You are on page 1of 21

DASAR-DASAR

PEMERIKSAAN
ORTHOPAEDI

Dr. Ario Nugroho, SpOT


DIAGNOSIS ORTHOPAEDI

I. Riwayat Penyakit

II. Pemeriksaan Fisik

III. X Ray dan Imaging Tehnik

IV. Pemeriksaan Lab


I. Riwayat Penyakit
a. Yang Harus Diperhatikan :

1. Waktu kejadian – kapan diperiksa


2. Umur, Pekerjaan
3. Penyakit dahulu
4. Keluhan lain selain keluhan utama
b. Keluhan Utama
1.Nyeri
- Ringan,sedang,berat
- Terlokalisasi, menjalar, seluruh tubuh
- Terus menerus, hilang timbul
- Mendadak,sedikit - banyak
- Didahului oleh trauma atau penyakit
- Hilang pada saat istirahat atau nyeri
setelah suatu tindakan orthopaedi
(Plaster of Paris / Splint)
2. Perubahan Bentuk
- Bengkok,benjolan
- Kelainan bentuk, memendek
- Onset (muncul), cepat atau
lambat - Kanker
- Nyeri sekali atau Baal
- Disebabkan oleh trauma atau
penyakit
3. Gangguan Pergerakan Sendi
- Terganggu - Kaku
- Rigid, terkunci, tak stabil, tremor,
lemah, baal atau nyeri
- Penderita tak bisa jalan, lari,
memegang,memanjat, turun,
berputar
- Sendi, otot & syaraf yang terganggu
secara satu persatu atau group
- Cepat atau lambat
- Hilang timbul atau terus menerus
4. Perubahan Status Kesehatan
- Nyeri, baal
- Keringatan
- Berat badan menurun
- Sakit kepala
- Dada, abdomein
- Gangguan mata
II. Pemeriksaan Fisik
a. Lihat
1. Sehat / sakit
2. Jalan / duduk / bungkuk
3. Kulit :
- Warna, scars, ulcers
- Bengkak, warna berubah
4. Jalan pincang
- Pada sendi
- Pada syaraf
- Ada tremor
a. Raba
1. Nyeri
2. Benjolan
- ukuran ,konsistensi
- bergerak, fix

b. Gerakan
1. Free / terbatas
2. Terbatas :
- Kontraktur
- Karena sakit
- Lemah karena gangguan syaraf
Ada 0 – 5

0 = Tidak bergerak
3 = Bergerak melawan gravity
5 = Normal
III. X Ray & Imaging
Tehnik
1. Plain Foto
- AP / Lat
2. Tomography
3. Contrast Radiography
- Myelography
- Arthrography
- Arteriography
4. Cineradiography
- Dengan layar atau video
5. Radio Isotop Scanning
- Technetium 99 phosphate
- D/ Tumor tulang primer, infeksi,
avascular disolder, metastasis

6. Computerized Tomography (CT)


- 2 bidang, bisa diambil posisi yang kita
inginkan
- Bisa diambil
- Tulang, Jaringan
7 Ultrasound
- Bedakan kistik dan solid
- Ukur peripheral blood floe

8 MRI
- 3 posisi
- Lebih baik dari CT
IV. Pemeriksaan Laboratorium

1. LED, Sedimen
2. Plasma Ca, Phospat
3. Alkali Phospatase
4. Asam Urat
5. Serologic, Bacteriologic (culture)
6. Histologi
7. EMG
Pengobatan pada Orthopaedi
1. Rest / Istirahat

- Partial – komplete (tidur)


- Plaster of Paris

2. Support
- Splint – Plaster of Paris
- Walking Calliver
3. Medication
- Antibiotik
- Analgetik
- Anti inflamasi
- Sedamen
- Hormonal
- Vitamin
- Chemotherapi
4. Lokal Injection
- Hidrocortion
- Anesthesia lokal (Sprai)

5. Physio Therapy
- Active mobilize joint, strengthen muscles &
restore co-ordination and skills
- Passive joint
- Vocalness
- Paralisis
- Local heat (SWD)
- Ice fasilitator (kaku), Bengkak
- Wax Bath
- Hydrotherapy
- Elektical stimulasi

6. Manipulation
- Tingkatkan pada periarthitis
- Kegagalan fisiotherapy
- Dgn Anasthesia

7. Radiotherapy
Operative Methods

1. Excision
2. Osteotomy
3. Arthrodesis
4. Arthroplasty
5. Bone Grafting
6. Arrest of Epiphyseal Growth
7. Soft-tissue Operations