs. Pemeriksaan feses untuk antigen h.pylori


negatif. Hasil Endoskopi saluran cerna atas menunjukkan lipatan lambung
yang semakin menonjol dan ditemukan ulkus baru berukuran 4 cm di dekat
ulkus persisten yang sudah ditemukan sebelumnya. Kadar asam lambung
puasanya meningkat, sekresi asam basa 15 mEq/jam.
Pertanyaan
Apa pemeriksaan terbaik untuk menegakkan diagnosis dari kasus di
atas?

A. Tidak diperlukan pemeriksaan tambahan

B. Pemeriksaan darah untuk memeriksaan kadar gastrin setelah


makan

C. Pemeriksaan darah untuk kadar gastrin setelah pengendalian


kadar sekretin

D. Pemeriksaan USG Endoskopi pankreas

E. Test genetik untuk menemukan mutasi pada gen MEN1