You are on page 1of 20

HAM

HAK ASASI MANUSIA

OLEH :

JOE FARIAWAN LUMAMULY

Standar Kompetensi : Memahami Hak Asasi Manusia Di Indonesia Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi Hak Asasi Manusia

Standar Kompetensi :

Memahami Hak Asasi Manusia Di Indonesia

Standar Kompetensi : Memahami Hak Asasi Manusia Di Indonesia Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi Hak Asasi Manusia
Standar Kompetensi : Memahami Hak Asasi Manusia Di Indonesia Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi Hak Asasi Manusia
Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi Hak Asasi Manusia Di Indonesia
Kompetensi Dasar :
Mengidentifikasi Hak Asasi
Manusia Di Indonesia
Standar Kompetensi : Memahami Hak Asasi Manusia Di Indonesia Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi Hak Asasi Manusia
(Indikator) Hasil Yang Diharapkan :  Menjelaskan pengertian HAM  Menguraikan berbagai ciri- ciri, Macam, dan
(Indikator) Hasil Yang Diharapkan :  Menjelaskan pengertian HAM  Menguraikan berbagai ciri- ciri, Macam, dan

(Indikator)

Hasil Yang Diharapkan :

  • Menjelaskan pengertian HAM

  • Menguraikan berbagai ciri- ciri, Macam, dan Bentuk HAM

  • Menguraikan berbagai contoh kasus pelanggaran HAM

  • Menjelaskan berbagai upaya Pencegahan pelanggaran HAM

APA ITU HAM ????
APA ITU
HAM
????
APA ITU HAM ???? Hak Asasi Manusia adalah hak dasar yang dimiliki manusia sejak dilahirkan ke

Hak Asasi Manusia adalah hak dasar yang dimiliki manusia sejak dilahirkan ke dunia yang secara kodrati sudah melekat dalam diri manusia tersebut yang harus dijunjung tinggi

dan diakui oleh semua orang.

Menurut John Locke : HAM ialah Individu sesuai kodratnya adalah makhluk-makhluk yang bebas

dan setara. Manusia memiliki hak kodrati yang

tidak dapat diganggu gugat atau bersifat mutlak. Hak tersebut antara lain: Hak hidup, Hak bebas / merdeka, Hak untuk memiliki kekayaan

Menurut Prof. Darji Darmodiharjo Hak-hak asasi manusia adalah hak-hak dasar yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Hak-hak asasi itu menjadi dasar dari hak dan kewajiban-kewajiban yang ada.

Ciri- ciri khusus HAM
Ciri- ciri khusus HAM
  • Hakiki, artinya HAM adalah Hak Asasi semua umat manusia sejak lahir

  • Universal, artinya HAM berlaku kepada semua orang tanpa memandang status, agama, suku, ras, dll.

  • Tidak dapat dicabut, artinya hak asasi manusia tidak dapat dicabut atau diserahkan kepada pihak lain.

  • Tidak dapat dibagi, artinya semua orang berhak mendapatkan semua hak.

Macam-Macam Hak Asasi Manusia Sebagai Warga Negara dalam Berbangsa dan Bernegara 1.
Macam-Macam Hak Asasi Manusia Sebagai
Warga Negara dalam Berbangsa dan Bernegara
1.

Hak Asasi Pribadi (Personal Rights) Merupakan hak yang berhubungan dengan pribadi individu manusia. Contohnya:

Hak bebas berpendapat, memilih dan dipilih serta aktif dalam organisasi, serta bebas memilih, memeluk maupun menjalankan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing.

2.

Hak Asasi Politik (Political Rights) Contohnya: Hak untuk memilih maupun dipilih dalam pemilihan, ikut dalam

kegiatan pemerintahan, mendirikan partai, mengajukan petisi dan lain-lain.

3.

4.

5.

Hak Asasi Hukum (Legal Equality Rights) Contohnya: hak dalam mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan, menjadi PNS, mendapatkan layanan dan perlindungan hukum, dll.

Hak Asasi Ekonomi (Property Rights) Contohnya: Bebas berjual beli, mengadakan perjanjian kontrak, sewa menyewa dan utan piutang,, mendapatkan pekerjaan yang layak dan lain-lain.

Hak Asasi Sosial Budaya (Social Culture Rights) Contohnya: Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan yang layak, mendapat pengajaran, mengembangkan budaya sesuai bakat, dan lain-lain.

Bentuk-Bentuk Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Bentuk-Bentuk Pelanggaran Hak Asasi
Manusia

Bentuk pelanggaran HAM yang sering muncul biasanya terjadi

dalam dua bentuk, sebagai berikut:

  • a. Diskriminasi, yaitu suatu pembatasan, pelecehan, pengucilan yang lansung maupun tidak langsung didasarkan pada perbedaan manusia atas dasar agama, suku, ras, etnik, kelompok, golongan, jenis kelamin, bahasa, keyakinan dan politik yang berakibat pengurangan, penyimpangan atau penghapusan hak asasi manusia dan kebebasan dasar dalam kehidupan baik secara individual maupun kolektif dalam semua aspek kehidupan

  • b. Penyiksaan, yaitu suatu perbuatan yang dilakukan dengan sengaja sehingga menimbulkan rasa sakit atau penderitaan baik jasmani maupun rohani pada seseorang.

Berdasarkan sifatnya pelanggaran dapat dibedakan menjadi dua, yaitu

Berdasarkan sifatnya pelanggaran dapat dibedakan menjadi dua, yaitu 1. Pelanggaran HAM berat, yaitu pelanggaran HAM yang
  • 1. Pelanggaran HAM berat, yaitu pelanggaran HAM yang berbahaya dan mengancam nyawa manusia

  • 2. Pelanggaran HAM ringan, yaitu pelanggaran HAM yang tidak mengancam keselamatan jiwa manusia akan tetapi dapat berbahaya jika tidak segera ditanggulangi.

Klasifikasi Hak Asasi Manusia berat menurut UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, antara lain
Klasifikasi Hak Asasi Manusia berat menurut UU No 26
Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, antara lain :

Kejahatan genosida, yaitu setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan

seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, etnis dan agama

Kejahatan kemanusiaan, yaitu salah satu perbuatan yang

dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil, berupa : pembunuhan, pemusnahan, perbudakan, pengusiran, perampasan kemerdekaan, penyiksaan, perkosaan,

penganiyaan, penghilangan orang secara paksa dan

kejahatan apartheid

Klasifikasi Hak Asasi Manusia berat menurut UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, antara lain
APA SAJA CONTOH PELANGGARAN HAM ????
APA SAJA CONTOH
PELANGGARAN HAM ????
Contoh Pelanggaran HAM Di Sekolah
Contoh Pelanggaran HAM Di Sekolah

Guru

membeda-bedakan

siswanya

di

sekolah

(berdasarkan kepintaran, kekayaan, atau perilakunya).

Guru memberikan sanksi atau

hukuman

kepada

siswanya

secara

fisik

(dijewer,

dicubit,

ditendang,

disetrap

di

depan

kelas

atau

dijemur

di

tengah

lapangan). Siswa mengejek/menghina siswa yang lain. Siswa memalak atau menganiaya siswa yang lain.

Siswa melakukan tawuran pelajar dengan teman sekolahnya ataupun dengan siswa dari sekolah yang lain

Contoh Pelanggaran HAM Di Sekolah  Guru membeda-bedakan siswanya di sekolah (berdasarkan kepintaran, kekayaan, atau perilakunya).
Contoh Pelanggaran HAM DI Masyarakat
Contoh Pelanggaran HAM DI
Masyarakat

Pertikaian antar kelompok/ antar geng, atau antar suku (kanflik sosial).

Perbuatan main hakim sendiri terhadap seorang pencuri atau anggota masyarakat

yang tertangkap basah melakukan perbuatan

asusila.

Merusak sarana/fasilitas umum karena kecewa atau tidak puas dengan kebijakan yang

ada.

Contoh Pelanggaran HAM DI Masyarakat  Pertikaian antar kelompok/ antar geng, atau antar suku (kanflik sosial).
Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia
Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia
di Indonesia

Kerusuhan Tanjung Priok tanggal 12 September 1984

  • Penyerbuan Kantor Partai Demokrasi Indonesia tanggal 27 Juli 1996

  • Penembakan mahasiswa Universitas Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998.

Tragedi Semanggi I pada tanggal 13 November 1998 Penculikan aktivis, pada bulan April 1997 April

1999.

Meninggalnya Munir yang merupakan aktivis HAM Indonesia, pada tanggal 7 September 2004

Contoh kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia lainnya

Contoh kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia lainnya
Contoh kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia lainnya
Contoh kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia lainnya
Upaya pemerintah dalam Pencegahan Pelanggaran HAM
Upaya pemerintah dalam Pencegahan
Pelanggaran HAM
  • 1. Menegakan supremasi hukum dan demokrasi. Dimana para pejabat penegak hukum harus memenuhi kewajiban dengan memberi pelayanan baik, adil, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari perbuatan melawan hukum, kekerasan dalam rangka menegakan hukum dll

  • 2. Meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran HAM oleh pemerintah

  • 3. Meningkatkan Pengawasan dari masyarakat dan lembaga- lembaga politik terhadap upaya penegakan HAM yang dilakukan pemerintah

  • 4. Meningkatkan penyebarluasan prinsip HAM kepada msayarat melalui lembaga pendidikan Formal (sekolah dll), Non formal (keagamaan, kursus-kursus)

  • 5. Meningkatkan kerja sama yang harmonis antarkelompok atau

golongan dalam masyarakat agar mampu saling memahami dan menghormati keyakinan dan pendapat masing- masing

Upaya pemerintah dalam Pencegahan Pelanggaran HAM 1. Menegakan supremasi hukum dan demokrasi. Dimana para pejabat penegak
Upaya penindakan pelanggaran HAM
Upaya penindakan pelanggaran HAM
  • Pelayanan, konsultasi, pendampingan, dan advokasi bagi masyarakat yang menghadapi kasus HAM

  • Penerimaan pengaduan dari korban pelanggaran HAM

  • Investigasi dengan pencarian data, informasi, dan fakta yang terkait dengan peristiwa di dalam masyarakat

  • Penyelesaian perkara melalui perdamaian, negosiasi, mediasi, konsiliasi, dan penilaian ahli

  • Penyelesaian perkara pelanggaran HAM berat melalui peradilan

Upaya penindakan pelanggaran HAM  Pelayanan, konsultasi, pendampingan, dan advokasi bagi masyarakat yang menghadapi kasus HAM
Dasar Hukum HAM di Indonesia
Dasar Hukum HAM di Indonesia
  • a. Pembukaan UUD 1945

  • b. Pasal 28A sampai dengan 28J

  • c. UU N0. 8 Tahun 1981 tentang Kitab UU Hukum Acara Pidana (KUHAP)

  • d. UU N0. 39 Tahun 1999 tentang HAM

  • e. UU N0. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM

  • f. UU N0. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

  • g. Keppres N0. 50 Tahun 1993 tentang Komnas HAM

Dasar Hukum HAM di Indonesia a. Pembukaan UUD 1945 b. Pasal 28A sampai dengan 28J c.
  • h. Kovenan internasional hak-hak sipil dan politik (UU N0 12

Tahun 2005)

  • i. Kovenan internasional hak-hak ekonomi, sosial, dan budaya (UU N0 11 Tahun 2005)

Evalusai

  • 1. Sebutkan Pengertian HAM

Evalusai 1. Sebutkan Pengertian HAM 2. Sebutkan dan jelaskan berbagai contoh kasus pelanggaran HAM yang ada
  • 2. Sebutkan dan jelaskan berbagai contoh kasus pelanggaran HAM yang ada

  • 3. Apa saja upaya yang dilakukan serta dasar

Hukum untuk mencegah terjadinya pelanggaran HAM (Minimal 3)