You are on page 1of 25

Aditya Suksmawan/ 405140043

Kelompok 12
 Saat seorang laki-laki berusia 28 tahun memasuki
ruang fitness, semua mata tertuju kepadanya.
Dengan postur tubuh yang gemuk (BB: 98 kg, TB
170cm), dia bersusah payah menaiki sepeda statis.
Hanya dalam hitungan menit, keringat telah
membanjiri tubuhnya. Setelah 10 menit dia
berhenti lalu mengeluarkan hamburger, kentang
goreng, dan minuman isotonik dari tas
bawaannya. Dengan cepat makanan tersebut telah
pindah ke perutnya.
 Apa yang dapat dipelajari dari pemicu ini?
 Menjelaskan status gizi (BMI)
 Menjelaskan asupan gizi
 Menjelaskan cairan tubuh
 Menjelaskan proses metabolisme dan
pengaturan energi
 Menjelaskan pembagian makanan sehat
1. Karbohidrat : Sumber energi, cadangan energi, yang
berasal dari kentang, ubi, sagu, beras

Klasifikasi Karbohidrat:
 1. Monosakarida : terdiri atas 3-6 atom C dan zat ini tidak dapat
lagi dihidrolisis oleh larutan asam dalam air menjadi karbohidrat
yang lebih sederhana. berikut macam-macam monosakarida :
dengan ciri utamanya memiliki jumlah atom C berbeda-beda
: triosa (C3), tetrosa (C4), pentosa (C5), heksosa (C6), heptosa (C7).
 Triosa : Gliserosa, Gliseraldehid, Dihidroksi aseton
 Tetrosa : threosa, Eritrosa, xylulosa
 Pentosa : Lyxosa, Xilosa, Arabinosa, Ribosa, Ribulosa
 Hexosa : Galaktosa, Glukosa, Mannosa, fruktosa
 Heptosa : Sedoheptulosa
2. Disakarida : senyawanya terbentuk dari 2 molekul monosakarida yg sejenis
atau tidak. Disakarida dapat dihidrolisis oleh larutan asam dalam air sehingga
terurai menjadi 2 molekul monosakarida.

 hidrolisis : terdiri dari 2 monosakarida al

 sukrosa : glukosa + fruktosa (C 1-2)

 maltosa : 2 glukosa (C 1-4)

 trehalosa 2 glukosa (C1-1)

 Laktosa : glukosa + galaktosa (C1-4)

3. Oligosakarida : senyawa yang terdiri dari gabungan molekul2 monosakarida


yang banyak gabungan dari 3 – 6 monosakarida,misalnya maltotriosa

4. Polisakarida : senyawa yang terdiri dari gabungan molekul- molekul


monosakarida yang banyak jumlahnya, senyawa ini bisa dihidrolisis menjadi
banyak molekul monosakarida. Polisakarida merupakan jenis karbohidrat
yang terdiri dari lebih 6 monosakarida dengan rantai lurus/cabang.
Langkah-langkah metabolisme karbohidrat:
1. GLIKOLISIS yaitu: dimana glukosa dimetabolisme menjadi
piruvat (aerob) menghasilkan energi (8 ATP)atau laktat
(anerob)menghasilkan (2 ATP).
2. GLIKOGENESIS yaitu: proses perubahan glukosa menjadi
glikogen. Di Hepar/hati berfungsi: untuk mempertahankan
kadar gula darah. sedangkan di Otot bertujuan: kepentingan
otot sendiri dalam membutuhkan energi.
3. GLIKOGENOLISIS yaitu : proses perubahan glikogen
menjadi glukosa. atau kebalikan dari GLIKOGENESIS.
4. JALUR PENTOSA FOSFAT yaitu : hasil ribosa untuk
sintesis nukleotida, asam nukleat dan equivalent pereduksi
(NADPH) (biosintesis asam lemak dan lainnya.)
5. GLUKONEOGENESIS : senyawa non-karbohidrat (piruvat,
asam laktat, gliserol, asam amino glukogenik) menjadi glukosa.

6. TRIOSA FOSFAT yaitu: bagian gliseol dari TAG (lemak)


7. PIRUVAT & SENYAWA ANTARA SIKLUS KREBS :
untuk sintesis asam amino –> Asetil-KoA –> untuk sintesis asam
lemak &kolesterol –> steroid.
2. Protein: yaitu dari polimerasi asam amino yang berfungsi
untuk katalitik (enzim), kontraksi, pengatur gena, pencegahan,
hormon, struktural, transport, serta memperbaiki sel-sel yang
rusak.
Klasifikasi protein :
 1.Protein Sempurna

Protein sempurna adalah protein yang mengandung asam-asam


amino lengkap,baik macam maupun jumlahnya.Contohnya
kasein pada susu dan albumin pada putih telur.Pada umumnya
protein hewan adalah Protein Sempurna
 2.Protein Kurang Sempurna

Protein kurang sempurna adalah protein yang mengandung asam


amino lengkap,tetapi beberapa diantaranya jumlahnya
sedikit.Protein ini tidak dapat mencukupi kebutuhan
pertumbuhan,Namun hanya dapat mempertahankan kebutuhan
jaringan yang sudah ada.Contohnya Protein lagumin pada
kacang-kacangan dan Gliadin pada gandum.
 3.Protein Tidak Sempurna
Protein tidak sempurna adalah protein yang tidak mengandung atau
sangat sedikit mengandung asam amino esensial.Protein ini tidak
dapat mencukupi untuk pertumbuhan dan mempertahankan
kehidupan yang telah ada.Contohnya Zein pada jagung dan beberapa
protein yang berasal dari tumbuhan
Metabolisme Protein:

 Proses Katalisis protein menjadi asam amino terjadipada


saluran pencernaan di dalam tubuh.

 Proses pencernaan ini terjadi di mulut, lambung, danusus


halus hingga asam amino di angkut ke dalamdarah. Di
dalam mulut terjadi pencernaan proteinsecara mekanik dan
enzimatis oleh enzim salivamenjadi polipeptida protein,
selanjutnya polipeptidaprotein di dalam lambung dikatalisis
oleh enzimkelenjar lambung (pepsin, renin) dan asam
lambung(HCL) menjadi oligopeptida, proteosa, dan
peptonyang selanjutnya dikatalisis oleh cairan
pankreas(tripsin, kimotripsin, karboksipeptidase)
cairanempedu/hati, enzim kelenjar usus
halus(aminopeptidase, dipeptidase), dan bakteri usushalus
hingga menjadi asam amino di dalam darah danlimfa.
 Setelah protein diubah menjadi asam-asamamino,
maka dengan proses absorpsi melaluidinding usus,
asam amino tersebut sampai kedalam pembuluh
darah. Proses absorpsi iniialah proses transpor aktif
yang memerlukanenergi. Asam-asam amino
dikarboksilat atauasam diamino diabsorpsi lebih
lambatdaripada asam amino netral.

 Degradasi protein (katabolisme) terjadidalam dua


tahap.a. Protein mengalami modifikasi oksidatif untuk
menghilangkan aktivitas enzimatis.b. Penyerangan
protease yaitu enzim yangberfungsi untuk mengkatalis
degradasi
 Protein yang terdapat di dalam sel danmakanan
didegradasi menjadi monomerpenyusunnya (asam
amino) oleh enzimprotease yang khas. Protease
tersebut dapatberada di dalam lisosom maupun
dalamlambung dan usus.
 Setelah itu pengeluaran zat yang tidak lagi terpakai
oleh tubuh contohnya adalah amonia
 Katabolisme protein makanan pertama
kaliberlangsung di dalam lambung. Di tempat
iniprotease khas (pepsin) mendegradasi
proteindengan memutuskan ikatan peptida yang
adadi sisi NH2 bebas dari asam amino
aromatik,hidrofobik, atau dikarboksilat.
 Kemudian di dalam usus protein jugadidegradasi
oleh protease khas sepertitripsin, kimotripsin,
karboksipeptidase danelastase.

 Hasil pemecahan ini adalah bagian-bagiankecil


polipeptida. Selanjutnya senyawa inidipecah
kembali oleh aktivitasaminopeptidase menjadi
asam-asam aminobebas. Produk ini kemudian
melalui dindingusus halus masuk ke dalam aliran
darahmenuju ke berbagai organ termasuk kedalam
sel.
3. Lemak: zat organik hidrofobik yang bersifat sukar larut dalam
air
Lemak dapat didapatkan dari hewan maupun makan yang mengandung
manis
berfungsi untuk:
 Sebagai pelindung tubuh dari suhu rendah
 Sebagai pelarut vitamin A,D,E dan K
 Sebagai pelindung alat-alat tubuh vital(antara lain jantung dan
lambung),yaitu sebagai bantalan lemak
 Sebagai penghasil energi tertingggi
 Sebagai salah satu bahan penyusun membran sel
 sebagai salah satu bahan penyusun hormon dan vitamin(khususnya
untuk sterol)
 Klasifikasi:
a. Asam lemak jenuh
Asam lemak jenuh, yaitu asam lemak yang semua ikatan atom karbon pada
rantai karbonnya berupa ikatan tunggal (jenuh). Contoh: asam laurat, asam
palmitat, dan asam stearat.
b. Asam lemak tak jenuh
Asam lemak tak jenuh, yaitu asam lemak yang mengandung ikatan rangkap
pada rantai karbonnya. Contoh: asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat.
 Struktur molekul lemak
4. Vitamin: zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh
tubuh kita yang berfungsi untuk mambantu pengaturan atau proses
kegiatan tubuh, berasal dari makanan hewani, tumbuhan, maupun
asupan yang lainya

Klasisifikasi Vitamin:
 Vitamin Larut Lemak
Vitamin yang larut di dalam lemak dalam takaran yang besar akan
berbahaya bagi tubuh karena jenis vitamin ini tidak dapat
diekskresikan keluar dan akan tersimpan di dalam tubuh. Adapun
vitamin larut larut itu terdiri atas Vitamin A, D, E, dan K.
 Vitamin A
Vitamin A dikenal luas memiliki manfaat besar untuk mata. Namun
selain itu vitamin A memiliki banyak manfaat lainnya seperti berperan
dalam perkembangan janin dan menghambat timbulnya kanker.
Vitamin A ini bisa didapatkan dari wortel, labu kuning, dan bayam.
 Vitamin D
Vitamin D ini memiliki provitamin D di bawah kulit kita yang bisa
berubah menjadi vitamin D ketika kita mendapatkan sinar matahari
yang cukup terutama di pagi hari. Kekurangan vitamin ini bisa
menyebabkan penyakit antara lain osteoporosis, diabetes, parkinson
dan alzheimer.
 Vitamin E
Vitamin ini sangat dikenal oleh wanita karena memiliki manfaat yang penting
untuk kulit. Vitamin ini berfungsi untuk menjaga kesegaran tubuh, keremajaan
kulit dan mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet. Vitamin E
dapat diperoleh dari lobak, cabe rawit, tomat, telur, dan jagung.
 Vitamin K
Kekurangan vitamin K bisa menyebabkan gusi berdarah, mudah memar, dan
menstruasi berat. Vitamin ini bisa didapatkan diantaranya dari alpukat,
anggur, blueberry, dan asparagus.

Vitamin Larut Air


Vitamin larut air dapat diekskresikan ke dalam urine sehingga takaran yang
besar tidak membahayakan kesehatan. Akan tetapi jenis vitamin larut air
biasanya lebih sering ditemui kasus kekurangan pada manusia. Adapun yang
termasuk vitamin larut air ini adalah vitamin B Kompleks dan vitamin C.
 Vitamin B Kompleks
Vitamin B Kompleks para umumnya memiliki fungsi untuk membantu proses
pencernaan makanan. Vitamin ini memiliki banyak jenis dengan fungsi yang
masing-masing berbeda dalam proses metabolisme. Yang termasuk jenis
vitamin B adalah vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12, B15, B17.
 Vitamin C
Vitamin C dikenal sebagai vitamin pemutih kulit. Vitamin ini bisa
memutihkan kulit karena bisa menekan pembentukan pigmen pada
kulit yang berupa bintik hitam halus akibat tersengat matahari.
Vitamin ini juga berfungsi untuk mengencangkan kulit.

Vitamin A Vitamin B
 5. Mineral: suatu zat yang terdapat dalam alam dengan
komposisi kimia yang khas dan biasanya mempunyai
struktur kristal yang jelas, yang kadang-kadang dapat
menjelma dalam bentuk geometris tertentu, dapat
didapatkan dengan cara pemasukan asupan ke dalam
tubuh.
Fungsi:
 1. Pembentukkan struktural dari jaringan keras dan
lunak, serta kerja sistem enzim
 2. Kontraksi otot dan respon saraf
 3. Pembekuan darah
 4. Mengeraskan tulang memelihara dan mengendalikan
semua proses faal penting dalam tubuh
 5. Membina kesehatan jantung, otak, otot dan saraf
 6. Sebagai katalis dalam semua proses biokimia dalam
tubuh
 7. Pembuatan hormon
 Asupan yang baik bagi tubuh harus
mencangkup karbohidrat , protein,
vitamin&mineral, lemak, dan serat
Hal ini harus dilakukan dengan tujuan menjaga
kesehatan tubuh dan terhindarnya dari berbagai
macam penyakit kesehatan. Hal ini diatur dalam
porsi yang seimbang serta pengeluaran kalori
yang seimbang pula agar tidak terjadi
penumpukan lemak dan obesitas.
Cairan tubuh digunakan untuk kesehatan, dan dalam tubuh
mengandung 60% air. Dalam sehari lebih baik mengkonsumsi air
sebanyak 2 liter untuk memenuhi kebutuh cairan dalam tubuh.
 Distribusi cairan tubuh didistribusikan dalam dua kompartemen
yang berbeda.
 Cairan Ekstrasal, tediri dari cairan interstisial (CIS) dan Cairan
Intravaaskular. Cairan interstisial mengisi ruangan yang berada diantara
sebagian besar sel tubuh dan menyusun sebagian besar cairan tubuh.
Sekitar 15% berat tubuh merupakan cairan tubuh interstisial. Cairan
intravascular terdiri dari plasma, bagian cairan limfe yang mengandung
air tidak berwarna, dan darah mengandung suspensi leukosit, eritrosit,
dan trombosit. Plasma menyusun 5% berat tubuh.

 Cairan Intrasel adalah cairan didalam membran sel yang berisi subtansi
terlarut atau solut yang penting untuk keseimbangan cairan dan elektrolit
serta untuk metabolisme. Cairan intrasel membentuk 40% berat tubuh.
Kompartemen cairan intrasel memiliki banyak solute yang sama dengan
cairan yang berada diruang ekstrasel. Namun proporsi subtansi subtansi
tersebut berbeda. Misalnya, proporsi kalium lebih besar didalam cairan
intrasel daripada dalam cairan ekstasel.
Komposisi Cairan tubuh, Cairan yang bersirkulasi diseluruh
tubuh didalam ruang cairan intrasel dan ekstrasel mengandung:

 Elektrolit: merupakan sebuah unsure atau senyawa yang


jika melebur atau larut didalam air atau pelarut lain, akan
pecah menjadi ion dan mampu membawta muatan listrik.
Elektrolit yang memilki muatan positif disebut kation,
sedangkan yang bermuatan negative adalah anion. Namun
jumlah total anion dan kation didalam kompartement cairan
harus sama.
 Mineral yang dicerna sebgai senyawa, biasanya dikenal
dengan nama logam, non logam, radikal atau fosfat, bukan
dengan nama senyawa, yang mana mineral tersebut
menjadi bagian didalamnya. Mineral merupakan unsure
semua jaringan dan cairan tubuh serta penting dalam
memertahankan proses fisiologis. Mineral juga bekerja
sebagai katalis dan respon saraf, kontrasi otot, dan
metabolisme zat gizi yang terdapat dalam makanan.
Mineral juga mengatur keseimbangan elektrolit dan
produksi hormone serta menguatkan struktur tulang.
Contoh mineral zat besi dan zink.
 Berbagai jenis buah-buahan. Buah-buahan sangat baik untuk
menutrisi tubuh. Ini dikarenakan, aneka buah-buahan merupakan
sumber serat dan vitamin C yang mana berfungsi untuk menjaga
daya tahan tubuh agar selalu sehat, bugar dan fit sepanjang hari.
 Aneka jenis ikan. Ini dikarenakan, berbagai jenis ikan seperti tuna
serta sarden tersebut banyak mengandung asam lemak omega 3.
Asam lemak omega 3 tersebut berfungsi untuk menjaga kesehatan
organ jantung.
 Aneka sayuran hijau. Bayam merupakan salah satu makanan yang
sangat penting untuk mencukupi kebutuhan nutrisi yang di
perlukan oleh organ otak. Ini dikarenakan, bayam mengandung
vitamin B9 yang berperan dalam meningkatkan kemampuan
memori yang berhubungan dengan kecerdasan otak itu sendiri.
 Wortel. Inilah salah satu makanan yang di butuhkan oleh tubuh
khususunya untuk menyehatkan organ penglihatan anda. Ini
dikarenakan, wortel merupakan sumber vitamin A serta beta
karoten yang berperan mencukupi kebuhan nutrisi untuk anda
yang menginginkan organ mata yang sehat.
 Buah alpukat, Buah yang satu ini juga sangat baik untuk
menjaga kesehatan tubuh khususnya organ ginjal . Ini
dikarenakan, buah alpukat merupakan salah satu makanan
yang mengandung sumber serat yang sangat tinggi. Jadi
untuk organ ginjal yang sehat, mulailah mencintai buah
alpukat dari sekarang.
 Sawi hijau. Ini merupakan salah satu jenis sayur-sayuran
yang sangat baik dikonsumsi untuk menjaga organ hati agar
dapat berfungsi dengan optimal. Aneka makanan lainnya
yang sangat baik untuk menutrisi organ hati yaitu bawah
merah serta bawang putih, kubis, kedelai serta anggur
merah.
 Coklat hitam, Inilah salah satu makanan yang sangat baik
untuk menjaga tekanan darah tetap normal.

 Buah delima, Buah ini berperan besar dalam membantu


mencegah kerusakan kulit yang diakibatkan oleh sinar ultra
violet. Selain itu, buah ini berperan besar dalam menangkal
serangan dari berbagai jenis kanker yang dapat
membahayakan tubuh.
Selain dari bahan makanan ada juga faktor cara
mengolah makan yang sehat:
1. Kurangi mengolah makanan yang digoreng
akan tetapi digantikan ke bakar atau rebus
2. Tumis sayur dengan minyak yang sangat
sedikit atau rebus sayur dengan bumbu
3. Kurangi penggunaan garam dalam mengolah
makanan