You are on page 1of 29

HEMATOLOGI

1. Anemia
2. Limfadenitis 1. Limfadenopati
3. Demam Dengue 2. toksoplasmosis
4. Malaria 3. sepsis
5. Leptopsirosis 4. SLE
6. Reaksi Anafilaktik 5. Demam rematik
6. Artritis rematoid
Anemia
• Kriteria anemia menurut WHO :
Laki-laki dewasa, Hb < 13 mg/dl
Wanita dewasa tidak hamil, < 12 mg/dl
Wanita dewasa hamil, < 11 mg/dl

• Gejala : lemah, letih, lesu, mata berkunang,


pucat dan jantung berdebar
Klasifikasi Anemia
Anemia Defisiensi Besi
• Gejala umum anemia
• Biasa tanpa splenomegali
• Pika
• koilonychia (kuku rapuh), atrofi papil lidah
• Pemeriksaan laboratorium  feritin serum < 20
mg/L, hemosiderin negatif, serta dengan
pemberian ferrous sulfate 3x200 mg selama 6
bulan menunjukkan peningkatan Hb ≥ 2gr/dl.
Thalasemia

• Thalasemia  kegagalan pembentukan salah


satu dari rantai asam amino pembentuk Hb.

• Diturunkan secara autosomal resesif


Hemoglobin

• Hb  Heme+Globin

• Hb pd manusia normal terdiri dari


HbA (α2β2 = 97%), HbA2 (α2δ2
=2,5%, Hb F (α2γ2 = 0,5%)

• α thalasemia  mutasi dari salah


satu atau seluruh globin rantai
alpha

• β thalasemia mutasi dari salah


satu atau seluruh globin rantai beta
α thalasemia
• Silent carrier  gangguan 1 rantai alpha
tidak timbul gejala
• α thalasemia trait gangguan 2 rantai alpha
anemia ringan (hipokrom dan mikrositer)
• Hb H disease  gangguan 3 rantai alpha
Anemia berat dan splenomegali
• α thalasemia mayor  gangguan semua rantai
hydrops fetalis
β thalasemia
• β thalasemia trait  1 gen normal, 1gen mutasi
anemia ringan (mikrositer)
• Thalasemia intermedia 2 gen mutasi tetapi
masih bs produksi rantai globin
• β thalasemia mayor 2 gen mutasi, tidak
terbentuk rantai globin
anemia berat dan perlu transfusi seumur hidup
Anamnesis
• Pucat
• Hepatomegali
• Splenomegali
• Deformitas tulang muka  Facies Cooley
• Retardasi pertumbuhan
• ikterik
Pemeriksaan Laboratorium
• Hb rendah
• Gambaran morfologi eritrosit : hipokrom
mikrositer
• Sel target
• Anisositosis
• Basophilic stippling
• poikilositosis
Hb Elektroforesis
Test Beta thalassemia Alpha thalassemia
MCV (abnormal if < 80 fl in Low Low
adults; < 70 fl in children six
months to six years of age;
and < 76 fl in children seven
to 12 years of age)

Red blood cell distribution Normal; occasionally high Normal


width
Ferritin Normal Normal
Mentzer index for children < 13 < 13
(MCV/red blood cell count)

Hb electrophoresis Increased HbA2, reduced Adults: normal Newborns:


HbA, and probably may have HbH or Hb Bart's
increased HbF
Anemia Hemolitik
• Suatu keadaan anemia yang terjadi karena
penghancuran sel eritrosit
• Etiologi :
1. Intrakorpuskulerkelainan bawaan
(gangguan membran, kelainan enzim dll)
2. Ekstrakorpuskuler acquired
(gangguan imun, infeksi, zat kimia dll)
Anemia Hemolitik
• Gejala umum anemia
• Urin berwarna pekathemoglobinuria
• Jaundice indirect bilirubin
• Splenomegali
• Pada darah tepi dapat dijumpai :
retikulositosis, hiperplasia eritroid, kelainan
bentuk eritrosit (spherosit,target sel, sickle sel
dll)
Anemia Makrositer
• Makrositer : “large Cell”, anemia megaloblastik
• Anemia akibat gangguan sintesis DNA
• Defisiensi asam folat dan Vitamin B12
• Gejala sama dengan anemia pada umumnya,
disertai gangguan neurologis (vit B) dan
gangguan absorpsi
• Pemeriksaan penunjang: Makrositosis (>110 fL),
anisositosis, poikilositosis, makrovalosit
DEMAM DENGUE
• Demam dengue ialah infeksi virus (togavirus,
flavivirus) yang ditularkan melalui nyamuk
Aedes aegypti.

• Dasar diagnosis : Gejala awal berupa demam


tinggi, menggigil, nyeri otot dan sendi, sakit
kepala, Tipikal demam bifasik : 3-7 hari
demam kemudian remisi dalam beberapa jam-
2 minggu, kemudian naik lagi 1-2 hari.
Manifestasi Klinis
• Spectrum of illness:

Dengue virus
Infection

Asymptomatic Symptomatic

Undifferentiated Dengue Fever Dengue Hemorrhagic Fever


fever (plasma leakage)

No Unusual DHF 3&4


hemorrhage DHF 1& 2
hemorrhage DSS

18
19
Clinical course of dengue infection

Febrile Lasts for 2 – 7 days


Phase Clinical features are indistinguishable between DF and DHF

Happens often after the 3rd day of fever


Critical Clinical presentation depends on the presence and degree of plasma
Phase leakage
Lasts for about 24-48 hours

Recovery In DHF patients – plasma leakage stops and is followed by


Phase reabsorption of extravascular fluid

20
22
MALARIA
• disebabkan oleh parasit Plasmodium
ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles
betina

• P.falciparum, P.vivax, P.ovale, P.malariae,


DIAGNOSIS
Apusan Darah
GAMBARAN DARAH TEPI

Plasmodium falciparum Plasmodium vivax

Trofozoit : ring-form Sel darah membesar

Eritrosit tidak membesar Titik schuffner

Gametosit berbentuk seperti pisang Sitoplasma ameboid


GAMBARAN DARAH TEPI

Plasmodium Malariae Plasmodium Ovale

Trofozoit : Band Form Eritrosit membesar

Skizon : Rosette Berbentuk oval/fimbriae


PENGOBATAN
Malaria Berat